Dukung Uji Coba Belajar Tatap Muka, PAN Minta Anies Fokus Mitigasi di Sekolah Ilustrasi: Persiapan sekolah tatap muka (Foto ANTARA/Sutarmi)

MerahPutih.com - Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta mendukung penuh rencana Gubernur Anies Baswedan yang ingin melaksanakan uji coba pembukaan sekolah tatap muka pada Rabu (7/4).

Tapi, Fraksi PAN DKI memberikan catatan khusus bagi Pemprov agar kegiatan ini tak menjadi klaster baru COVID-19. Hal-hal yang menjadi substansi utama pemerintah yakni keselamatan jiwa siswa dan guru di sekolah harus diperhatikan.

Baca Juga

Pemprov DKI Siap Uji Coba Sekolah Tatap Muka 7 April

“Karena berdasarkan data Ikatan Dokter Indonesia kebanyakan pasien anak yang positif COVID-19 muncul dengah gejala ringan, sehingga itu harus menjadi kewaspadaan bersama,” kata Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI, Oman Rohman Rakinda di Jakarta, Senin (5/4).

Anggota Komisi E ini melanjutkan, sekolah juga wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat terkait dengan rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

“Meskipun anak-anak lebih rendah tertular dibandingkan orang dewasa bukan berarti sekolah aman 100 persen dari penularan,” ujar Oman.

Simulasi belajar tatap muka. (Foto: Antara).

Mitigasi di sekolah, kata Omang, harus pula mendapatkan prioritas utama untuk mencegah anak tertular COVID-19 di tempat mengenyam ilmu tersebut.

"Jangan ada toleransi terkait dengan protokol kesehatan di sekolah, ketika ada sekolah dianggap belum siap menggelar pembelajaran tatap muka. Jangan memaksakan untuk dibuka," papar dia.

Oleh karena itu, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI harus segera mengeluarkan petunjuk telnis (juknis) atau aturan perihal prokes di sekolah.

“Saya berharap uji coba pembelajaran tatap muka ini berhasil di Jakarta sehingga hanya sekolah yang sangat siap saja dengan protokol kesehatan ketat yang dibuka,” Ujar Oman.

Soal program vaksinasi, Oman mendesak agar Disdik fokus menyasar kepada guru, siswa SMA dan anak kuliah tahun ajaran baru.

“Vaksinasi untuk guru dan siswa yang sudah layak mendapatkan vaksinasi mesti digencarkan oleh Pemprov," tutup Oman. (Asp)

Baca Juga

Pemda Diperingatkan Lakukan Sosialisasi Matang Sebelum Buka Sekolah Tatap Muka

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA] Anies Ngaku Orang Jawa Demi Ambisi Menjadi Raja
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Anies Ngaku Orang Jawa Demi Ambisi Menjadi Raja

Akun Facebook Ryan Kerens atau @ryan.kerens.7 mengunggah dua foto yang diklaim Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Soal Kisruh Partai Demokrat, SBY Diminta Tak Keluarkan Tudingan ke Pihak Luar
Indonesia
Soal Kisruh Partai Demokrat, SBY Diminta Tak Keluarkan Tudingan ke Pihak Luar

“SBY seyogyanya batasi evaluasinya dalam bingkai konflik internal elit Partai Demokrat saja,” kata Hikam

Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku Vandalisme di Masjid Tangerang
Indonesia
Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku Vandalisme di Masjid Tangerang

Polresta Kabupaten Tangerang telah menangkap seorang pelaku berinisial S. Pelaku ini, merupakan warga yang tinggal tak jauh dari masjid yang terletak di kawasan Pasar Kemis tersebut.

Yang Dilakukan Tim Puslabfor Saat Masuk Pertama Kali di Gedung Kejagung
Indonesia
Yang Dilakukan Tim Puslabfor Saat Masuk Pertama Kali di Gedung Kejagung

Pengecekan TKP ini melibatkan Tim Puslabfor Mabes Polri, Inafis, Ditreskrimum Polda Metro Jaya

COVID-19 di Jakarta Terus Meroket, 5 Ribu Aparat Gabungan Diturunkan Disiplinkan Warga
Indonesia
COVID-19 di Jakarta Terus Meroket, 5 Ribu Aparat Gabungan Diturunkan Disiplinkan Warga

Kementerian Keuangan RI mencatat jumlah terbanyak pegawai yang terpapar COVID-19, yakni 25 kasus

3 Langkah 'Panglima' Jokowi
Indonesia
3 Langkah 'Panglima' Jokowi

Adapun, pidato Presiden Joko Widodo dalam sidang kabinet 18 Juni 2020 menjadi sorotan

John Kei Berikan Uang Rp10 Juta ke Anak Buahnya untuk Operasi Pembunuhan Nus Kei
Indonesia
John Kei Berikan Uang Rp10 Juta ke Anak Buahnya untuk Operasi Pembunuhan Nus Kei

Dalam rekonstruksi pun memperlihatkan adegan John Kei memimpin rapat perencanaan pembunuhan dan penjemputan Agrapinus Rumatora alias Nus Kei.

Anies Sosok Capres Terkuat 2024, Pengamat Beberkan Lima Catatan Penting
Indonesia
Anies Sosok Capres Terkuat 2024, Pengamat Beberkan Lima Catatan Penting

"Jadi hasil survei tersebut tidak mewakili pendapat seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih," ujarnya

Wartawan Merahputih.com Hilang saat Meliput Demo Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
Wartawan Merahputih.com Hilang saat Meliput Demo Tolak UU Cipta Kerja

Jurnalis MERAHPUTIH.COM atas nama Ponco Sulaksono yang bertugas meliput aksi Demonstrasi Penolakan UU Omnibus Law di kawasan Monas Gambir Jakarta Pusat.

DPR Diminta Segera Normalisasi Pilkada Tahun 2022 dan 2023
Indonesia
DPR Diminta Segera Normalisasi Pilkada Tahun 2022 dan 2023

"Di mana periode yang akan berakhir pada tahun 2022 dan 2023 harusnya segera untuk dipersiapkan oleh penyelenggara pemilu pada tahun ini," kata Susanto