Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton

Kontainer berisi durian beku dari Indonesia yang telah tiba di Pelabuhan Qinzhou, China. (ANTARA/HO-Barantin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Untuk pertama kalinya produk durian beku asal Indonesia berhasil menembus pasar China. Ekspor perdana 48 ton durian beku itu telah tiba di Pelabuhan Qinzhou.

“Diterimanya durian beku Indonesia di China membuktikan bahwa sistem karantina nasional telah diakui dan dipercaya mampu menjamin standar kesehatan dan mutu produk sesuai persyaratan internasional,” kata Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Manaor Panggabean, dalam keterangannya kepada media, Jumat (9/1).

Baca juga:

Hari Durian Nasional Malaysia Diusulkan Tiap 7 Juli, Bareng Momen Panen Raya

Karantina Indonesia Diakui Dunia

Sahat menjelaskan penerimaan ini merupakan implementasi protokol karantina ekspor durian beku yang disepakati secara resmi antara otoritas Indonesia dan China melalui konsultasi teknis dan kerja sama bilateral.

Kepercayaan pasar China dibangun melalui penerapan sistem ketertelusuran penuh dari hulu hingga hilir, mulai dari kebun, proses pengolahan, hingga pengiriman. Hal ini memastikan aspek keamanan pangan, kesehatan tumbuhan, dan mutu produk.

Baca juga:

Durian Tembaga Super Klamunod Resmi Diakui Buah Endemik Khas Bangka Barat

Simpul Logistik ASEAN-China

Penerimaan perdana durian beku Indonesia juga mendukung pengembangan Pusat Perdagangan Buah China-ASEAN sebagai simpul logistik utama perdagangan buah kawasan Asia Tenggara.

Pelabuhan Qinzhou sendiri mengoperasikan 44 rute pelayaran ke negara ASEAN, termasuk Indonesia, dan akan semakin strategis dengan dibukanya Terusan Pinglu pada 2026.

“Capaian ini menjadi pijakan untuk memperluas ekspor produk pertanian Indonesia lainnya, dengan dukungan sistem karantina yang kuat dan kerja sama internasional yang berkelanjutan,” tandas Sahat. (*)

#Durian #China #Ekspor Pertanian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Arahan itu mewajibkan badan-badan di bawah cabang eksekutif sipil untuk segera menghapus perangkat lunak DeepSeek yang ada, perangkat terkait, serta aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas kerangka kerjanya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Dunia
China Kerahkan Kapal Induk ke Pasifik Barat
Liaoning telah menggelar latihan militer selama lebih dari 40 hari di sejumlah wilayah, termasuk Pasifik Barat dan Laut China Selatan, pada awal tahun lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
China Kerahkan Kapal Induk ke Pasifik Barat
Indonesia
Menlu China Sambut Menlu Arrmanatha, Ingin Dorong Pembangunan Senasib Sepenanggungan
China disebut bersedia terus bersama Indonesia, mengikuti arahan strategis kepala negara kedua negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Menlu China Sambut Menlu Arrmanatha, Ingin Dorong Pembangunan Senasib Sepenanggungan
Indonesia
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Dunia
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Zhang menjabat sebagai orang kedua setelah Presiden Xi Jinping dengan posisi wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Dunia
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Di China hukuman mati yang ditangguhkan biasanya diubah menjadi penjara seumur hidup jika tidak ada kejahatan baru yang dilakukan selama masa percobaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Indonesia
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Jumlah orang yang hilang setelah bencana longsor lumpur di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong) antara China dan Nepal bertambah menjadi 558 orang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kuliner
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Video terverifikasi memperlihatkan sejumlah orang mencelupkan kubis ke dalam larutan sebelum memasukkannya ke truk untuk diangkut.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Indonesia
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
November merupakan waktu di mana para pemimpin dunia mengikuti KTT Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Shenzhen, China.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
Bagikan