Durasi Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri Jadi Lima Hari Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (23/12/2020). ANTARA/Muhammad Iqbal

Merahputih.com - Perubahan durasi karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) menjadi lima hari, baik untuk WNI maupun WNA berlaku Kamis (3/2). Langkah ini dilakukan untuk mengikuti perkembangan kasus COVID-19 varian Omicron.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto menyebutkan, perkembangan kasus varian Omicron saat ini bukan hanya disumbangkan oleh PPLN.

Namun hasil evaluasi menunjukkan transmisi lokal justru sudah semakin besar jumlahnya dari kasus yang berasal dari PPLN. Sehingga, karantina diubah menjadi 5x24 jam.

“Ini semuanya tentu saja untuk keamanan, kewaspadaan, dan kehati-hatian,” ucap Suharyanto saat konfrensi pers daring, Kamis (3/2).

Baca Juga

"Imunitas Super" Bisa Dicapai dengan COVID-19 dan Vaksinasi

Penyesuaian aturan karantina 5x24 jam tersebut disahkan melalui Surat Edaran (SE) Satgas Nomor 4 Tahun 2020 dan Surat Keputusan (SK) Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 4 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi COVID-19. Kebijakan pemerintah terkait karantina bukan bermaksud untuk menambah beban para PPLN. Pasalnya, semuanya demi keamanan dan kehati-hatian.

Baik kategori pekerja migran Indonesia (PMI), aparatur sipil negara (ASN), mahasiswa maupun masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri dalam rangka tugas pribadi maupun kedinasan.

Ia juga menyampaikan, pelaksanaan karantina PPLN ini menjadi sorotan banyak pihak. Untuk itu, ia selaku Kasatgas Penanganan COVID-19 beserta jajaran akan terus memperbaiki agar pelaksanaan kekarantinaan ini semakin lama semakin baik.

Menurut dia, saat awal-awal kebijakan karantina diberlakukan mendapat keluhan masyarakat karena terdapat penumpukan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta.

Kemudian, terkait pelaksanaan pelayanan karantina di RSDC Wisma Atlet ataupun di rusun atau wisma yang masih kurang sempurna.

“Tetapi berkat kerja keras Satgas Penanganan COVID-19 dibantu dengan unsur TNI dan Polri di wilayah DKI Jaya, alhamdulilah itu bisa terurai dan semakin lama semakin baik,” ucapnya.

Selain durasi, Suharyanto juga mengatakan, ada perubahan terkait kebijakan tes COVID-19. Hal ini merespons keluhan dari WNA yang melakukan karantina di hotel. Pasalnya, para WNA mengeluhkan hasil exit test yang berbeda dengan hasil entry test.

Baca Juga

Formula 1 akan Wajibkan Seluruh Personel Vaksin COVID-19 untuk Musim 2022

Data menunjukkan bahwa WNA pada saat melakukan entry test hasilnya negatif. Namun, pada saat menjalani karantina pada hari ke-5 dan hasil exit test pada hari ke-6 ternyata positif COVID-19.

“Memang begitu, itulah gunanya karantina karena varian Omicron ini inkubasinya belum pasti mungkin antara 3 sampai 5 hari, sehingga banyak dari PPLN yang dikarantina exit test positif,” ujarnya.

Para WNA ini begitu dinyatakan positif mereka tidak terima, mereka minta pembanding. Sementara untuk tes pembanding lab itu ada ketentuannya yaitu bisa dilaksanakan tes pembanding sesuai surat edaran Satgas, itu semula hanya di RSPD, Rumah Sakit Polri dan RSCM.

"Karena tidak bisa mereka menganggap bahwa petugas yang di lapangan yaitu petugas hotel, mungkin aparat TNI/Polri berjaga di hotel-hotel itu permainan. Jadi, dianggap itu positif palsu,” paparnya.

Adanya keluhan dari PPLN WNA, pihaknya melakukan perbaikan yakni PPLN yang karantina dapat mengajukan tes COVID-19 pembanding yang bukan dari 3 rumah sakit tersebut.

“Jadi ditentukan beberapa rumah sakit dan laboratorium yang menurut Kementerian Kesehatan memang sudah betul-betul kredibel dan sudah bisa dipertanggungjawabkan,” ucapnya.

Baca Juga

Kasus COVID-19 Melonjak, Komifo Berlakukan Pembatasan Kerja dan WFH

Adapun perubahan lain, yakni terkait entry test. Ia menuturkan, semula para PPLN masuk ke Indonesia melakukan entry test di bandara. Apabila ada yang tidak terima dengan hasil positif dapat melakukan testing pembanding untuk menjawab keluhan PPLN.

“Kami sudah berusaha bekerja sebaik-baiknya dan ada hal yang masih bersifat kekurangan dan kelemahan, kami akui dan kami berusaha untuk lebih baik lagi ke depan dalam pelaksanaan karantina,” ucapnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tujuh Kapolda Baru Bakal Dilantik Jelang Pergantian Tahun
Indonesia
Tujuh Kapolda Baru Bakal Dilantik Jelang Pergantian Tahun

Kapolda Maluku Refdi Andri dimutasi sebagai Pati Sahli Kapolri dalam rangka pensiun

Golkar Solo Dukung Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024
Indonesia
Golkar Solo Dukung Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024

"Partai Golkar Solo siap mendukung dan mengamankan sosok Airlangga sebagai capres pada Pilpres tahun 2024," kata Taufiqurrahman

Korupsi Tanah DKI, Eks Dirut Sarana Jaya Yoory Divonis 6 Tahun 6 Bulan Penjara
Indonesia
Korupsi Tanah DKI, Eks Dirut Sarana Jaya Yoory Divonis 6 Tahun 6 Bulan Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 6 tahun 6 bulan penjara denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap mantan anak buah Ahok itu.

Gudang Korek Api Terbakar di Tangerang, Sudah 4 Jam Belum Padam dan Api Kian Besar
Indonesia
Gudang Korek Api Terbakar di Tangerang, Sudah 4 Jam Belum Padam dan Api Kian Besar

Adapun unit yang kerahkan itu diantaranya 1 unit dari pos Pakuhaji, 1 unit pos Sepatan, 1 unit pos Kosambi, 1 unit pos Mauk, 2 unit Mako 00 Curug

Mabes Polri Cari Bukti Pidana Kasus yang Seret Nama Natalius Pigai
Indonesia
Mabes Polri Cari Bukti Pidana Kasus yang Seret Nama Natalius Pigai

Baranusa sebelumnya sempat melaporkan Natalius Pigai ke Polda Metro Jaya

Selasa (21/6), Tambahan Kasus Baru COVID-19 Capai 1.678 Orang
Indonesia
Selasa (21/6), Tambahan Kasus Baru COVID-19 Capai 1.678 Orang

Dengan begitu, di Indonesia total akumulatif sebanyak 6.070.933 orang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona yang menyebabkan COVID-19.

Holding BUMN ID Food Salurkan 200 Liter Minyak Goreng Per Hari Pada Pengecer
Indonesia
Holding BUMN ID Food Salurkan 200 Liter Minyak Goreng Per Hari Pada Pengecer

Sistem aplikasi minyak goreng terintegrasi memiliki kemampuan memantau ketersediaan stok minyak goreng di tingkat pedagang maupun pengecer.

Polisi Bongkar Peran Tiga Pelaku Penembakan Pria di Tangerang
Indonesia
Polisi Bongkar Peran Tiga Pelaku Penembakan Pria di Tangerang

Korban saat itu ditembak setelah menjalani salat Magrib di masjid dekat rumahnya

DPD Sebut E-voting Bisa Hemat Anggaran Pemilu
Indonesia
DPD Sebut E-voting Bisa Hemat Anggaran Pemilu

Pelaksanaan Pemilu dengan mekanisme elektronik voting (e-voting) dinilai bisa menjadi solusi bagi kebutuhan anggaran pemilu saat ini sangat tinggi.

Terima Dana Dari IMF, Cadangan Devisa RI Capai USD 144,8 Miliar
Indonesia
Terima Dana Dari IMF, Cadangan Devisa RI Capai USD 144,8 Miliar

Peningkatan posisi cadangan devisa pada Agustus 2021 terutama terjadi karena adanya tambahan alokasi special drawing rights (SDR) sebesar USD 4,46 miliar atau setara USD 6,31 miliar yang diterima oleh Indonesia dari Dana Moneter Internasional (IMF)