Dukung Pariwisata Bali, Diagnos Lab luncurkan PCR Sameday Dukung Pariwisata Bali, Diagnos Lab luncurkan PCR Sameday (Ist)

Merahputih.com - PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk meresmikan Laboratorium PCR di Jalan Diponegoro, Dauh Puri Kelod. Denpasar Barat sebagai wujud kepedulian Laboratorium Diagnos terhadap penanganan COVID-19 di Bali

Direktur Utama PT Diagnos Laboratorium Utama, Mesha Rizal Sini mengatakan, keberadaan laboratorium PCR ini dapat meningkatkan kapasitas testing. Sehingga warga Denpasar dan sekitarnya dapat terlayani dalam pemeriksaan COVID-19.

Baca Juga:

Bekerja Bersama Membangkitkan Pariwisata Bali

Kehadiran Laboratorium PCR ini untuk mengembalikan kecepatan uji swab PCR di Bali sehingga penanganan COVID-19 juga bisa lebih cepat.

"Jadi, pasien yang melakukan pemeriksaan PCR di Diagnos Laboratorium Denpasar hasil PCR yang didapat lebih cepat di hari yang sama 'Sameday'," ujar Mesha dalam keterangannya, Jumat (19/3).

Hal ini, juga sejalan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Bali yang mendukung langkah provinsi Bali untuk mulai membuka aktivitas pariwisata.

Selain peresmian Laboratorium PCR, dilakukan juga Online Webinar yang bertajuk 'Antenatal care and management of pregnant women during Pandemic COVID-19' di Trans Hotel, Seminyak. Event webinar ini juga di support oleh POGI Bali bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Tema besar ini diangkat, mengingat Diagnos Laboratorium memiliki pelayanan Genomics, Diagnos Genomics adalah sebuah teknologi untuk mendeteksi kelainan Genetik pada Ibu Hamil.

Dengan menggunakan teknologi Next Generation Sequencing (NGS) yang merupakan teknologi terbaru di dunia dalam bidang molekuler diagnostik. Pada tahap ini, Diagnos Genomics menyediakan layanan pemeriksaan Genetik di bidang kesehatan reproduksi berupa Non Invasive Prenatal Testing (NIPT) dan Preimplantation Genetic Testing – Aneuploidies.

Baca Juga:

Pembukaan Wisata Bali Bagi Asing Harus Hati-hati

Pada bulan Januari 2021, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk juga melakukan pengembangan perusahaan yaitu initial public offering (IPO) di Jakarta. IPO merupakan langkah strategis bagi Diagnos Laboratorium Utama dalam upaya untuk memperluas jejaring dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Diagnos Laboratorium (DGNS) merupakan bagian dari BMHS (Bundamedik Healthcare System) yang merupakan pemilik dari Rumah Sakit Bunda Group. Saat ini, Diagnos Laboratorium sudah memiliki 3 cabang di Jakarta, Padang dan Denpasar, 19 outlet dan 3 Swab Center di wilayah Indonesia. (Pon)

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Soal Buka Sekolah, Pemprov DKI Tak Mau Blunder
Indonesia
Soal Buka Sekolah, Pemprov DKI Tak Mau Blunder

Pembukaan sekolah di DKI Jakarta bakal dilakukan secara cermat.

Jadi Kepala BNN, Petrus Golose Punya Harta Rp12,54 M
Indonesia
Jadi Kepala BNN, Petrus Golose Punya Harta Rp12,54 M

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 27 November 1965 itu tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp12,54 miliar.

Mensos Juliari: Ya, Ya Nanti Saya Buat Surat Pengunduran Diri
Indonesia
Mensos Juliari: Ya, Ya Nanti Saya Buat Surat Pengunduran Diri

Juliari Batubara segera mengundurkan diri sebagai Menteri Sosial setelah ditetapkan dan ditahan terkait kasus korupsi bantuan sosial (bansos) COVID-19.

 Solo KLB COVID-19, Warga Tetap Adakan Salat Idul Fitri di Masjid
Indonesia
Solo KLB COVID-19, Warga Tetap Adakan Salat Idul Fitri di Masjid

Pelaksanaan salat Idul Fitri hanya dikhususkan bagi warga kampung setempat dengan memberlakukan protokol kesehatan.Warga dari luar kampung di larang ikut salat Idul Fitri.

Tolak Masuk Tim Pemenangan, Purnomo: Tanpa Bantuan Saya Gibran Pasti Menang
Indonesia
Bandingkan dengan Bahar bin Smith, Eks Bos KPK Nilai Tuntutan Peneror Novel Tak Masuk Akal
Indonesia
Bandingkan dengan Bahar bin Smith, Eks Bos KPK Nilai Tuntutan Peneror Novel Tak Masuk Akal

Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut dua mantan anggota Brimob Polri untuk dihukum satu tahun pidana penjara. T

Anies Diminta Bongkar Tiang Monorel, DPRD: Pengembang Harus Tanggung Jawab
Indonesia
Anies Diminta Bongkar Tiang Monorel, DPRD: Pengembang Harus Tanggung Jawab

Bung Hakim Panggilan akrabnya mengingatkan, sebelum membongkar Pemda DKI harus mengetahui terlebih dahulu permasalahannya.

KPK "Sulit" Ambil Alih Kasus Jaksa Pinangki
Indonesia
KPK "Sulit" Ambil Alih Kasus Jaksa Pinangki

Kejagung punya kewenangan sendiri dalam mengusut oknum jaksa yang terlibat dalam skandal Djoko Tjandra.

Proyek Smelter Freeport dan Kilang Tuban Minta Dipercepat
Indonesia
Proyek Smelter Freeport dan Kilang Tuban Minta Dipercepat

"Kita akan terus mendorong ini karena jika ini selesai, kita tinggal mendorong industri hilirnya supaya bisa berkembang," ujar Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

Penyebab Keponakan JK "Lolos" dari Jeruji Besi
Indonesia
Penyebab Keponakan JK "Lolos" dari Jeruji Besi

Polisi membeberkan alasan mengapa tidak menahan keponakan Sadikin Aksa meski telah ditetapkan sebagai tersangka.