Eks Ketua Komisi I Buka-bukaan Soal Gatot Nurmantyo Diganti karena Film G30S Gatot Nurmantyo saat menjadi Panglima TNI Jenderal, di Surabaya, Jumat (8/12). (MP/Budi Lentera)

MerahPutih.com - Nama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo kembali menjadi sorotan. Gatot menyampaikan bahwa ia diganti sebagai Panglima TNI karena menginstruksikan pemutaran film G30S di institusi TNI.

Ketua Komisi I DPR periode 2014-2019 Abdul Kharis Alamsyahari mengaku tidak mengetahui jika Gatot diganti dan dicopot dari jabatan sebagai Panglima karena hal tersebut.

Baca Juga:

PDIP Sebut Tudingan Gatot Nurmantyo Berpotensi Pecah Belah Bangsa

"Wah kalau Komisi I DPR RI melakukan fit and proper test karena ditugaskan pimpinan DPR," kata Abdul Kharis saat dikonfirmasi, Kamis, (24/9).

Abdul Kharis menegaskan, saat itu pimpinan DPR mendapatkan surat dari presiden untuk memberikan pertimbangan calon panglima TNI atas nama Marsekal Hadi Tjahjanto

"Tahunya ya ada perintah dari rapat bamus," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo saat deklarasi KAMI kabupaten/kota se-Jawa Tengah di Kota Magelang. (ANTARA/Heru Suyitno)
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo saat deklarasi KAMI kabupaten/kota se-Jawa Tengah di Kota Magelang. (ANTARA/Heru Suyitno)

Sebelumnya, mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melalui akun Youtube Hersubeno Point menyebut pergantian dirinya sebagai panglima TNI kala itu akibat perintah menonton film G30S/PKI.

Purnawirawan jenderal bintang empat ini menyebut ada seorang politikus PDIP mengingatkannya untuk menghentikan perintah nobar film G30S/PKI.

Baca Juga:

PDIP: Pergantian Gatot Tak Ada Hubungan Dengan Perintah Nobar Film G30S/PKI

Untuk diketahui, Jenderal Gatot Nurmantyo diberhentikan dengan hormat sebagai Panglima TNI. Hal itu berdasarkan surat Keputusan Presiden Nomor 83 TNI tahun 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI.

Jenderal Gatot Nurmantyo akan memasuki masa pensiun per 1 April 2018. Presiden Joko Widodo kemudian melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo pada Jumat (8/12). (Pon)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Gatot Nurmantyo Janji Bakal Gaji Seluruh Rakyat Indonesia Jika Jadi Presiden

Kredit : ponco


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH