Eks Menhan: Sama Negara Komunis Kita Teman Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu (setkab.go.id)

Merahputih.com - Mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu menegaskan Indonesia bisa menjalin persahabatan dengan negara manapun termasuk negara komunis. Namun, tidak untuk ideologinya kalau masuk ke Tanah Air.

"Kalau sama negaranya ya kita teman, sama Rusia teman, China, tapi masuknya ideologi tidak boleh," ujar Ryamizard saat kegiatan bedah buku bertajuk PKI Dalang dan Pelaku Kudeta, di Jakarta, Sabtu (23/11).

Baca Juga

Peringati Hari Pancasila, Anies: Komunis Itu Nyata

Contoh organisasi yang berideologi komunis yaitu PKI yang menurut Ryamizard suatu organisasi ekstrem yang melakukan pemberontakan. PKI memaksakan ideologi itu tumbuh di Indonesia dan merusak Pancasila. PKI sudah dilarang di Indonesia sejak masa Orde Baru berkuasa sampai sekarang.

Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu mengaku pernah ditegur Presiden Jokowi
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu (Foto: antaranews)

Tidak hanya komunis, menurut menteri pertahanan periode 2014-2019 itu, seluruh ideologi yang ada di dunia ini selain Pancasila tidak boleh masuk atau tumbuh di Tanah Air.

"Begitu juga dengan ideologi liberal dan lain-lain, kita tetap Pancasila, Pancasila dan NKRI itu sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi, harga mati," katanya.

Ryamizard mengingatkan agar rakyat tidak latah dengan ideologi dan cara hidup negara lain, hal itu akan membahayakan ideologi Pancasila.

Baca Juga:

SItuasi Nasional Saat Ini tak Cerminkan Semangat Pancasila, Mengapa?

Sejarah pemberontakan PKI menurut dia harus dijadikan pengingat berbahayanya ideologi selain Pancasila tumbuh di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Dan sebagai generasi penerus dengan bedah buku ini diharapkan kita dapat lebih memahami tentang sejarah bangsa, dan tidak mudah termakan oleh berita hoax yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH