Eks Bupati Lamteng dan Walkot Tanjungbalai Jadi Saksi Sidang Azis Syamsuddin Azis Syamsuddin bersiap mengikuti sidang dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (23/12/2021). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

MerahPutih.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah dengan terdakwa mantan Ketua DPR, Azis Syamsuddin.

Mantan Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Mustafa dan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, M Syahrial akan bersaksi dalam sidang tersebut.

“Tim Jaksa mengagendakan pemanggilan saksi-saksi dalam persidangan perkara terdakwa M. Azis syamsudin, yaitu Mustafa dan M. Syahrial,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (30/12).

Baca Juga:

Saksi Sebut Azis Syamsuddin Aktif Minta Bantuan Robin Urus Perkara di KPK

Dalam perkara ini, Azis Syamsuddin didakwa menyuap eks penyidik KPK,.Stepanus Robin Pattuju sebesar Rp3.099.887.000 dan USD36 ribu. Suap tersebut berkaitan dengan penanganan perkara korupsi yang ditangani KPK di Lampung Tengah.

Mantan Ketua Banggar DPR ini diduga menyuap Robin dan Advokat Maskur Husain agar keduanya membantu mengurus kasus yang melibatkan Azis dan koleganya di Partai Golkar Aliza Gunado terkait penyelidikan KPK di Lampung Tengah.

Dalam surat dakwaan, jaksa menjelaskan sejak 8 Oktober 2019, KPK melakukan kegiatan penyelidikan terhadap dugaan adanya tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2017.

Baca Juga:

Terungkap! Uang Suap dari Azis Syamsuddin untuk Sawer Biduan hingga Maju Pilkada

Penyelidikan itu sebagaimana Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sprin.Lidik-123/ 01/ 10/ 2019 tanggal 8 Oktober 2019 yang kemudian diperbarui dengan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sprin.Lidik-45/ 01/ 02/ 2020 tanggal 17 Februari 2020. Diduga, Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado sebagai pihak penerima suap.

Jaksa menyebut, agar Azis dan Aliza Gunado tidak dijadikan tersangka oleh KPK, Azis kemudian meminta bantuan Wakasatreskrim Polrestabes Semarang Agus Supriyadi untuk dikenalkan dengan penyidik KPK. Akhirnya, Agus Supriyadi berhasil mengenalkan Robin kepada Azis.

Baca Juga:

Maskur Husain Akui Terima Rp 1,8 Miliar dari Azis Syamsuddin

Azis juga meminta Robin datang ke rumahnya di Jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan, untuk membicarakan kasus di Lampung Tengah, pada Agustus 2020. Saat itu, Robin datang bersama Advokat Maskur Husain.

Dalam pertemuan itu, Robin dan Maskur meminta Azis untuk menyiapkan uang Rp4 miliar untuk menutup namanya dan Aliza dalam kasus di Lampung Tengah. Azis saat itu langsung menyanggupi permintaan Robin dan Maskur. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Minyak Goreng Satu Harga Hanya Kebijakan Temporer dan Populis
Indonesia
Minyak Goreng Satu Harga Hanya Kebijakan Temporer dan Populis

Desain kebijakan tersebut dinilai kurang tepat sasaran, mengingat subsidi diberikan untuk seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali.

Kapolri Minta Anggotanya Dengarkan Kemauan Masyarakat
Indonesia
Kapolri Minta Anggotanya Dengarkan Kemauan Masyarakat

Sigit menekankan, seluruh personel kepolisian harus mau turun ke lapangan, guna menyerap aspirasi dan harapan serta kemauan dari masyarakat.

Spanduk Dukungan Firli Jadi Capres Merebak, Dewas KPK Diminta Turun Tangan
Indonesia
Spanduk Dukungan Firli Jadi Capres Merebak, Dewas KPK Diminta Turun Tangan

Spanduk dukungan supaya Ketua KPK Firli Bahuri maju di Pilpres 2024 terpasang di pelbagai titik wilayah keramaian di Banten.

Cerita Pekerja Ingin Cairkan BSU BBM, Beda Syarat dan Layanan di Bank
Indonesia
Cerita Pekerja Ingin Cairkan BSU BBM, Beda Syarat dan Layanan di Bank

Ada perbedaan layanan saat ingin cairkan BSU BBM, terutama bagi yang kehilangan kartu ATM atau rekening tidak aktif.

Jokowi Berikan Instruksi Khusus ke Luhut Lancarkan Penggunaan Mobil Listrik
Indonesia
Jokowi Berikan Instruksi Khusus ke Luhut Lancarkan Penggunaan Mobil Listrik

Luhut diperintah melakukan koordinasi, sinkronisasi, monitoring, evaluasi, dan pengendalian atas pelaksanaan Instruksi Presiden.

Istri Irjen Ferdy Sambo Disebut Janjikan Uang Pada Para Tersangka Lain
Indonesia
Istri Irjen Ferdy Sambo Disebut Janjikan Uang Pada Para Tersangka Lain

Dari fakta penyidikan, Putri terekam kamera CCTV berada di tempat kejadian perkara, baik sebelum, sesaat, maupun sesudah, penembakan Brigadir J.

Banyak Kasus Mangkrak, Hukuman Mati Koruptor Cuma Wacana Jaksa Agung
Indonesia
Banyak Kasus Mangkrak, Hukuman Mati Koruptor Cuma Wacana Jaksa Agung

Kinerja Kejaksaan Agung tidak maksimal, meskipun dalam kasus tertentu mendapatkan apresiasi karena inisiatifnya untuk menangani korupsi.

Tak Tahu Anggaran Pakaian Dinas Rp 1,7 M, DPRD DKI: Tiba-tiba Didatangi Tukang Ukur
Indonesia
Tak Tahu Anggaran Pakaian Dinas Rp 1,7 M, DPRD DKI: Tiba-tiba Didatangi Tukang Ukur

Pengadaan anggaran pakaian dinas dan atribut DPRD DKI Jakarta yang mencapai Rp 1.746.645.560 atau Rp 1,7 miliar kini ramai diperbincangkan di masyarakat.

Polisi Cari Pelaku dan Aktor Intelektual Bentrokan Berdarah di Kota Sorong
Indonesia
Polisi Cari Pelaku dan Aktor Intelektual Bentrokan Berdarah di Kota Sorong

Kota Sorong, Papua Barat diwarnai dengan insiden bentrokan berdarah yang menewaskan belasan orang, Selasa (9/1) dini hari.

Jelang MotoGP Mandalika, 7.978 Kamar Hotel Masih Tersedia
Indonesia
Jelang MotoGP Mandalika, 7.978 Kamar Hotel Masih Tersedia

Wisatawan yang ingin menonton MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022 tidak perlu khawatir tidak mendapatkan kamar.