Eka Kurniawan Bicara soal Kolaborasi dengan Palari Films di Film 'Monster Pabrik Rambut'

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Eka Kurniawan Bicara soal Kolaborasi dengan Palari Films di Film 'Monster Pabrik Rambut'

Sastrawan Eka Kurniawan dalam bincang Jeda Gramedia di Tjikini Lima, Jakarta Pusat, Rabu (10/3). (foto: Merahputih.com/Tika Ayu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENULIS skenario Monster Pabrik Rambut Eka Kurniawan membagikan iga pendapatnya soal kolaborasi keduanya dengan Rumah Produksi Palari Films setelah terakhir berkolaborasi pada empat tahun silam.

Eka Kurniawan merupakan penulis skenario di balik perjalan tiga saudara yang terjebak di sebuah pabrik angker. Tak sendiri sebagai penulis skenarionya, proyek Monster Pabrik Rambut menjadi kolaborasi kedua yang mempertemukan Eka dan Edwin. Sebelumnya, keduanya terlibat di proyek film body horor Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, dengan Eka sebagai penulis cerita aslinya, sedangkan Edwin merangkap sebagai sutradara dan penulis naskah skenario.


Penulis Lelaki Harimau ini mengaku memilih kolaborasi dengan Palari Films karena adanya hubungan kedekatan di antara dia dan orang-orang di dalamnya. Menurut Eka, kedekatan tersebut bisa mempermudah proses pekerjaan kreatif yang berlangsung selama proses menggarap proyek film keduanya.

“Ya, sebenernya pertama karena mungkin teman nongkrong. Maksudnya, saya sama teman-teman Palari Films sejak proyek Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas sudah sering ketemu ngobrol bareng. Karena kalau enggak ada ngapain-ngapain, kami ketemu ngobrol bareng, ngobrol ngalor ngidul. Jadi udah terbiasa saja gitu. Ya, kemudian dari karakter biasa kerjanya juga lebih nyaman saja. Mereka mengerti kebiasaan-kebiasaan saya, mereka ngerti cara kerjanya saya,” kata dia.

Baca juga:

Skenario Ditulis Edwin dan Eka Kurniawan, Bagaimana Sinopsis Film Horor Fantasi 'Monster Pabrik Rambut’?


Kendati selama ini bekerja sama dengan Palari Films, Eka tak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan rumah produksi lainnya. Menurut Eka, hanya saja hal itu belum terjadi, tapi kemungkinan tersebut ada. Apalagi, kata dia, catatan kariernya bekerja di rumah produksi besar sudah ada sebelumnya. “Ya, kemungkinan itu ada juga, tapi belum dikira-kira. Sebelumnya saya bahkan sudah pernah kerja lah di PH lain,” katanya.


Film Monster Pabrik Rambut disebut akan tayang tahun ini. Meski begitu, Eka tak memberikan tanggal pasti penayangannya di bioskop seluruh Indonesia. Film dengan judul internasional Sleep No More justru debut di luar negeri lewat ajang festival film bergengsi Berlin International Film Festival ke-76. Hal yang membuat film ini makin kompetitif jelang perilisan nasionalnya yakni proyek besutan Edwin ini masuk nominasi bergengsi Program Berlinale Special Midnight-, ajang pertunjukan prestisius bagi sineas internasional.

Monster Pabrik Rambut dibintangi Iqbal Ramadhan, Lutesha, Rachel Amanda. Film ini dikabarkan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 2026 ini.(Tka)

Baca juga:

Novel Eka Kurniawan Terbit dalam Bahasa Prancis



Sumber Foto: Tika Ayu/ Merahputih.com

#Film #Eka Kurniawan #Film Horor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Buku-buku itu sudah dibacakan kepadanya sebelum ia mampu membaca sendiri.
Dwi Astarini - 7 menit lalu
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
Andrew Koji mengaku sempat ragu memerankan Ryu di film Street Fighter. Simak tantangan mendalami karakter, kisah turnamen, dan 14 adegan pertarungan utama.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
ShowBiz
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
Callina Liang menjalani latihan bela diri 5–6 hari sepekan dan mengonsumsi 12 telur sehari demi memerankan Chun-Li di film Street Fighter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
ShowBiz
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
Film Street Fighter tayang 14 Oktober 2026 di bioskop Indonesia. Simak sinopsis Ryu dan Ken, 14 adegan pertarungan, serta daftar pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
Simak daftar nominasi Kids’ Choice Awards 2026 dalam kategori film, musik, serial TV, olahraga, kreator, gim, dan podcast. Alex Warren menjadi host.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
Daftar lengkap nominasi FFI 2026 untuk 22 kategori Piala Citra, mulai dari Film Cerita Panjang Terbaik hingga Penulis Skenario Asli Terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
ShowBiz
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
Dalam nominasi Sutrada Terbaik FFI, Bernadus bersaing dengan Edwin, Joko Anwar, Wregas Bhanuteja, dan Kimo Stambuel.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
ShowBiz
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
Ghost in the Cell karya Joko Anwar masuk 13 nominasi FFI ke-46. Simak daftar kategori, latar cerita, perjalanan di Berlinale 2026, dan jajaran pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Nicholas Saputra jadi aktor yang paling banyak masuk nominasi Aktor Terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Bagikan