berita-singlepost-banner-1
 Dulang Suara Milenial, Kader KBM Siap isi Kepengurusan PDI Perjuangan Para tokoh muda KBM dinilai berhasil menyumbang suara kaum milenial untuk PDI Perjuangan dalam Pemilu Serentak 2019 (Foto: Humas KBM)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.Com - Beberapa Organisasi sayap partai turut andil bagian dalam memajukan kader terbaiknya pada Pemilu serentak 2019 lalu. Seperti yang dilakukan organisasi kepemudaan yang berafiliasi dengan PDI Perjuangan, Komunitas Banteng Muda (KBM).

Pada kontestasi Pemilu 2019 kemarin, KBM berperan aktif berkampanye dalam pemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Bahkan KBM juga mengikutsertakan sejumlah kader terbaiknya untuk meramaikan kontestasi politik lima tahun sekali itu.

Baca Juga: Gelar Buka Puasa, KBM: Tidak Ada Lagi Angka 1 dan 2

"Tidak dapat dipungkiri bahwa keikutsertaan teman-teman KBM sudah sedikit berperan dalam perolehan kursi legislatif PDI Perjuangan, (KBM) mampu menjaring puluhan ribuan suara pemuda ," kata Sekretaris Jenderal KBM, Lexyndo Hakim di Jakarta, Minggu (28/9).

Lexy sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa kader KBM berkompetisi dengan mengedepankan nilai demokrasi tidak saling menggerus suara caleg dari partai sama. Artinya mengutamakan kebersamaan partai serta kekompakan untuk memenangkan hati rakyat.

Salah satu kegiatan bakti sosial KBM sebagai bukti kepedulian terhadap masyarakat
Bakti sosial kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk kepedulian KBM terhadap masyarakat (Foto: Humas KBM)

Menyambut Konferensi Cabang (Konfercab) maupun Konferensi Daerah (Konferda) PDIP tahun 2019 ini. KBM berharap kader-kader organisasi kepemudaan yang bermarkas di Benhil Jakarta Pusat ini bisa ikut mengisi struktur kepengurusan di Partai PDI Perjuangan.

"Mereka diyakini dapat mengawal suara perolehannya, menampung aspirasi dari kalangan milenial, anak-anak muda," tuturnya.

Pendapat ini hanyalah sebuah masukan. Sebab posisi dalam kepengurusan Partai adalag hak dari pimpinan dan pengurus di tingkatan cabang, daerah dan Pusat. Tapi menurut dia, kader KBM akan sangat dapat diandalkan untuk mengisi posisi tertentu di Partai.

"Kader-kader Banteng Muda telah secara nyata berikan kontribusi yang cukup baik dalam Pemilu Serentak 2019 kemarin," jelasnya.

Adapun kader-kader terbaik KBM pada Pemilu 2019 kemarin merebut hati rakyat di Dapilnya masing-masing, yang menjadi tambahan suara buat partai diantaranya, Jarot Wijanarko, Aldi Patria Oscha, Kirana Larasati, Shalimar Anwar Sani, Jandi Satrio, Tongari Irwan, Angel Karamoy, Merza Berliandy, Irwansyah Saleh Kusuma, Mochamad Herviano, dan termasuk Ketua Umum KBM, Banyu Biru Djarot, yang mana mereka masing-masing ini setidaknya memiliki tabungan suara ribuan hingga puluhan ribu jumlahnya.

Dalam kesempatan yang sama, kader KBM yang baru menjadi Pengurus PDI Perjuangan DPC Kota Bekasi, Aldi Patria Oscha menuturkan hasil perolehan suara yang signifikan itu membuktikan bahwa kader KBM telah memberikan kontribusi nyata terhadap PDI Perjuangan maupun bagi keberlangsungan proses Demokrasi yang ada.

"Ini menjadi modal utama kami, bahwa kami akan terus menjadi bagian dari sejarah perjalanan Demokrasi dan Pengkaderan PDI Perjuangan" tambah Aldi Oscha.

Sementara itu, Lexy menjelaskan bahwa Ketua Umum KBM, Banyu Biru Djarot, berkali-kali menyampaikan sebagai wadah anak muda, KBM ingin berperan dan bertanggung jawab untuk turut bersama membangun bangsa melalui spirit Trijiwa.

Ketua Umum KBM Banyu Biru Djarot bersama para pengurus KBM
Kirana Larasati (tengah) tercatat sebagai salah satu kader KBM yang maju dalam Pileg 2019 lewat PDI Perjuangan (Foto: Humas KBM)

"KBM ini kalo kumpul-kumpul untuk memperkuat kebersamaan dan menanamkan spirit Trijiwa KBM (kemanusian, kreatifitas, kebaikan)," jelasnya mengutip pesan Ketua Umumnya.

Banyu, diterangkan Lexy selalu mengatakan bahwa di era milenial ini pemuda selain silaturahmi virtual kita harus ketemu biar kompak, karena pemuda bukan hanya tentang bicara, tapi juga bertindak nyata. Ini penting, disaat negara sedang berdinamika tinggi di ranah politik, maka pemuda harus solid bersatu. Toleransi, damai dan soliditas. Silaturahmi itu jembatannya.

KBM berdiri sedari awal mencoba menggaet generasi milenial untuk ikut dalam kegiatan sosial dan politik. Salah satunya lewat paduan kampanye bergaya anak muda dengan kearifan lokal, yang kemudian aktifkan di Partai.

Baca Juga: Banyu Biru Djarot: KBM Wujudkan Ajaran Trisakti dalam Konteks Kekinian

"Bahkan, terbuka kemungkinan kader kader KBM yang berpengalaman di Pileg serentak kemarin, juga akan siap ketika mendapat tugas partai di Pilkada mendatang, sebab KBM sendiri sudah memiliki setidaknya 2 (dua) kader yang menjadi Kepala Daerah, yakni di Kabupaten Pati dan Kota Pasuruan", ucap Lexy.

Dalam sebuah kesempatan, jelas Lexy, Banyu pernah katakan kalau Banteng Muda dalam upayanya mendukung calon-calon kepala daerah kedepannya nanti, akan menggunakan cara-cara kampanye yang menarik perhatian anak muda, dan Banyu pun berharap anak muda mau bergabung dalam kegiatan sosial dan politik, dan nggak pernah maksa untuk gabung KBM, jadi (KBM) hanya sosialisasi lewat media sosial kegiatan kita, bantu warga yang kena bencana misalnya. Nanti mereka lihat, wah menarik, dan akan tertarik hingga bergabung.(Asp)

Baca Juga: Ini Cara KBM Gaet Generasi Milenial

Kredit : asropih

berita-singlepost-mobile-banner-3

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6