Efek COVID-19, Susi Pudjiastuti PHK dan Rumahkan Karyawan Susi Air Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Dokumentasi KKP)

MerahPutih.com - COVID-19 yang melanda Indonesia berdampak pada semua sektor termasuk industri transportasi udara. Kondisi tersebut juga dialami Susi Pudjiastuti.

Melalui akun Twitter resmi miliknya, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini menyatakan bahwa maskapai miliknya berhenti beroperasi.

Baca Juga

Pasar Tanah Abang Disemprot Disinfektan, Persiapan New Normal?

"Susi air hampir 99% penerbangannyapun berhenti. Semua terkena dampak," ujar Susi dikutip Kamis (4/6)

Susi Air
Susi Air

Hal yang sama juga dialami Susi Air, di mana sebagian pilot dan karyawannya terpaksa di PHK. Namun dia tak menjelaskan berapa banyak karyawan yang terdampak.

"Kamipun sama harus merumahkan & mem PHK karyawan.. karena situasi memang tidak memungkinkan," sebutnya.

Baca Juga

Rumah Ibadah di Jakarta Besok Bisa Dipergunakan, Tapi Ada Syaratnya

Seedangkan, 1 persen penerbangan yang masih beroperasi adalah penerbangan perintis yang baru dimulai minggu ini. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Antisipasi Penyebaran COVID-19, PT KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Social Distancing
Indonesia
Antisipasi Penyebaran COVID-19, PT KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Social Distancing

PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang

  Gibran Resmi Daftar Bakal Cawali di DPD PDIP Jateng, Selvi Doakan Semoga Amanah
Indonesia
Gibran Resmi Daftar Bakal Cawali di DPD PDIP Jateng, Selvi Doakan Semoga Amanah

"Saya tidak ikut ke Semarang dan hanya mengantarkan saja dari Solo melepas keberangkatan suami. Pesan saya jika mamang terjun ke politik semoga amanah dan mampu memberikan manfaat bagi orang banyak," papar Selvi.

Saksi Sebut Menantu Nurhadi Minta Duit Rp500 Juta untuk Urus Perkara
Indonesia
Saksi Sebut Menantu Nurhadi Minta Duit Rp500 Juta untuk Urus Perkara

Menurut Agung, pertemuan di Hotel Shangri-La Surabaya itu, hanya berlangsung sekitar 15 menit

KPK Dinilai Lakukan Pelanggaran karena Diduga Kerap Ancam dan Meneror Saksi
Indonesia
KPK Dinilai Lakukan Pelanggaran karena Diduga Kerap Ancam dan Meneror Saksi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) wajib memberikan perlindungan saksi yang dipanggil dan sedang ditangani.

10,8 Juta Nomor Rekening Sudah Divalidasi Subsidi Upah Rp600 Ribu
Indonesia
10,8 Juta Nomor Rekening Sudah Divalidasi Subsidi Upah Rp600 Ribu

Gelombang berikutnya untuk transfer dana BSU akan segera dilakukan secara bertahap hingga seluruh pekerja yang rekeningnya telah tervalidasi bisa menerima haknya.

Mantan Presiden India Meninggal Karna COVID-19
Indonesia
Mantan Presiden India Meninggal Karna COVID-19

India yang merupakan negara terpadat kedua di dunia, mencatat lonjakan kasus harian COVID-19 tertinggi secara global.

 KPK Ambil Sampel Suara Bupati Sidoarjo Nonaktif Saiful Ilah
Indonesia
KPK Ambil Sampel Suara Bupati Sidoarjo Nonaktif Saiful Ilah

"Benar hanya ambil sampel suara, untuk selanjutnya dilakukan uji oleh ahli suara terkait percakapan komunikasi para tersangka dengan beberapa pihak," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Pemprov DKI Tambah Satu Rumah Sakit Rujukan Pasien Corona
Indonesia
Pemprov DKI Tambah Satu Rumah Sakit Rujukan Pasien Corona

Menurut dia, gedung di RSKD itu merupakan gedung yang baru selesai dibangun.

  KPK Kejar Buron Nurhadi yang Disebut Kerap Berpindah Masjid
Indonesia
KPK Kejar Buron Nurhadi yang Disebut Kerap Berpindah Masjid

"Setiap informasi yang kami terima dari masyarakat terkait keberadaan para DPO, KPK pastikan akan menindaklanjutinya," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

 Kisah Sopir Bus Kena PHK, Mudik Jalan Kaki Ratusan Kilometer Jakarta-Solo
Indonesia
Kisah Sopir Bus Kena PHK, Mudik Jalan Kaki Ratusan Kilometer Jakarta-Solo

"Saya kena PHK tanggal 8 Mei sebagai sopir bus pariwisata. Awalnya saya gunakan uang Rp500.000 untuk membeli tiket bus AKAP jurusan Jakarta-Solo, tetapi yang datang justru mobil Elf," kata Budi