Edo Kondologit Percayakan Investigasi Kematian Adik Ipar Pada Polisi Ilustrasi Kematian. (Foto: Istockphoto)

MerahPutih.com - Keluarga Edo Kondologit diklaim mempercayakan proses penyelidikan penyebab kematian adik iparnya yang berinisial GKR ke Kepolisian.

Polisi dengan keluarga Edo Kondologit telah bertemu di Mapolres Sorong Kota, Papua Barat, untuk membahas kasus kematian adik ipar Edo Kondologit. Dalam pertemuan itu, ibu GKR turut hadir.

"Pihak keluarga almarhum menyerahkan dan mempercayakan penyelesaian masalah ini kepada pihak Kepolisian yang sudah melakukan investigasi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono melalui rilis, Jakarta, Kamis (3/9).

Baca Juga:

Polda Papua Barat Bentuk Tim Selidiki Kematian Adik Ipar Edo Kondologit

Argo menuturkan, Kepolisian akan mendalami kasus tersebut secara profesional dan objektif. Selain itu, Polda Papua Barat juga telah membentuk tim untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Pihak Kepolisian akan menindak lanjuti apa yang disampaikan pihak keluarga secara objektif, profesional dan proporsional,” ujar Argo.

Kadiv Humas Polri Argo
Kadiv Humas Polro Argo Yuwono. (Foto: Antara)

Kadiv Humas Argo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan keluarga kepada Polri.

"Pihak kepolisian mengucapkan terima kasih kepada pihak keluarga yang telah mempercayakan penyelesaian permasalahan kepada tim yang telah dibentuk oleh Kapolda Papua Barat," imbuh Argo.

Tim investigasi dipimpin oleh Dirreskrimum Polda Papua Barat dan Kabid Propam Polda Papua Barat. Tim ini bertugas untuk mengusut kemungkinan kesalahan prosedur yang dilakukan polisi sehingga menyebabkan GKR tewas saat ditahan di Mapolres Sorong Kota. (Knu)

Baca Juga:

Adik Ipar Edo Kondolongit Diduga Tewas Dianiaya Tahanan Lain

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Istana Tegaskan Influencer Bagian Dari Transformasi Digital
Indonesia
Istana Tegaskan Influencer Bagian Dari Transformasi Digital

"Aktor digital akan terus berkembang dalam peran-peran penting membangun jaringan informasi yang berpengaruh terhadap aktivitas produktif sosial ekonomi dan politik," kata Fadjroel.

Perkantoran di Jakarta Dibuka, Penumpang MRT Naik 6 Kali Lipat
Indonesia
Perkantoran di Jakarta Dibuka, Penumpang MRT Naik 6 Kali Lipat

"Tapi memang belum signifikan ya karena sebagian kegiatan kantor belum mulai dan mal belum buka," ucapnya.

Penumpang Anjlok 90 Persen, Jarak Keberangkatan MRT Jadi 10 Menit
Indonesia
Penumpang Anjlok 90 Persen, Jarak Keberangkatan MRT Jadi 10 Menit

Pembatasan jarak antar penumpang masih tetap dilakukan dengan jumlah 60 orang dalam satu gerbong

Hakim Vonis Penyuap Eks Gubernur Kepri 1,5 Tahun Penjara
Indonesia
Hakim Vonis Penyuap Eks Gubernur Kepri 1,5 Tahun Penjara

Terdakwa kasus dugaan suap terkait izin pemanfaatan ruang laut di wilayah Kepri ini memberikan suap kepada Nurdin Basirun.

Labeli DKI Bukan Kota Sepeda, DPRD Suruh Proyek Jalur Miliaran Rupiah Dievaluasi
Indonesia
Labeli DKI Bukan Kota Sepeda, DPRD Suruh Proyek Jalur Miliaran Rupiah Dievaluasi

Jakarta bukan seperti Ibu Kota negara lain yang mayoritas warganya lebih memilih sepeda untuk beraktivitas

Jamaah Haji 2020: 70 Persen Asing, 30 Persen Warga Arab Saudi
Dunia
Jamaah Haji 2020: 70 Persen Asing, 30 Persen Warga Arab Saudi

Pemilihan jamaah haji 2020 mengikuti standar kesehatan ketat.

Warga Sarankan Pemprov DKI Adakan Christmas Carol di CFD
Indonesia
Warga Sarankan Pemprov DKI Adakan Christmas Carol di CFD

Warga menyarankan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menambah waktu pelaksanaan pagelaran Christmas Carol.

Proyeksi SiLPA Tahun 2019 Diharapkan Pacu Serapan APBD Tahun 2020
Indonesia
Proyeksi SiLPA Tahun 2019 Diharapkan Pacu Serapan APBD Tahun 2020

Pemprov DKI memiliki tekad yang kuat untuk berkontribusi menghadirkan program-program unggulan

Pandemi, Resesi dan UU Cipta Kerja di Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf
Indonesia
Pandemi, Resesi dan UU Cipta Kerja di Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf

"Sumber kegaduhan antara lain tak adanya naskah asli UU OBL yang telah ditandatangani DPR dan Pemerintah, aneka versi yang beredar semakin memperburuk suasana," ujar Waketum MUI Muhyiddin Junaidi.

[HOAKS atau FAKTA] Minum Lemon dan Teh bisa Cegah Kematian Akibat Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Minum Lemon dan Teh bisa Cegah Kematian Akibat Corona

“Belum ada bukti yang membenarkan hal tersebut,” kata Faqih.