Eks Kepala BPPBJ Blessmiyanda Terbukti Bersalah Lakukan Pelecehan Seksual Mantan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta, Blessmiyanda. (beritajakarta.id)

MerahPutih.com - Inspektorat Provinsi DKI Jakarta memutuskan mantan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI, Blessmiyanda terbukti bersalah dan mendapatkan sanksi hukuman disiplin tingkat berat terkait dugaan pelecehan seksual.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, baik oleh Inspektur Provinsi maupun tim adhoc yang diketuai Pak Sekda, maka terhadap Pegawai Negeri Sipil atas nama Blessmiyanda terbukti melakukan perbuatan yang merendahkan martabat Pegawai Negeri Sipil,” ungkap Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, di Balai Kota Jakarta, pada Rabu (28/4).

Baca Juga

Wagub DKI Belum Mau Laporkan Blessmiyanda ke Polisi Terkait Kasus Pelecehan Seksual

Pelanggaran tersebut juga tertuang dalam PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil khususnya pada ketentuan pasal 3 angka 6, yakni merendahkan kehormatan negara pemerintah dan martabat Pegawai Negeri Sipil, karena pada angka 6 tersebut, setiap PNS wajib menjunjung tinggi kehormatan negara pemerintah dan martabat PNS.

“Apa yang dilakukan Blessmiyanda sudah merendahkan, karena terbukti dilakukan di kantor dan pada jam kantor,” tambahnya.

Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi DKI Jakarta, Blessmiyanda

Sigit juga menjelaskan terkait sanksi dari hukuman disiplin tingkat berat di mana Blessmiyanda menerima dua jenis hukuman, yang pertama adalah pembebasan jabatan dan yang kedua dikenakan pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) selama 24 bulan sebesar 40 persen.

“Sanksinya diberikan hukuman disiplin tingkat berat berupa pembebasan dari jabatan lalu dikenakan pemotongan penghasilan TPP selama 24 bulan sebesar 40 persen,” paparnya.

Sementara itu, Sigit juga memaparkan, Pemprov DKI terus menjamin hak-hak korban dengan memberikan pendampingan melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Selain itu, terdapat juga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang menginisiasi pelaporan korban jika dibutuhkan untuk diteruskan ke pihak kepolisian.

“Kita menjamin korban tetap mendapatkan pendampingan dari P2TP2A. Kemudian, juga mendapat perlindungan dari LPSK. Bahkan, LPSK juga sudah menginisiasi korban untuk melakukan pelaporan ke kepolisian menggunakan delik aduan,” tandasnya. (Asp)

Baca Juga

Anies Copot Blessmiyanda karena Dugaan Pelecehan Seksual dan Selingkuh

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Diminta Komjak Tangani Kasus Jaksa Pinangki, Begini Respons Pimpinan KPK
Indonesia
Diminta Komjak Tangani Kasus Jaksa Pinangki, Begini Respons Pimpinan KPK

Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango mengatakan, sejak awal mencuatnya perkara yang menjerat aparat penegak hukum, ia menyarankan agar kasus-kasus tersebut ditangani oleh KPK.

Gelar Dangdutan, Golkar Cuma Beri Teguran Pada Wakil Ketua DPRD Tegal
Indonesia
Gelar Dangdutan, Golkar Cuma Beri Teguran Pada Wakil Ketua DPRD Tegal

Wasmad Edi Susilo merupakan kader sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal periode 2019-2024 yang menggelar hajatan dan dangdutan dihadri ribuan orang.

Gunung Merapi Alami 196 Kali Gempa Guguran
Indonesia
Gunung Merapi Alami 196 Kali Gempa Guguran

Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami 196 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Minggu (11/4).

Reaksi Vaksin COVID-19 Sinovac: Panas dan Demam
Indonesia
Reaksi Vaksin COVID-19 Sinovac: Panas dan Demam

“Selama ini tidak kami temukan hal menakutkan, paling panas badan sedikit, demam sedikit yang dalam 2 hari hilang,” katanya.

Mulai Hari Ini Solo Zoo Tutup, Nasib Pakan Ratusan Hewan Diklaim Masih Cukup
Indonesia
Mulai Hari Ini Solo Zoo Tutup, Nasib Pakan Ratusan Hewan Diklaim Masih Cukup

Selama ini pengunjung Solo Zoo sekitar 40 persen merupakan anak di bawah 15 tahun

Pandemi, Dividen BUMN di 2021 Dipatok Rp26,1 Triliun
Indonesia
Pandemi, Dividen BUMN di 2021 Dipatok Rp26,1 Triliun

Dampak panderni COVID-19 yang cukup berat dirasakan oleh BUMN yang bergerak di sektor perhubungan, pariwisata dan industri manufaktur.

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran

Gempa dengan magnitudo 5,9 yang terjadi di laut Jawa tepatnya 90 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Minggu (25/10).

92 RT Terendam Banjir, Pemprov DKI Dirikan 3 Posko Pengungsian
Indonesia
92 RT Terendam Banjir, Pemprov DKI Dirikan 3 Posko Pengungsian

Jumlah warga yang mengungsi akibat rumahnya terendam banyak sebanyak 154 jiwa. Data ini dilaporkan BPBD DKI Jakarta pada pukul 09.00 WIB.

Cerita Warga Tekan Penyebaran COVID-19 dan Produktif Lewat Kampung Tanguh
Indonesia
Cerita Warga Tekan Penyebaran COVID-19 dan Produktif Lewat Kampung Tanguh

KTJ juga memiliki program yang membuat warga menjadi produktif. Selain itu, program ini juga mampu menekan angka kejahatan dengan metodologi one gate system.

29 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Teridentifikasi
Indonesia
29 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Teridentifikasi

"Update teridentifikasi kami telah melakukan identifikasi sebanyak 29 korban, dan 15 di antaranya sudah diserahkan ke keluarga," tutur Hery di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (18/1).