Dukungan Shin Tae-yong untuk Mochamad Iriawan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memberikan applause kepada suporter Skuat Garuda usai mengalahkan Curacao di Stadion Pakansari, Selasa (27/9). (BolaSkor.com/Paulus Dwi Arde Nugroho)

MerahPutih.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong memberikan pendapatnya terkait permasalahan sepak bola Indonesia seusai Tragedi Kanjuruhan. Ia bertekad membawa sepak bola tanah air berprestasi ke depannya.

Pernyataan itu diutarakan juru racik asal Korea Selatan itu dalam laman resmi Instagram pribadinya, @shintaeyong7777. Ia mengunggah foto Stadion Kanjuruhan setelah tragedi.

Baca Juga

Persik Kediri Liburkan Tim Sampai Ada Kejelasan Liga 1 Berlanjut

"Pertama-tama saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas Tragedi Kanjuruhan, Malang. Saya juga seorang suami dari istri dan seorang suami dari istri dan seorang bapak dari dua anak. Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada pada korban dan keluarga korban. Saya ingin memberikan harapan kepada semua orang di Indonesia yang tersakiti karena tragedi ini, walaupun dukungan saya tidak dapat menjadi kekuatan besar bagi keluarga korban. Cara saya untuk memberikan harapan adalah memberikan hasil baik dan berprestasi di sepak bola yang masyarakat sukai," ucap Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong memberikan dukungan moril kepada jajaran PSSI untuk menyelesaikan kasus yang menewaskan lebih dari 130 orang itu. Pelatih berusia 52 tahun itu berharap sepak bola Indonesia bisa lebih baik ke depannya.

Baca Juga

Persib Ogah Ikuti Madura United dan Persija

"Seseorang yang sangat mencintai sepak bola Indonesia dengan kesungguhan hati dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola dapat berkembang adalah Ketua Umum PSSI (Mochamad Iriawan). Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi, dan mengundurkan diri, maka saya harus mengundurkan diri,” ujar Shin Tae-yong.

“Karena saya pikir jika terdapat kesalahan dari rekan kerja yang bekerja sama sebagai 1 tim, maka saya pun memiliki kesalahan yang sama. Kita adalah 1 tim. Sepak bola tidak bisa sukses jika hanya performa 11 pemain inti saja yang bagus, bukan juga hanya staf pelatih saja yang bagus, kita bisa mencapai kesuksesan ketika semuanya menjadi satu tim mulai dari pemain inti, pemain cadangan, staf pelatih, ofisial, dan semua karyawan federasi termasuk Ketua Umum,” pungkasnya. (*/Bolaskor)

Baca Juga

Kenalan dengan Yoshimi Yamashita, Wasit Wanita Asal Jepang yang Pimpin Piala Dunia 2022

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pelaksanaan ASEAN Para Games XI di Solo Mundur, Malaysia Ajukan Protes
Olahraga
Pelaksanaan ASEAN Para Games XI di Solo Mundur, Malaysia Ajukan Protes

Pelaksanaan ASEAN Para Games XI 2022 di Kota Solo mundur sepekan dari jadwal yang telah ditetapkan yakni akhir Juli 2022.

Hasil UEFA Nations League: Spanyol Berjaya, Portugal Merana
Olahraga
Hasil UEFA Nations League: Spanyol Berjaya, Portugal Merana

Spanyol sukses meraih tiga poin penuh usai mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-0.

Susi Susanti Ungkap Penyebab Tunggal Putri Indonesia Belum Bisa Bersaing di Dunia
Olahraga
Susi Susanti Ungkap Penyebab Tunggal Putri Indonesia Belum Bisa Bersaing di Dunia

Menurut Susi, ada beberapa penyebab sektor tunggal putri belum bisa bersaing di dunia, salah satunya adalah masalah regenerasi pemain yang dinilai belum sebaik sektor tunggal dan ganda putra.

Tim Para Renang Indonesia Telah Mengoleksi 31 Medali
Olahraga
Tim Para Renang Indonesia Telah Mengoleksi 31 Medali

ASEAN Para Games 2022 diikuti sekitar 1.000 atlet dari 11 negara Asia Tenggara yang mempertandingkan 14 cabang olahraga dan akan berlangsung hingga 6 Agustus 2022.

Erick Thohir dan Anindya Bakrie Kuasai Saham Mayoritas Oxford United
Olahraga
Erick Thohir dan Anindya Bakrie Kuasai Saham Mayoritas Oxford United

Kini, Erick dan Anindya menguasai 51 persen saham klub berjuluk The U's, Yellows.

Dikalahkan Wakil Inggris, Fajar/Rian Akui Kurang Fokus
Olahraga
Dikalahkan Wakil Inggris, Fajar/Rian Akui Kurang Fokus

Fajar/Rian Ardianto kalah dari pasangan Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, dengan skor 21-16, 21-23, 15-21.

Prancis vs Maroko: Misi Pertahankan Gelar
Olahraga
Prancis vs Maroko: Misi Pertahankan Gelar

Prancis dalam misi mempertahankan gelar yang direbutnya empat tahun lalu di Rusia.

NOC Apresiasi Peran Jurnalis dalam Meningkatkan Citra Olahraga Indonesia
Olahraga
NOC Apresiasi Peran Jurnalis dalam Meningkatkan Citra Olahraga Indonesia

Media gathering ini sebagai wujud apresiasi dan dukungan NOC atas dukungan jurnalis selama 2022 dan rencana event di 2023 mendatang.

Prediksi Laga Timnas Indonesia: Lupakan Eforia, Tampil Disiplin Kudeta Juara Grup
Olahraga
Prediksi Laga Timnas Indonesia: Lupakan Eforia, Tampil Disiplin Kudeta Juara Grup

Pelatih Yordania, Adnan Hamad, mengakui kehebatan anak-anak Merah Putih yang mampu menundukkan tuan rumah Kuwait 2-1

Perasaan Marc Klok Usai Jadi Penentu Kemenangan Timnas Indonesia U-23
Olahraga
Perasaan Marc Klok Usai Jadi Penentu Kemenangan Timnas Indonesia U-23

Perasaan pemain berdarah Belanda itu pun campur aduk.