Efek Penutupan Jalan Jelang Pelantikan Jokowi di Mata Dunia Internasional Polisi berjaga di sekitar lokasi penutupan pintu keluar Tol Slipi arah Tomang, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019). Penutupan jalan dilakukan imbas agenda demonstrasi massa di sekitar Gedung DPR/MPR. (A

Merahputih.com - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengkritik penutupan jalan di seputaran Gedung DPR/MPR dan kawasan Istana Negara sebelum dan saat pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Menurut saya kesan yang muncul berlebihan karena seluruh akses masyarakat tertutup. Harusnya itu pelantikan wapres dan presiden tetap berjalan seperti biasa. Tak perlu menutup jalan," kata Trubus kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (18/10).

Baca Juga

Hotel Pilihan Tempat Tamu Negara Pelantikan Jokowi Menginap

Pengajar Universitas Trisakti ini menambahkan, penutupan jalanan tersebut juga memunculkan citra keadaan ibu kota tengah genting dan tak aman. Masyarakat pun akan bertanya soal bentuk ancaman yang terjadi.

"Jadi kesannya Indonesia tak aman. Sebenarnya tak terjadi apa -apa," jelas Trubus.

Penutupan jalan ini juga bisa mencoreng citra Indonesia di mata internasional. "Kalau ini kan kesan mencekam. Jadi terjadi kesannya negatif. Padahal demokrasi indonesia mengalami kemajuan. Harusnya ditonjolkan yang baik," jelas Trubus.

Akses Jalan Medan Merdeka Barat di depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha ditutup menggunakan water barrier, Kamis (17/10/2019). (ANTARA/Livia Kristianti)

Ia beranggapan, isu keributan yang disebut bakal terjadi rasanya sulit terealisasi. Mengingat sebagian besar masyarakat sudah menerima hasil Pemilu lalu.

"Masyarakat sudah memilih dan mendukung semua. Kalau ada yang berbeda itu bhineka tunggal ika;" imbuh dia.

Baca Juga

Jelang Pelantikan Jokowi, Panglima Imbau Keluarga TNI Jangan Terprovokasi

Trubus menyarankan, daripada menutup jalan, Polisi seharusnya memberdayakan pasukan dan kemampuan yang dimilikinya.

"Kita kan punya TNI dan Polri yang sudah kuat. Intelijen lebih baik diperkuat untuk mendeteksi dini daripada menutup jalan," tutup Trubus. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH