Edhy Prabowo Akui Pinjam Uang Pejabat KKP untuk Belikan Istrinya Barang Mewah di AS Tersangka kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster Edhy Prabowo di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (22/2/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

MerahPutih.com - Bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengakui meminjam uang dari Plt Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Muhammad Zaini Hanafi, untuk membelikan istrinya, Iis Rosita Dewi, sejumlah barang mewah di Amerika Serikat (AS).

Hal ini disampaikan Edhy usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap izin ekspor benur. Zaini merupakan salah satu pihak yang turut dalam perjalanan Edhy dan Iis ke AS sebelum terjadi operasi tangkap tangan (OTT) di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten.

"Jadi saya pinjam, itu pun enggak memaksa, dia (Zaini) sendiri waktu saya pinjem kan ATM-nya enggak ada, enggak bisa, besok baru bisa, terus kenapa?" kata Edhy di gedung KPK, Jakarta, Senin (22/2).

Baca Juga:

Edhy Prabowo Klaim Villa yang Disita KPK Bukan Miliknya

Edhy juga mengakui bahwa hingga saat ini dirinya belum mengembalikan uang yang dipinjam dari Zaini tersebut. Namun, ia memastikan akan membayar utang tersebut setelah kasus suap izin ekspor benur yang menjeratnya rampung.

"Kan belum ditagih dan tetap akan saya bayar. Saya di sini gimana mau bayar, keluar saja enggak bisa, telepon enggak bisa, gimana? Saya dengar berita saja dari Anda," ujar Edhy.

Sebelumnya, Zaini mengungkapkan bahwa istri Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi, meminjam uang untuk membeli sejumlah barang mewah di Amerika Serikat (AS). Hal itu disampaikan Zaini saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara suap izin ekspor benih lobster atau benur lobster dengan terdakwa pemilik PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito.

Mantan Menteri KP Edhy Prabowo. (Foto: MP/Ponco Sulaksono).
Mantan Menteri KP Edhy Prabowo. (Foto: MP/Ponco Sulaksono).

Zaini bercerita, awalnya Edhy Prabowo membeli jam tangan merk Rolex saat di Hawai.

"Pak Menteri membeli jam Rolex. Nah Pak Menteri membeli jam Rolex satu. Kemudian ibu (Iis) ingin membeli juga, dan ternyata kuota kartu kreditnya atau apanya saya kurang ngerti, itu kehabisan," kata Zaini di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (17/2).

Kartu kredit Edhy, kata Zaini, saat itu tidak cukup saldo untuk membelikan Iis jam tangan Rolex. Edhy kemudian meminjam kartu kredit milik Zaini. Ternyata kartu kredit Zaini saat itu juga tak bisa digunakan.

Baca Juga:

Siap Dihukum Mati, Edhy Prabowo: Lebih dari Itupun Saya Siap

Menurut Zaini, saat itu Iis tak jadi membeli jam tangan Rolex. Namun keesokan harinya, Iis kembali meminjam kartu kredit milik Zaini untuk belanja sejumlah barang mewah merk Hermes.

"Besok paginya baru meminjam kartu kredit lagi itu untuk membeli tas Hermes, kemudian parfum (Hermes) sama syal (Hermes) kalau tidak salah," ungkap Zaini.

Iis Rosita Dewi merupakan anggota Komisi V DPR dari Partai Gerindra. Iis sempat diamankan bersama sang suami dan sejumlah pihak lain saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (25/11) lalu.

Saat itu, Iis yang baru tiba dari Hawaii, Amerika Serikat, sempat menjalani pemeriksaan di gedung KPK. Namun, Iis dilepaskan dan berstatus sebagai saksi. (Pon)

Baca Juga:

KPK Periksa Kepala Badan Riset KKP Terkait Kasus Edhy Prabowo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jelang Tutup Tahun, Penumpang Pesawat Anjlok 64 Persen
Indonesia
Jelang Tutup Tahun, Penumpang Pesawat Anjlok 64 Persen

Terjadi pertumbuhan jumlah penumpang yang keluar masuk Pulau Bali melalui bandara selama November jika dibandingkan dengan catatan di bulan-bulan sebelumnya tahun 2020.

Jokowi Marah Ancam Reshuffle Dianggap Refleksi Kecewa ke Diri Sendiri
Indonesia
Jokowi Marah Ancam Reshuffle Dianggap Refleksi Kecewa ke Diri Sendiri

Para menteri yang Jokowi tunjuk sendiri gagal dalam menangani krisis akibat pandemi COVID-19.

Cucu Keempat Jokowi Lahir, Namanya Belum Mau Diungkap
Indonesia
Cucu Keempat Jokowi Lahir, Namanya Belum Mau Diungkap

Bobby mengatakan proses kelahiran dilakukan secara cesar

KAMI Keluarkan Delapan Maklumat
Indonesia
KAMI Keluarkan Delapan Maklumat

KAMI juga mengeluarkan delapan maklumat, yang dibacakan oleh masing-masing tokoh dengan berbagai persoalan.

Pasien Sembuh COVID-19 di RS Wisma Atlet 66.885 Orang
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 di RS Wisma Atlet 66.885 Orang

703 pasien dirujuk ke rumah sakit lainnya

Pandemi COVID-19, OJK Optimistis Kredit Bank Tumbuh 4 Persen
Indonesia
Pandemi COVID-19, OJK Optimistis Kredit Bank Tumbuh 4 Persen

Pemerintah telah menempatkan dana di empat bank BUMN sebesar Rp30 triliun. OJK meyakini dana pemerintah tersebut dapat digulirkan sebagai kredit hingga tiga kali lipat.

Polri: Nyala Api Terbuka Penyebab Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Indonesia
Polri: Nyala Api Terbuka Penyebab Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Puslabfor menyimpulkan sumber api bukan karena hubungan arus pendek, namun diduga karena nyala api terbuka

Kerap Blusukan di Jakarta, Menteri Risma Dinilai Ingin Jegal Anies
Indonesia
Kerap Blusukan di Jakarta, Menteri Risma Dinilai Ingin Jegal Anies

"Barangkali blusukan ini juga salah satu strategi politik untuk menjegal Anies di DKI dan untuk running 2024 mendatang," ujarnya.

Agar Ribuan Desa Nikmati Akses Internet, Pemerintah Gelontorkan Rp26 Triliun
Indonesia
Agar Ribuan Desa Nikmati Akses Internet, Pemerintah Gelontorkan Rp26 Triliun

Masih banyak daerah yang mengalami persoalan jaringan dan kesulitan untuk mendapatkan akses internet yang memadai, terutama di luar Jawa.

Polisi Tangkap Tiga Anggota Gangster Pelaku Pembunuhan di Jakarta Pusat
Indonesia
Polisi Tangkap Tiga Anggota Gangster Pelaku Pembunuhan di Jakarta Pusat

"Kejadiannya Minggu (14/6) pagi, pukul 4.30 WIB," ujarnya