Musik
Dukung Program Pemerintah, Shinta Priwit Rilis Single ‘Kangen Kutho Solo’ Shinta Priwit rilis single 'Kangen kutho Solo'. (Foto: istimewa)

MUSISI perempuan yang telah berkarya lebih dari 20 tahun, Shinta Priwit kembali melahirkan single baru berjudul Kangen Kutho Solo’pada 2 Mei 2021, sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Melihat dari judulnya yang memakai bahasa Jawa, Shinta berkata bahwa ia memang ingin menggunakan lirik Bahasa Ibu tersebut pada lagu terbarunya ini.

Baca juga:

Anoa Records Rilis Kompilasi Shoegaze dan Dream Pop Indonesia

“Lah abis piye, butuh waktu dan praktek lebih sering, aku lahir ning Jakarta, dadine saat ini aku abru bsia memulai dulu dari suatu hal yang aku senangi. Yaitu menyanyi dan menciptakan lagu, sing penting niatannya baik toh,” celoteh Shinta dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih pada Selasa (4/5).

Selain itu, ia juga ingin turut serta mengkampanyekan pelestarian penggunaan Bahasa Ibu (bahasa daerah), di mana penggunaan bahasa ini juga tengah digaungkan oleh Kemetrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Tentunya, Bahasa Ibu memberikan kontribusi positif dalam proses belajar, terutama kelas awal, khususnya di daerah. Apalagi dalam situasi PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh).

Baca juga:

48 Tahun God Bless, Single 'Mulai Hari Ini' Dirilis Ulang dengan Aransemen Baru

Kangen Kutho Solo bercerita tentang kerinduan seseorang yang sudah lama meninggalkan kota Solo, dan kerinduan terdalam ia ternyata kepada neneknya, suasana kota Solo.

Hal menarik lainnya terdapat pada bagian lirik yang diciptakan oleh Shinta Priwit. Bila diperhatikan, lirik yang disampaikan menceritakan tentang berbagai macam kuliner khas kota Solo. Pastinya ini merupakan salah satu cara untuk mempromosikan kuliner yang terdapat di kota yang dijuluki dengan kota budaya tersebut.

Artwork 'Kangen Kutho Solo'. (Foto: istimewa)
Artwork 'Kangen Kutho Solo'. (Foto: istimewa)

Pada single terbarunya, Shinta Priwit memasukan genre musik pop bercampur reggae. Dan dengan adanya lirik bahasa Jawa, lagu ini bisa dikatagorikan sebagai Pop Reggae Jawa.

Alasan lainnya dirilis pada saat menjelang Hari Raya, Shinta Priwit berkata kalau ini hadiah untuk para perantau yang ngga mudik, ngga pulang kampung, di mana para perantau khususnya orang Jawa, warga Solo dan sekitarnya pasti merasakan kerinduan akan kota asalnya.

Bisa dikatakan, bahwa Shinta turut mendukung program Pemerintah, Jangan Mudik. Lagu Kangen Kutho Solo sendiri ditujukan bukan hanya untuk orang Jawa dan warga Solo, menurut Shinta banyak sekali orang yang juga punya memori sendiri dengan Kota Solo meskipun bukan asli Kota Solo. (far)

Baca juga:

Dian Sastro Berbagi Pengalaman Syuting Film Bermodal Ponsel

Penulis : Febrian Adi Febrian Adi
Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cerdas Siasati Generation Gap antara Orangtua dan Anak
Hiburan & Gaya Hidup
Cerdas Siasati Generation Gap antara Orangtua dan Anak

Kesenjangan ini justru bisa berbahaya bagi kehidupan sosial keluarga.

Cara Memutuskan Pacar Berdasarkan Jurusan Kuliah, Maaf Valid No Debat!
Hiburan & Gaya Hidup
Cara Memutuskan Pacar Berdasarkan Jurusan Kuliah, Maaf Valid No Debat!

Ketika ilmu dikaitkan dengan hubungan pacaran.

Menjaga Lingkungan Hidup dengan TikTok
Fun
Menjaga Lingkungan Hidup dengan TikTok

Menurut Ira, mahasiswanya dalam sehari menghabiskan waktu 6 hingga 8 jam di media sosial.

Cara Mengakses Sertifikat Vaksin COVID-19 di Pedulilindungi
Fun
Cara Mengakses Sertifikat Vaksin COVID-19 di Pedulilindungi

Sertifikat vaksin COVID-19 bisa didapatkan secara digital.

Skinmalism, Perawatan Kulit Praktis di Masa Pandemi
Hiburan & Gaya Hidup
Skinmalism, Perawatan Kulit Praktis di Masa Pandemi

Orang-orang ingin semuanya serbapraktis.

Pembelian Mobil Secara Daring Meningkat di Masa Pandemi
Fun
Pembelian Mobil Secara Daring Meningkat di Masa Pandemi

Pandemi membuat penerapan teknologi digital di bidang otomotif meningkat.

Matahari Buatan Korea Selatan Cetak Rekor Dunia
Fun
Matahari Buatan Korea Selatan Cetak Rekor Dunia

Ini merupakan kerjasama antara Pusat Penelitian KSTAR di KEF dengan SNU dan Universitas Columbia Amerika Serikat.

Sherina Kembali Berpetualang Tahun 2021
ShowBiz
Sherina Kembali Berpetualang Tahun 2021

Sherina and Sadam are Back!

Resep dan Cara Mudah Membuat Bomboloni, Donat Viral Khas Italia
Fun
Resep dan Cara Mudah Membuat Bomboloni, Donat Viral Khas Italia

Berbeda dari donat yang biasa kita temui, donat yang satu ini punya isian lembut di dalamnya.

Kembangkan Agrowisata, JHL Land Siap Jadikan Banten Bali Kedua
Hiburan & Gaya Hidup
Kembangkan Agrowisata, JHL Land Siap Jadikan Banten Bali Kedua

Siap membangun vila dan perkebunan vanili terbesar.