Eks Menkes Siti Fadilah Dukung Vaksin Nusantara Gagasan Terawan Agus Putranto Terdakwa kasus korupsi alat kesehatan Siti Fadilah Supari membacakan pledoi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (7/6). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Merahputih.com - Mantan Menteri Kesehatan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Siti Fadilah Supari menyodorkan diri untuk diambil sampel darahnya guna uji vaksin Nusantara oleh dr Terawan Agus Putranto.

Dia memberi dukungan kepada Terawan meski Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum memberikan izin kelanjutan uji klinis vaksin Nusantara.

Baca Juga

Mantan Menkes Siti Fadilah Bebas dari Rutan Pondok Bambu

"Saya orang tua yang mempunyai komorbid, saya tahu tidak bisa dengan vaksin yang ada. Nah ini ada suatu harapan atau kemungkinan bahwa ini lebih personal dan memang harus personal," kata Siti kepada wartawan, Kamis (15/4).

Hal itu sebagai bentuk dukungannya kepada Vaksin Nusantara. Dia berharap vaksin Nusantara ini nantinya bisa membawa manfaat bagi bangsa dalam mengatasi pandemi COVID-19.

Siti Fadilah Supari menyeka air mata dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (7/6). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

"Kedua, saya ingin menghargai, saya menghargai pendapat scientist ya, pendapat ilmuwan. Makanya saya mendukung penelitian ini. Saya ikut penelitiannya," ujar Siti.

Riset vaksin Nusantara ini sendiri jadi polemik karena belum memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga:

Jokowi 'Mulai' Gerakan Kedisiplinan New Normal dari Stasiun MRT HI

Namun, beberapa anggora DPR telah memberikan sampel darahnya untuk uji klinis vaksin di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Bahkan,mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo terlibat dalam uji klinis tersebut. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Jelaskan Pentingnya Memiliki Sertifikat Tanah
Indonesia
Jokowi Jelaskan Pentingnya Memiliki Sertifikat Tanah

Di Sumut ini banyak sekali yang namanya sengketa di sekitar Medan

Warga Dilarang Beraktivitas Dekat Gunung Dempo
Indonesia
Warga Dilarang Beraktivitas Dekat Gunung Dempo

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, memberikan larangan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di Gunung Dempo mengingat status gunung yang terletak di Kota Pagaralam tersebut naik ke level waspada.

Migrasi ke TV Digital Hasilkan Penghematan Frekuensi dan Dorong Pertumbuhan Konten Lokal Kreatif
Indonesia
Migrasi ke TV Digital Hasilkan Penghematan Frekuensi dan Dorong Pertumbuhan Konten Lokal Kreatif

Bahkan, ASO dapat memberikan manfaat dalam penghematan frekuensi.

Irjen Napoleon Bantah Dirinya Koruptor lewat Surat Terbuka, Ini Tanggapan Mabes Polri
Indonesia
Irjen Napoleon Bantah Dirinya Koruptor lewat Surat Terbuka, Ini Tanggapan Mabes Polri

Terpidana kasus suap Napoleon Bonaparte kembali mengeluarkan surat terbuka dari dalam Rutan Bareskrim Polri.

Polda Jatim Periksa Anggota Polisi Terkait Tewasnya Mahasiswi Brawijaya
Indonesia
Polda Jatim Periksa Anggota Polisi Terkait Tewasnya Mahasiswi Brawijaya

Kasus kematian perempuan berinisial WNR (23), yang diduga tewas akibat bunuh diri viral di media sosial.

BIN Fokus Gelar Vaksinasi di Pesantren
Indonesia
BIN Fokus Gelar Vaksinasi di Pesantren

"Ketahanan NKRI kita ada di sini, sehingga ini menjadi prioritas sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait vaksinasi di kalangan pelajar," kata Budi Gunawan.

Gerindra Sebut Ucapan Giring Hanya Buat Konten TikTok-nya
Indonesia
Gerindra Sebut Ucapan Giring Hanya Buat Konten TikTok-nya

Pidato Ketua Umum PSI Giring Ganesha terkait sosok yang tidak layak menggantikan Presiden Joko Widodo menuai kontroversi.

Polisi Bakal Periksa Setiap Kendaraan di Bogor, Cari Penumpang Belum Vaksin Booster
Indonesia
Polisi Bakal Periksa Setiap Kendaraan di Bogor, Cari Penumpang Belum Vaksin Booster

Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor bakal membuat pos pemeriksaan atau check point ketika arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2022 di perbatasan Kota Bogor.

Syarat Naik KRL Diperketat, Pekerja Wajib Bawa STRP
Indonesia
Syarat Naik KRL Diperketat, Pekerja Wajib Bawa STRP

Adapun syarat naik KRL adalah harus merupakan pekerja sektor esensial atau kritikal dan menyertakan surat tanda registrasi pekerja (STRP).

Penyekatan di Simpang Fatmawati Bikin Macet, Polisi Janji Evaluasi
Indonesia
Penyekatan di Simpang Fatmawati Bikin Macet, Polisi Janji Evaluasi

Polisi juga bakal mencari cara lain untuk mengecek STRP