Eks Menristek Sarankan Pemerintah Kendalikan Inflasi Pangan Ilustrasi - Pasar tradisional. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Ekonom senior Bambang Brodjonegoro menyarankan agar pemerintah mengendalikan angka inflasi pangan, bukan sekadar menjaga harga, melainkan memastikan distribusi merata ke masyarakat terlaksana baik ketika menyikapi ancaman resesi global 2023.

“Negara-negara maju, khususnya yang mengalami musim dingin, akan bersikap pragmatis akibat perang Rusia dan Ukraina yang tidak jelas kapan berakhir. Negara-negara lain membutuhkan pasokan komoditas yang cepat, seperti batubara. Hal ini bisa menjadi meningkatkan ekspor Indonesia,” ujar mantan Menristek/mantan Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro pada webinar nasional bertema Antisipasi Resesi Global 2023: Kasus Indonesia, dipantau dari kanal YouTube Moya Institute, Jakarta, Jumat.

Baca Juga:

Pj DKI 1 Sebut Penetapan UMP DKI 2023 di Atas Nilai Inflasi

Negara-negara maju, tutur Bambang, khususnya yang mengalami musim dingin akan bersikap pragmatis akibat perang Rusia dan Ukraina yang tidak jelas kapan berakhir. Negara-negara lain membutuhkan pasokan komoditas yang cepat, seperti batubara.

“Hal ini bisa menjadi meningkatkan ekspor Indonesia,” ujar Bambang.

Mantan Ketua Wantimpres yang juga ekonom senior UGM Sri Adiningsih mengemukakan, dunia saat ini memang sedang mengalami banyak perubahan sebagai akibat dampak pandemi COVID-19.

Termasuk, kata Sri Adiningsih, menyoal pemulihan ekonomi masing-masing negara di dunia. Namun, Indonesia masih beruntung sebab ekonominya relatif tetap baik di tengah pandemi.

“Indonesia masih memiliki daya tahan yang terjaga. Ada beberapa kekuatan ekonomi Indonesia tetap bertahan dan diperkirakan tidak terseret ancaman resesi global tahun depan,” ujarnya.

Baca Juga:

Ganjar Pranowo Usulkan Kenaikan Upah Sesuai Laju Inflasi

Sri Adiningsih menjelaskan, faktor penopang ekonomi Indonesia antara lain terdapat pada berkurangnya restrukturisasi perbankan, neraca perdagangan membaik meski mulai ada tekanan, produksi pertanian tetap menanjak, dan jumlah penduduk yang bisa dikapitalisasi.

Secara terpisah, pemerhati isu-isu strategis Prof Imron Cotan optimistis pemerintah Indonesia mampu menghadapi badai ekonomi yang diperkirakan para pakar akan terjadi pada 2023.

Menurutnya, perekonomian Indonesia tidak terlalu terekspos kepada sistem Bretton Woods, di samping memiliki komoditas ekspor unggulan yaitu batu bara, CPO, bauksit, dan nikel.

Komoditas-komoditas strategis ini tetap akan dibutuhkan negara-negara konsumen, terlepas krisis terjadi atau tidak.

“Terbukti dengan pertumbuhan positif ekonomi nasional yang menurut Menkeu saat ini mencapai 6,6 persen,” ujarnya. (*)

Baca Juga:

Mendag Klaim Harga Kebutuhan Pokok Stabil dan Inflasi Oktober Terkendali

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Arab Saudi Terima 1 Juta Jemaah Haji, Indonesia Dapat Jatah Berapa?
Indonesia
Arab Saudi Terima 1 Juta Jemaah Haji, Indonesia Dapat Jatah Berapa?

Pemerintah Arab Saudi telah mengizinkan 1 juta jemaah untuk ibadah Haji 1443 Hijriah atau tahun 2022.

Kemenag Masih Tunggu Kepastian Kuota Haji Dari Arab Saudi
Indonesia
Kemenag Masih Tunggu Kepastian Kuota Haji Dari Arab Saudi

Pemerintah Arab Saudi mengumumkan akan menerima satu juta orang yang hendak menunaikan ibadah haji pada tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi

Presiden Nonton MotoGP Mandalika dan Buka Sidang ke-144 IPU di Bali
Indonesia
Presiden Nonton MotoGP Mandalika dan Buka Sidang ke-144 IPU di Bali

Presiden diagendakan untuk menyaksikan langsung gelaran balapan MotoGP Mandalika 2022 sekaligus menyerahkan piala kepada pemenang di podium.

Jokowi bakal Cek Langsung 2 Tempat Pengelolaan Sampah Milik DKI
Indonesia
Jokowi bakal Cek Langsung 2 Tempat Pengelolaan Sampah Milik DKI

"Beliau (Jokowi) akan meninjau di dua titik (pengelolaan sampah ITF dan RDF itu," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono di Jakarta, Senin (26/12).

Ruang Kelas Madrasah di Sragen Roboh Lukai 3 Orang
Indonesia
Ruang Kelas Madrasah di Sragen Roboh Lukai 3 Orang

Kejadian atap sekolah ambruk saat siswa dan guru berada di dalam kelas.

Tiket Kereta Api Lebaran Hari Ini Ludes Terjual
Indonesia
Tiket Kereta Api Lebaran Hari Ini Ludes Terjual

Tiket kereta api (KA) jarak jauh untuk hari ini, Rabu (27/4), ludes terjual untuk tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Komnas HAM Desak Penerapan UU TPSK Bagi Tersangka Pelecehan Seksual Anak
Indonesia
Komnas HAM Desak Penerapan UU TPSK Bagi Tersangka Pelecehan Seksual Anak

Kasus pelecehan seksual anak di Indonesia sebagai fenomena puncak gunung es.

PSI Dukung Pembukaan Kembali Posko Pengaduan Balai Kota Era Jokowi dan Ahok
Indonesia
PSI Dukung Pembukaan Kembali Posko Pengaduan Balai Kota Era Jokowi dan Ahok

Posko pengaduan bagi warga Jakarta dihidupkan kembali di Balai Kota DKI

Putin Tahan Ribuan Orang Karena Tolak Mobilisasi
Dunia
Putin Tahan Ribuan Orang Karena Tolak Mobilisasi

Dikabarkan, saat ini Militer Rusia menghadapi kekurangan personel yang serius serta semangat yang melemah karena sejumlah tentara menolak bertempur di Ukraina.

Tanggapi Survei LSI, PDIP: Negara Tidak Digerakkan oleh Ambisi Orang Per Orang
Indonesia
Tanggapi Survei LSI, PDIP: Negara Tidak Digerakkan oleh Ambisi Orang Per Orang

PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan dalam menjalankan perintah konstitusi tetap kokoh dan tidak dipengaruhi survei.