Eks Bos TransJakarta Donny Saragih Kini Buron Mantan Dirut PT Transjakarta, Donny Andy S Saragih. (Foto: Dok PT Transjakarta)

MerahPutih.com - Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat mencari keberadaan mantan Direktur Utama atau Dirut Transjakarta Donny Saragih untuk menjalankan masa tahanan di penjara. Sosok yang dicopot dari posisi Dirut PT Transjakarta setelah baru 3 hari menjabat itu kini berstatus buron.

"Kalau sudah ketemu, langsung kami bawa," kata Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Riono Budisantoso kepada wartawan yang dikutip di Jakarta, Rabu (29/1).

Riono menambahkan bahwa pihak penegak hukum akan mencekal Donny untuk bepergian ke luar negeri dan saat ini Kejari Jakpus tengah menyiapkan berkas-berkas pencekalan untuk diserahkan kepada Dirjen Imigrasi.

"Iya. Tapi masih dalam proses pencekalannya ini. Belum, tapi akan kita cekal. Sedang disiapkan," ucapnya.

Donny belum menjalankan masa hukuman dari kasus pemerasan dan pengancaman yang sudah diputuskan oleh Mahkamah Agung (MA). Donny divonis dua tahun penjara atas kasus penipuan di PT Lorena Transport, tempatnya bekerja dahulu.

Baca Juga

Ombudsman DKI Minta Anies Pertimbangkan Lagi Pemilihan Dirut TransJakarta

Riono mengatakan berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kejaksaan, Donny semula bersedia menyerahkan diri pada Selasa ini. Namun, hingga petang tadi, tidak kunjung datang.

"Hari ini, dia katanya, mau datang. Tapi ditunggu-tunggu tidak kelihatan," ujarnya.

Riono mengatakan, keputusan inkrah dari Mahkamah Agung (MA) agar Donny ditahan itu sudah sejak Maret 2019 lalu. Namun, sayangnya pihak Kejaksaan belum juga mengeksekusi Donny hingga saat ini.

Sebab sebelum putusan inkrah dinyatakan harus masuk ke lembaga pemasyarakatan, Donny masih berstatus tahanan kota.

"Dia waktu itu pada saat masih penyidikan masih jadi tahanan kota, nah setelah ada putusan inkrahnya baru dia harusnya jadi tahanan lapas," kata dia.

Riono menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kuasa hukum Donny untuk memintanya datang ke kantor Kejari Jakpus agar segera dieksekusi.

Dirut Transjakarta yang baru Donny Andy Saragih (kanan) berfoto dengan mantan Dirut Transjakarta Agung Wicaksono (kiri), Kamis (23/1/2020). (ANTARA/HO-humas TransJakarta)
Dirut Transjakarta yang baru Donny Andy Saragih (Humas TransJakarta)

Namun, hingga saat ini Donny tak diketahui keberadaannya. "Kalau saya tahu dia (Donny) ada di mana pasti sudah dijemput dibawa ke lapas," ujar Riono.

Donny Saragih, adalah terpidana dalam kasus yang tercatat dalam perkara 490/Pid.B/2018/PN Jkt.Pst dengan klasifikasi perkara pemerasan dan pengancaman. Donny bersama Porman Tambunan alias Andi Tambunan alias Andi kemudian dituntut "turut serta melakukan penipuan berlanjut" sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan alternatif ketiga.

Pada 15 Agustus 2018 lalu, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan Donny dan Andi bersalah dan memvonis satu tahun penjara serta menetapkan agar para terdakwa tetap ditahan dalam tahanan kota.

Jaksa Penuntut Umum yakni Priyo W kemudian mengajukan banding. Hasilnya, pada 12 Oktober 2018, Pengadilan Tinggi DKI menerima banding JPU dan menguatkan putusannya serta meminta keduanya tetap berada dalam tahanan.

Baca Juga

Mantan Dirut Transjakarta Sebut Anies Bapak Integrasi Transportasi

Tak terima, Donny dan Andi kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Dalam putusan kasasi nomor 100 K/PID/2019 tertanggal 12 Februari 2019, majelis hakim menolak kasasi Donny dan Andi. Hakim bahkan menjatuhkan pidana penjara masing-masing dua tahun kepada keduanya.

Meski berstatus terpidana, Donny Saragih diangkat menjadi Dirut Transjakarta pada Kamis, 23 Januari 2020. Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) itu akhirnya dibatalkan. Donny dicopot setelah 3 hari menjabat pada Senin, 27 Januari 2020. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
LPSK Tolak Permohonan Perlindungan Anita Kolopaking
Indonesia
LPSK Tolak Permohonan Perlindungan Anita Kolopaking

Keputusan diambil melalui Rapat Paripurna Pimpinan (RPP) LPSK pada Senin, (31/8) kemarin.

15 Tenaga Medis Positif Corona, Poliklinik RSUD Depok Tutup Sementara
Indonesia
15 Tenaga Medis Positif Corona, Poliklinik RSUD Depok Tutup Sementara

Dikatakannya, para tenaga kesehatan RSUD Depok ini sudah menjalani protokol yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Dituding Nepotisme Benih Lobster, Edhy Prabowo Siap Diaudit
Indonesia
Dituding Nepotisme Benih Lobster, Edhy Prabowo Siap Diaudit

Edhy mengajak masyarakat mengawasi proses pemberian izin

KAI Daop 3 Cirebon Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Penumpang
Indonesia
KAI Daop 3 Cirebon Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Penumpang

"Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga pukul 11.00 WIB," jelasnya.

Kasus Novel Beres di Era Idham Azis? Polri: Kalau Tuhan Rida
Indonesia
Kasus Novel Beres di Era Idham Azis? Polri: Kalau Tuhan Rida

Temuan signifikan dalam mengungkap kasus teror Novel Baswedan.

Pemkot Solo Perpanjangan Masa Belajar Siswa di Rumah Sampai setelah Lebaran
Indonesia
Pemkot Solo Perpanjangan Masa Belajar Siswa di Rumah Sampai setelah Lebaran

Perpanjangan belajar di rumah ini sudah ketiga kalinya dilakukan Pemkot Solo sejak tanggal 13 Maret.

Bagikan Puluhan Unit Smartphone untuk Siswa Kurang Mampu, Rudy: Jangan Gunakan Chating
Indonesia
Bagikan Puluhan Unit Smartphone untuk Siswa Kurang Mampu, Rudy: Jangan Gunakan Chating

Bantuan ponsel tersebut untuk mendukung siswa dalam melaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.

Kala Pesohor Jadi Pendengung RUU Cipta Kerja
Indonesia
Kala Pesohor Jadi Pendengung RUU Cipta Kerja

Sedikitnya 21 pesohor yang memiliki pengikut berjibun di media sosial, dikerahkan mengkampanyekan atau mejadi pendengung dengan tagar #IndonesiaButuhKerja.

Polri dan Komnas HAM Susun Buku Saku untuk Anggota
Indonesia
Polri dan Komnas HAM Susun Buku Saku untuk Anggota

Kehadiran buku saku sangat penting sebagai pedoman bagi seluruh anggota Polri.