Film 'Dua Garis Biru' Berikan Edukasi Bahayanya Pergaulan Bebas Poster Film Dua Garis Biru (Foto: youtube/StarvisionPlus)

TANGGAL 11 Juli 2019, bioskop-bioskop Indonesia akan kedatangan film karya anak negeri berjudul Dua Garis Biru. Film ini menceritakan kisah dua anak SMA, Bima (Angga Yunanda) dan Dara (Zara JKT48). Mereka adalah sepasang kekasih yang harus berjuang dan belajar menjadi orang tua akibat tindakan yang seharusnya tidak mereka lakukan.

Menurut Ginatri S. Noer selaku sutradara Dua Garis Biru, film ini mengajak masyarakat untuk memberikan pendidikan seks yang benar kepada anak-anak. Diharapkan dapat mengurangi jumlah kehamilan dini pada remaja akibat pergaulan yang bebas.

Selain itu Gina juga berharap setelah menonton film ini, penonton juga bisa lebih dekat dan membicarakan hal-hal yang sulit dengan keluarga mereka.

Edukasi Bahaya Seks di Luar Nikah Melalui Film 'Dua Garis Biru'
Petisi terhadap Dua Garis Biru dihapus setelah tidak ada kesalahpahaman. (Foto: change.org)

Awalnya sempat ada petisi untuk menolak penayangan film Dua Garis Biru yang mengatakan "Jangan Loloskan Film yang Menjerumuskan! Cegah Dua Garis Biru di Luar Nikah!"

Petisi tersebut dibuat oleh Gerakan Profesionalisme Mahasiswa Keguruan Indonesia atau lebih dikenal dengan nama akun instagramnya, @garagaraguru. Mereka merasa bahwa ilustrasi dalam poster untuk film Dua Garis Biru dapat memicu kontroversi.

Namun petisi tersebut telah dihapus setelah tidak ada lagi kesalahpahaman soal konteks film Dua Garis Biru. Bahkan setelah kejadian tersebut, @garagaraguru mendapatkan ucapan terima kasih karena telah membuat film Dua Garis Biru banyak diketahui orang dan mungkin akan menarik lebih banyak penonton ketika itu tayang di bioskop. (sep)



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH