Eks Pimpinan KPK Nilai Pengadaan Mobil Dinas Kurang Pantas Mantan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MetahPutih.com - Pengadaan mobil dinas untuk pimpinan, Dewan Pengawas, dan pejabat struktural di KPK menuai beragam tanggapan.

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif berpendapat, pimpinan KPK seharusnya berempati pada kondisi bangsa lantaran orang miskin di Indonesia masih mencapai 20 jutaan. Apalagi, di saat masyarakat masih prihatin akibat pandemi COVID-19.

"Dan penambahan kemiskinan baru akibat COVID-19 yang menurut BPS sebanyak 26,42 juta sehingga kurang pantas untuk meminta fasilitas negara disaat masyarakat masih prihatis seperti sekarang," kata Laode saat dikonfirmasi, Jumat (16/10).

Baca Juga:

Saut Situmorang: Mobil Dinas tidak Mendesak, Lebih Baik Naikkan Gaji Pegawai KPK

Laode pun mengingatkan kembali soal nilai-nilai luhur yang selama ini dipegang lembaga antirasuah, seperti independen dan sederhana.

“Walaupun status KPK menjadi ASN, tapi nilai-nilai luhur KPK seperti: independen dan sederhana tidak boleh ditinggalkan," ujarnya.

Logo KPK. Foto: ANTARA
Logo KPK. Foto: ANTARA

Laode mengaku, pimpinan KPK periode 2015-2019 tidak pernah membahas soal pengadaan mobil dinas.

"Kami tidak pernah membahas tentang pengadaan mobil dinas buat pimpinan dan pejabat struktural," tutup dia.

Baca Juga:

Dewas KPK tak Tahu Ada Usulan Pembelian Mobil Dinas

Seperti diketahui, Komisi III DPR telah menyetujui anggaran mobil dinas bagi pimpinan, Dewan Pengawas, hingga pejabat struktural KPK tahun 2021.

Berdasarkan informasi, mobil dinas untuk Ketua KPK dianggarkan sebesar Rp1,45 miliar. Sementara untuk keempat Wakil Ketua KPK dianggarkan masing-masing Rp1 miliar dengan spesifikasi di atas 3.500 cc. (Pon)

Baca Juga:

Dewas KPK Tolak Fasilitas Mobil Dinas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pesinetron 'Anak Langit' Mewek dan Menyesal Pakai Narkoba
Indonesia
Pesinetron 'Anak Langit' Mewek dan Menyesal Pakai Narkoba

Polisi sendiri terus mengembangkan kasus yang menimpa Aulia

Sandiaga Uno Kandidat Kuat Capres 2024, Jokowi: Hati-Hati
Indonesia
Sandiaga Uno Kandidat Kuat Capres 2024, Jokowi: Hati-Hati

Sandiaga Uno langsung berdiri yang diiringi tepuk tangan para anggota HIPMI yang hadir

 Haris Azhar Sebut Buronan KPK Nurhadi Berada di Apartemen Mewah
Indonesia
Haris Azhar Sebut Buronan KPK Nurhadi Berada di Apartemen Mewah

“Hari ini saya datang ke KPK dalam kaitan dengan kasus dugaan TPPU atas nama Nurhadi. Jadi saya mendampingi whistleblower-nya, mengungkap kejahatannya," kata Haris.

MPR: Pesantren Potret Kebinekaan Indonesia
Indonesia
MPR: Pesantren Potret Kebinekaan Indonesia

Pondok pesantren merupakan potret kebhinnekaan Indonesia karena selain menjadi pusat ilmu agama, ponpes juga sangat berbaur dan mewarnai masyarakat sekitar.

 Ratusan Bus Angkut Massa Reuni 212 dari Solo ke Jakarta
Indonesia
Ratusan Bus Angkut Massa Reuni 212 dari Solo ke Jakarta

Muinnudilillah mengatakan melalui reuni 212 ini Umat Islam berkomitmen untuk menjaga persatuan dan perjuangan leluhur.

Teken Perpres, Jokowi Tambah Jabatan Baru Wakil KSP
Indonesia
Teken Perpres, Jokowi Tambah Jabatan Baru Wakil KSP

Nantinya, Wakil Kepala KSP bakal lebih banyak mengurusi internal dan berada di dalam kantor.

DPRD Minta Pemprov DKI Cepat Tangani Banjir di Jakarta
Indonesia
DPRD Minta Pemprov DKI Cepat Tangani Banjir di Jakarta

Yuke mengungkapkan bahwa hampir semua wilayah di Ibu Kita terendam air.

Moeldoko: UU Cipta Kerja Berorientasi Masa Depan
Indonesia
Moeldoko: UU Cipta Kerja Berorientasi Masa Depan

Banyak tokoh belum memahami isi Undang-Undang Cipta Kerja, namun sudah menolak undang-undang tersebut.

Update COVID-19 Indonesia: Kasus Positif 74.018, Sembuh 34.719
Indonesia
Update COVID-19 Indonesia: Kasus Positif 74.018, Sembuh 34.719

Pemerintah mendapatkan penambahan pasien positif COVID-19 pada hari ini

Pemprov DKI Ubah Jam Operasional MRT, LRT, dan TransJakarta
Indonesia
Pemprov DKI Ubah Jam Operasional MRT, LRT, dan TransJakarta

"Selain itu waktunya yang semula pukul 05.00-24.00 menjadi 06.00-18.00," kata Anies