Efek Perubahan Iklim, Sahara Tertutupi Salju Gurun Sahara diselimuti salju. (Foto: dailymail)

DALAM waktu 4 dekade Gurun Sahara sudah tertutup salju sebanyak dua kali. Pada kali kedua ini Sahara diselimuti salju setebal 45 cm.

Pemandangan tak umum ini diabadikan di kota Ain Sefra, Afrika Utara.

Salju itu menutupi gurun itu setelah badai yang terjadi pada hari Minggu (7/1). Salju ini sangat mengejutkan seluruh penduduk kota itu, meskipun sebagian warganya pernah mengalami peristiwa yang sama.

Ini terjadi karena belahan bumi utara mengalami suhu ekstrim dingin. Saljunya turun sejak dini hari pada hari Minggu dan langsung menutupi gurun yang ada.

(Foto: dailymail)

Menurut Karim Bouchetata, seorang fotografer, salju turun sejak pagi. Kemudian mencair pada sekitar pukul lima sore.

Tahun lalu di kota yang menjadi kota terakhir sebelum memasuki Gurun Sahara, pernah mengalami salju pula setelah natal. Waktu itu sempat membuat kegemparan, karena jalan-jalan menjadi licin dan ditutupi es. Banyak kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Peristiwa sehebat ini pernah terjadi pada bulan Februari tahun 1979. Padahal badai hanya berlangsung selama setengah jam.

(Foto: dailymail)

Menurut badan meteorologi setempat, ini akibat tekanan di Eropa yang membuat udara dingin terdorong ke selatan memasuki Afrika Utara.

Kota Ain Sefra berada pada 1000 mdpl yang dikelilingi oleh Pegunungan Atlas.

Afrika Utara sebgian besar berada dalam Gurun Sahara. Belakangan suhunya tidak sepanas dahulu dan terasa lebih lembab. Menurut para ahli dalam 15 ribu tahun ke depan Sahara akan menjadi hijau. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH