Duka Bikini Bottom Bagi Anak-Anak Dunia, Kreator SpongeBob Meninggal Stephen Hillenburg, kreator SpongeBob SquarePants (Ant/Reuters)

BIKINI Bottom berduka. Ya itu tempat tinggal SpongeBob SquarePants dan kawan-kawannya. Stephen Hillenburg kreator serial kartun produksi jaringan televisi Nicklelodeon tutup usia karena pernyakit t neurodegeneratif ALS atau yang dikenal sebagai penyakit Lou Gehrig.

"Kami sangat sedih dengan berita bahwa Steve Hillenburg telah meninggal dunia setelah pertempuran melawan ALS," tulis penyataan Nickleloden dilansir Reuters, Rabu (28/11). "Dia adalah seorang teman yang sangat dicintai dan partner lama kami di Nickelodeon, dan hati kami pergi ke seluruh keluarganya."

1. Karya Guru Biologi Hibur Anak-Anak di 200 Negara

bikini bottom island
Pulai Bikini Bottom (foto: Spongebob-wikia)

Hillenburg sukses membawa kartun dunia bawah laut ke televisi lewat sosok tokoh utama spons laut kuning yang ceria dantinggal di dalam nanas di bawah laut bersama teman-temannya Mr. Krabs, Larry the Lobster, serta Patrick.

SpongeBob SquarePants pertama kali tayang di televisi Amerika Serikat pada Mei 1999. Serial ini terus memenangkan beberapa penghargaan, menghasilkan serangkaian buku spin-off, dua film Hollywood dan musikal Broadway. Serial kartun produksi jaringan televisi Nicklelodeon itu sendiri telah ditayangkan di lebih dari 200 negara dan telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 60 bahasa.

SpongeBob. (Foto: Instagram/@spongebob)

Ide Hillenburg mengisahkan kehidupan bawah laut SpongeBob tak lepas dari latar belakang pendidikannya. Dia merupakan seorang guru biologi kelautan di Southern California saat ia mulai menciptakan makhluk laut sebagai alat pengajaran.

"Karakternya yang benar-benar asli dan dunia Bikini Bottom akan lama berdiri sebagai pengingat nilai optimisme, persahabatan, dan kekuatan imajinasi tanpa batas," tulis rilis Nickelodeon.

Nickelodeon menegaskan sumbangsih Hillenburg bagi dunia anak-anak dan film kartun akan abadi. "Steve memberikan SpongeBob SquarePants dengan rasa humor dan kepolosan yang unik yang telah membawa sukacita bagi generasi anak-anak dan keluarga di mana-mana."

2. Kenali Penyakit Pencabut Nyawa Ayah Kandung SpongeBob

Caption

Dilansir Antara dari laman WebMD, ALS atau penyakit Lou Gehrig, ditemukan seorang dokter asal Prancis bernama Jean-Martin Charcot pada tahun 1869. ALS adalah penyakit progresif, yang berarti semakin buruk seiring waktu.

Penyakit ini mempengaruhi saraf di otak dan sumsum tulang belakang yang mengontrol otot-otot manusia. Ketika otot menjadi lebih lemah, tubuh sulit untuk berjalan, berbicara, makan, dan bernapas. Dengan kata lain, mereka yang menderita ALS, neuron motorik di otak dan sumsum tulang belakangnya rusak dan mati.

Ketika ini terjadi, otak tidak dapat mengirim pesan ke otot lagi. Karena otot-otot tidak mendapatkan sinyal, mereka menjadi sangat lemah dan ini disebut atrofi. Pada akhirnya, otot-otot tidak lagi bekerja dan penderitanya kehilangan kendali atas gerakan mereka.

Awalnya, otot terasa lemah atau kaku. Penderita mungkin mengalami lebih banyak masalah dengan gerakan halus, seperti mencoba mengancingkan kemeja atau memutar kunci. Ada juga yang tersandung atau jatuh lebih sering dari biasanya.

Stpehen Hawking, Bumi akan hancur di tahun 2600. (Foto: biography)
Stephen Hawking, ilmuwan pencetus teori lubang hitam yang hidup dengan penyakit ALS sejak usia 21 tahun. (Foto: biography)

Kondisi terparah penderita ALS, ketika mereka kehilangan kendali pada diafragma atau otot-otot di dada untuk bernapas sehingga membutuhkan alat bantu untuk bertahan hidup Kondisi ini yang menyebabkan banyak penderita ALS meninggal dunia setelah 3-5 tahun terdiagnosis.

Namun beberapa orang dapat hidup lebih dari 10 tahun dengan penyakit ini. Hingga saat ini, para ilmuwan menyatakan ALS tidak dapat disembuhkan. Walau begitu, mereka masih mempelajari perawatan penyakit dalam uji klinis.

Penderita ALS lainnya adalah ilmuwan besar abad ini Stephen Hawking yang meninggal 14 Maret 2018 lalu. Pencetus teori lubang hitam itu menderita ALS sejak tahun 1963 atau saat usianya 21 tahun.(*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto