Dulu Tempat Mandi Orang Belanda, kini Jadi Wisata Air Panas Pemandian Air Panas Sentral. (Foto: facebook.com/meme.mei.376)

BANYAK tempat peninggalan kolonial Belanda tak hanya punya cerita bersejarah, tetapi juga dapat dijadikan objek wisata. Misalnya objek wisata sejarah hingga wisata alam.

Salah satunya apa yang dilakukan masyarakat Desa Sindang Jati, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Sejak setahun belakangan mulai mengembangkan pemandian air panas di menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di daerah itu.

1. Tempat orang-orang Belanda mandi

Pemadian Sentral dulunya bekas PLTA peningalan Belanda. (Foto: Pixabay/Pexels)
Pemadian Sentral dulunya bekas PLTA peningalan Belanda. (Foto: Pixabay/Pexels)

Objek wisata yang masih tergolong baru itu masyarakat namakan Pemandian Air Panas Sentral. Lokasinya merupakan bekas bangunan PLTA peninggalan Belanda yang terakhir beroperasi pada tahun 1990-an lalu.

"Ini dulunya lokasi PLTA buatan Belanda, yang terakhir beroperasi sekitar tahun 1995 lalu. Saat ini sisa-sisa bangunannya hanya tertinggal berupa bendungan untuk pembangkit PLTA, saluran irigasi dan tempat pemandian umum yang dulunya dipakai orang Belanda untuk mandi," ujar Warkim, pengelola objek wisata Pemandian Air Panas Sentral.

2. Tempat mandi untuk dewasa dan anak-anak

Pemandian Air Panas Sentral menyediakan untuk dewasa dan anak-anak. (Foto: Pixabay/analogicus)
Pemandian Air Panas Sentral menyediakan untuk dewasa dan anak-anak. (Foto: Pixabay/analogicus)

Pemandian air hangat itu sendiri berbentuk pancuran air dari bak penampungan berukuran 1x2 meter sebanyak dua unit yang dibangun oleh BUMDes Sindang Jati dengan menggunakan dana desa setempat pada 2017 lalu.

Bak penampungan ini kemudian dipasangi beberapa pancuran dari pipa besi sehingga mengalirkan air hangat, dan dijadikan tempat mandi air hangat.

"Bak atau kolam air panas yang dibangun menggunakan dana desa tersebut sebanyak dua unit, satu untuk anak-anak dan satu lagi untuk kolam dewasa, namun sayang untuk kolam dewasa saat ini tengah rusak. Pipa pembuangan airnya pecah dibagian tengah kolam," tambah Warkim, seperti dikutip Antara.

Lokasi wisata baru yang berada di jalan penghubung antara Kecamatan Sindang Kelingi dengan Sindang Dataran atau berjarak sekitar 30 KM dari Kota Curup, Ibu Kota Rejang Lebong.


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH