Edhy Prabowo Menteri Pertama Rezim Jokowi yang Ditangkap KPK Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di halaman Istana Negara, Jakarta pada Rabu (23/10/2019). (Bayu Prasetyo)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (25/11) dini hari tadi.

Tim Satgas KPK juga menangkap istri Edhy yang tercatat sebagai anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra Iis Edhy Prabowo. Orang kepercayaan Ketua Umum Gerindra Probowo Subianto itu tengah bersama pegawai KKP lainnya saat dicokok di Bandara. Edhy diduga terlibat korupsi penetapan izin ekspor benih bening lobster atau benur.

Baca Juga:

Edhy Prabowo: KPK Itu Bukan Dewa, Manusia Seperti Kita

"Tadi malam Menteri KKP diamankan KPK di Bandara Soetta saat kembali dari Honolulu (Hawaii, Amerika Serikat), yang bersangkutan diduga terlibat korupsi dalam penetapan izin export baby lobster," kata Ketua KPK Firli Bahuri lewat pesan singkat, Rabu (25/11).

Berdasarkan catatan MerahPutih.com, kejadian yang menimpa Edhy Prabowo ini tercatat menjadi menteri pertama pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) yang ditangkap di tempat oleh KPK.

Pada era Jokowi-Jusuf Kalla periode 2014-2019, KPK menetapkan dua orang menteri sebagai tersangka, yakni Menteri Sosial Idrus Marham serta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Idrus marham
Eks Menteri Sosial Idrus Marham mengenakan rompi tersangka di Kantor KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, pada 2018. (MP/Ponco Sulaksono)

Idrus Marham saat itu terjerat kasus suap terkait proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt, sedangkan Imam Nahrawi terjerat kasus suap terkait penyaluran dana hibah KONI.

Namun, dua menteri tersebut tidak terjaring dalam operasi penangkapan KPK. Penetapan Idrus dan Imam sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan perkara yang dilakukan KPK.

Idrus dan Iman pun telah divonis bersalah. Idrus dihukum 2 tahun penjara dan kini telah menghirup udara bebas. Sementara, Imam divonis hukuman 7 tahun penjara dan kini masih mendekam di tahanan. (Pon)

Baca Juga:

Menpora Imam Nahrawi Ajukan Pengunduran Diri ke Presiden Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pandemi COVID-19 Buat Stok Darah di PMI Yogyakarta Menurun Drastis
Indonesia
Pandemi COVID-19 Buat Stok Darah di PMI Yogyakarta Menurun Drastis

Ketua PMI DIY, dr. Suryanto, Sp.PK mengatakan, pada masa awal pandemi di Indonesia yaitu sekitar Maret 2020, stok darah di DIY menurun hingga 40-60 persen

Pemerintah Lanjutkan Pembangunan 11 Kawasan Lintas Batas Negara
Indonesia
Pemerintah Lanjutkan Pembangunan 11 Kawasan Lintas Batas Negara

Pembangunan infrastruktur di perbatasan, guna meningkatkan daya saing nasional dan pemerataan ekonomi, sekaligus mengurangi disparitas.

 Anak Tuna Rungu Selamatkan Keluarganya Dari Kebakaran
Indonesia
Anak Tuna Rungu Selamatkan Keluarganya Dari Kebakaran

Api timbul dari obat nyamuk bakar yang diletakkan dekat sofa rumah korban hingga melahap seisi rumah.

Prabowo Jadi Aset Gerindra untuk Duduki Kursi RI 1
Indonesia
Prabowo Jadi Aset Gerindra untuk Duduki Kursi RI 1

Gerindra akan mengusung Prabowo menjadi calon presiden kembali pada pilpres 2024.

Kak Seto Klaim Banyak Anak-Anak Stres Belajar di Rumah Gegara Orang Tua
Indonesia
Kak Seto Klaim Banyak Anak-Anak Stres Belajar di Rumah Gegara Orang Tua

Orang tua juga mohon memahami potensi putra-putri yang saling berbeda

Doni Monardo Soroti Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet
Indonesia
Doni Monardo Soroti Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet

Menu makanan ikan menjadi perhatian Doni beberapa waktu lalu

MUI Sebut Tak Sah Salat Jumat Dibagi Dua Gelombang
Indonesia
MUI Sebut Tak Sah Salat Jumat Dibagi Dua Gelombang

Dua gelombang yakni pembagian jadwal salat berdasarkan giliran waktu.

 Pasien Corona Meninggal Mayoritas 'Berumur' dan Punya Penyakit Kambuhan
Indonesia
Pasien Corona Meninggal Mayoritas 'Berumur' dan Punya Penyakit Kambuhan

"Kalau kemudian kita perhatikan faktor lain maka hampir seluruhnya memiliki penyakit pendahulu. Sebagian besar diabet, hipertensi, dan kemudian penyakit jantung kronis.

Sembilan Wilayah di Jakarta Timur Masih Kebanjiran
Indonesia
Sembilan Wilayah di Jakarta Timur Masih Kebanjiran

sejumlah wilayah yang masih terendam banjir di antaranya berlokasi di RW04 dan RW03 Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar.

Berkas Persyaratan Teguh Masih Kurang dan Bajo Dinyatakan Lengkap
Indonesia
Berkas Persyaratan Teguh Masih Kurang dan Bajo Dinyatakan Lengkap

Teguh Prakosa yang merupakan pasangan pendamping cawali, Gibran Rakabuming Raka, berkas syarat calon dinyatakan belum lengkap.