Eks Ojol Ini Belajar Bikin Tembakau Gorilla Cair dari Youtube Sebelum Diciduk Polisi Polisi menunjukkan barang bukti kasus liquid gorilla (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Polres Metro Jakarta Pusat mengusut pembuatan tembakau gorilla cair yang dilakukan di kawasan Jati Asih, Kota Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menuturkan, pelaku inisial F (21) mempelajari teknik pembuatan barang haram itu lewat media sosial.

"Berdasarkan pengakuan pelaku, dia belajar dari video di youtube," kata Heru di Polres Jakarta Pusat, Kamis (3/9).

Baca Juga:

Andhika 'the Titans' Ditangkap Saat Pesan Tembakau Gorilla Pakai Go-Jek

"Dia menggunakan untuk percobaan. Setelah dirasa cocok dijual, barulah diproduksi dan dijual pelaku," sambung Heru.

Pelaku juga membeli bahan-bahan yang digunakan dari luar negeri. Seperti biang bubuk narkoba. Sehingga, barang pembuat narkoba itu sempat menimbulkan kecurigaan aparat Bea dan Cukai.

"Mungkin di Indonesia belum ada makanya cari dari luar negeri," tambah Heru.

Pelaku mengaku baru tiga bulan berusaha membuat dan memasarkan tembakau gorila liquid. "Dia bilang tiga bulan. Tapi tetap dalam pemeriksaan kita memang dia mengakui tiga bulan. Tapi kita liat data lainnya," tuturnya.

Heru menyatakan, F merupakan pria yang telah putus sekolah. F sempat bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol). "Awalnya mahasiswa, lalu dikeluarkan dan memilih bekerja sebagai ojek online," kata Heru.

Polisi menunjukkan barang bukti kasus liquid gorilla (MP/Kanugraha)

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat membongkar sindikat pembuatan tembakau gorilla dalam bentuk liquid di kawasan Jati Asih, Bekasi. Penangkapan ini informasi dari aparat yang mencurigai adanya paket berisi narkoba.

Kanit II Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Dewa Ayu Santi menuturkan, saat ditangkap, ditemukan sejumlah alat produksi liquid tembakau gorila.

"Alat produksi. Sama bahan baku berupa serbuk yang kami amankan. Sama cairan tembakau gorilla," jelas Santi.

Dalam sepekan, F bisa memproduksi 150 sampai 200 bisa dia produksi. "Bisa seminggu 150 sampai 200 botol ukuran 5 mili. Sekitar Rp 300 sampai 400 ribu dia jual," terang Santi.

Baca Juga:

Di Gunungkidul, Pengedar Tembakau Gorila Diciduk Polisi

Liquid ini memiliki efek yang sangat parah daripada ganja biasa. "Efeknya lebih parah karena ini sintetis. Bisa juga menyebkan (kematian) kalau diksonsumsi berlebih," jelas Santi.

Santi menyebut, pihaknya masih memburu kemungkinan adanya pelaku lainnya. F dijerat Pasal 114 pasal 113 dan Permenkes no 5 tahun 2020 pasal 119 dengan Ancaman hukuman paling singkat 6 tahun 20 tahun. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: PM Tiongkok Peringatkan Pemerintah Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PM Tiongkok Peringatkan Pemerintah Indonesia

Dokumentasi yang digunakan dalam video yang dibagikan merupakan dokumentasi ketika Xi Jinping dan Li Keqiang menghadiri Kongres Rakyat Nasional pada 18 Maret 2018 .

Milenial Didorong Segera Miliki Rumah Sendiri
KPR
Milenial Didorong Segera Miliki Rumah Sendiri

Hingga 23 Juli 2020, tercatat sebanyak 199.817 calon debitur sudah mengakses aplikasi SiKasep.

Jokowi Perintahkan Cegah Lonjakan COVID-19 Saat Libur Panjang Oktober
Indonesia
Jokowi Perintahkan Cegah Lonjakan COVID-19 Saat Libur Panjang Oktober

Lonjakan kenaikan kasus COVID-19 saat musim libur panjang di akhir Agustus 2020 lalu jangan sampai terulang.

RSUD Pasar Minggu Keluhkan Terlambatnya Pencairan Insentif Tenaga Medis
Indonesia
RSUD Pasar Minggu Keluhkan Terlambatnya Pencairan Insentif Tenaga Medis

Direktur RSUD Pasar Minggu Dr Yudi belum mau mengungkapkan secara gamblang dari kapan petugas medis di tempat kerjanya bekerja itu belum terima uang tambahan.

Survei LIPI: Masyarakat Pesimistis COVID-19 Akan Berakhir 2020
Indonesia
Survei LIPI: Masyarakat Pesimistis COVID-19 Akan Berakhir 2020

Survei dilakukan di 32 provinsi di Indonesia

Kemenhub Perintahkan Santunan Keluarga Korban Sriwijaya Air Segera Cair
Indonesia
Kemenhub Perintahkan Santunan Keluarga Korban Sriwijaya Air Segera Cair

Sesuai Ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017 kepada korban meninggal dunia akibat kecelakaan mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta.

Bajo Penantang Gibran di Pilkada Solo Digoyang Isu Tanda Tangan Palsu
Indonesia
Bajo Penantang Gibran di Pilkada Solo Digoyang Isu Tanda Tangan Palsu

Kalau laporan ke Bawaslu benar, pasangan Bajo terancam didiskualifikasi dan pidana.

 KPK Cecar Mantan Bupati Bogor Nurhayanti Soal Pengumpulan Uang dari Rachmat Yasin
Indonesia
KPK Cecar Mantan Bupati Bogor Nurhayanti Soal Pengumpulan Uang dari Rachmat Yasin

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait dengan dugaan perintah tersangka RY untuk mengumpulkan uang dari dinas-dinas di Pemkab Bogor," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Pendemo UU Ciptaker Jangan Anarkis, Ketua DPRD DKI: Sayang, Uang dari Rakyat Juga
Indonesia
Pendemo UU Ciptaker Jangan Anarkis, Ketua DPRD DKI: Sayang, Uang dari Rakyat Juga

"Tapi gak boleh anarkis, karena apapun juga yang dirusak itu uang rakyat, uang dari rakyat juga. Kan sayang," tuturnya.

Usai Dilantik, Kapolres Beri Jaminan Rasa Aman Bagi Seluruh warga Madiun
Indonesia