e-TLE Berlaku di 12 Provinsi, Tilang Manual di Jalan Dihapus? Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Polisi Istiono saat meninjau Jalan Tol Elevated Jakarta-Cikampek/Japek II di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019). ANTARA/Fauzi Lamboka/aa.

MerahPutih.com - Korlantas Polri menegaskan bahwa diluncurkannya tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) berskala nasional tidak lantas membuat tilang manual hilang atau tak berlaku.

Khususnya, bagi wilayah yang belum memberlakukan penegakkan hukum menggunakan teknologi tersebut. Mengingat, saat ini baru 12 Polda yang menerapkan e-TLE secara resmi.

Baca Juga

Luncurkan e-TLE Nasional, Kapolri Listyo Minta Pengendara Ubah Perilaku

"Jadi, tilang manual tetap dilakukan dengan skala prioritas," ujar Kakorlantas Polri, Irjen Istiono kepada wartawan, Rabu (24/3).

Ia mengatakan, pihaknya akan lebih mengutamakan penindakkan tilang dengan semi elektronik. Artinya, pelanggar di foto kemudian diproses secara manual (semi otomatis).

"Paling penting tilang manual diperbolehkan asal semua buktinya sudah lengkap," ucap Istiono.

Sehingga, penindakan pelanggar lalu lintas tepat sasaran dan petugas yang melakukan penilangan di lapangan serta pelanggar tidak bisa mengelak.

Kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) terpasang di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (1/7). (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) terpasang di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (1/7). (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

e-TLE nasional ini merupakan salah satu implementasi Korlantas Polri dalam mewujudkan salah satu program prioritas presisi atau prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, tilang elektronik diterapkan untuk meningkatkan program keamanan dan keselamatan masyarakat di jalan raya.

Sigit juga menginginkan masyarakat lebih waspada dan tertib berlalulintas karena adanya ETLE.

"Ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkat program keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas," ujarnya.

Sigit menekankan, upaya penegakan hukum yang transparan melalui ETLE. Ia juga berharap sistem ETLE dapat mencegah penyalahgunaan wewenang sekaligus pemanfaatan teknologi informasi.

Dalam penegakan lalu lintas, beberapa sasaran dintaranya pelanggaran traffic light, pelanggaran marka jalan, pelanggaran ganjil genap, pelanggaran menggunakan ponsel, pelanggaran melawan arus, pelanggaran tidak dan menggunakan helm.

Lalu pelanggaran keabsahan STNK, pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman dan pelanggaran pembatasan jenis kendaraan tertentu.

Selain mendeteksi pelanggaran lalu lintas, sistem e-TLE juga dapat menjadi pendukung bukti kasus kecelakaan dan tidak kriminalitas di jalan raya. Yakni dengan menggunakan teknologi face recognition yang sudah ada di sistem e-TLE.

Sistem e-TLE terintegrasi dari Polres, Polda hingga Korlantas Polri.

e-TLE nasional mendeteksi seluruh kendaraan baik roda dua maupun roda empat, yang tidak mematuhi aturan lalu lintas. Diharapkan, kesadaran masyarakat akan taat berlalu lintas semakin tinggi dengan kehadiran e-TLE. (Knu)

Baca Juga

Setelah e-TLE, Kapolri Segera Luncurkan Layanan SIM dan STNK Online

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Masuk MURI, Patung Gajah Mada di Mojokerto Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Masuk MURI, Patung Gajah Mada di Mojokerto Tertinggi di Indonesia

Patung Gajah Mada setinggi 23 meter yang berdiri di Wisata Bumi Mulya Jati (BMJ) Mojopahit, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, masuk rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Dua Oknum Pegawai BNI Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Bilyet
Indonesia
Dua Oknum Pegawai BNI Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Bilyet

Dit Tipideksus Bareskrim Polri kembali menetapkan dua pegawai BNI Cabang Makassar, Sulawesi Selatan sebagai tersangka.

 TNI Kerahkan 200 Vaksinator Ke Kabupaten Bogor
Indonesia
TNI Kerahkan 200 Vaksinator Ke Kabupaten Bogor

Tenaga vaksinator TNI akan bertugas selama dua minggu di Kabupaten Bogor. Adapun jenis vaksin yang digunakan yaitu vaksin Sinovac dan AstraZeneca baik dosis 1 maupun dosis 2.

Pakai Teknologi Digital, Kemensos Salurkan 3 Program Bansos di Saat PPKM Darurat
Indonesia
Pakai Teknologi Digital, Kemensos Salurkan 3 Program Bansos di Saat PPKM Darurat

Tiga jenis bansos yang akan digelontorkan, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

OJK Resmi Beri Izin Anak Menlu Retno Pimpin Bank Aladin Syariah
Indonesia
OJK Resmi Beri Izin Anak Menlu Retno Pimpin Bank Aladin Syariah

Dyota menggantikan posisi Presiden Direktur BANK yakni Basuki Hidayat. Ia lama bergelut dengan dunia digital dan usaha rintisan.

Ini Besaran Tilang Bagi Kendaraan yang Tak Lolos Uji Emisi
Indonesia
Ini Besaran Tilang Bagi Kendaraan yang Tak Lolos Uji Emisi

Aturan ini mengacu pada Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009

Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 21.807
Indonesia
Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 21.807

Kasus harian COVID-19 Indonesia kembali memecahkan rekor. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Rabu (30/6), jumlah kasus corona sebanyak 21.807 orang.

KPK Periksa Eks Plt Sekda DKI Terkait Korupsi Tanah Munjul
Indonesia
KPK Periksa Eks Plt Sekda DKI Terkait Korupsi Tanah Munjul

Perusahaan Adonara Propertindo menjadi penyedia lahan untuk proyek Rumah DP 0 Rupiah

Bomber Gereja Katedral Tinggalkan Surat Wasiat, Izin Pamit dan Siap Mati Syahid
Indonesia
Bomber Gereja Katedral Tinggalkan Surat Wasiat, Izin Pamit dan Siap Mati Syahid

Identitas L dan YSF terkuak dari identifikasi tim Inafis Polrestabes Makassar

Bekas Sekretaris MA Nurhadi Dituntut 12 Tahun Penjara
Indonesia
Bekas Sekretaris MA Nurhadi Dituntut 12 Tahun Penjara

Bekas Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan oleh jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).