Duh! Tingkat Kepatuhan Masyarakat Memakai Masker Tak Sampai 60 Persen Ilustrasi (novanthealth.com)

Merahputih.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengungkapkan tingkat kepatuhan masyarakat memakai masker untuk mencegah penyebaran COVID-19 hanya 59,32 persen.

"Sangat disayangkan, bahwa trennya terus memperlihatkan penurunan terkait kepatuhan individu dalam memakai masker, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito di Graha BNPB yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (3/12).

Baca juga:

Masker Ini Mampu Menahan Partikel Lebih Kecil dari Tepung

Pengumpulan data itu dilakukan pada periode libur panjang pada 28 Oktober-1 November 2029. Tren penurunan tersebut terpantau terus berlanjut hingga 27 November 2020.

"Dimana persentase kepatuhan untuk memakai masker ialah 59,32 persen. Sedangkan untuk menjaga jarak sebesar 43,46 persen," ujar Wiku.

Dari data tersebut, dapat disimpulkan, bahwa liburan panjang merupakan momentum pemicu utama penurunan kepatuhan disiplin protokol kesehatan.

Tingkat ketidakpatuhan memakai masker tertinggi di restoran dan kedai sebesar 30,8 persen, di rumah sebesar 21 persen, tempat olahraga publik 18,8 persen, di jalan umum sebesar 14 persen dan tempat wisata 13,9 persen. "Nyatanya, persentase kepatuhan menjaga jarak juga hanya mampu mencapai 59,20 persen bahkan menurun hingga 42,53 persen," ucap Wiku.

Dari peta zonasi kepatuhan memakai masker dan menjaga jarak di 512 kabupaten/kota, hanya kurang dari 9 persen kabupaten/kota yang patuh dalam memakai masker.

Personel Satpol PP menggelar Operasi Tertib Masker di kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu (27/9/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.

Hal yang lebih memprihatinkan, kurang dari 4 persen kabupaten/kota yang patuh dalam menjaga jarak.

"Untuk menurunkan angka kasus positif dan kematian, maka minimal 75 persen populasi harus patuh menggunakan masker," tutur Wiku.

Masalah ketidakpatuhan masyarakat tersebut berdampak pada penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif. Bahkan dalam beberapa hari belakangan mencetak rekor-rekor baru dalam hal peningkatan kasus.

"Sayangnya, penambahan kasus positif harian terus meningkat bahkan per hari ini menembus lebih dari 8000 kasus. Ini adalah angka yang sangat besar!" ucap Wiku.

Penambahan angka kasus yang cukup besar ini, sebagaimana dikutip Antara, harus diperhatikan karena menandakan bahwa laju penularan COVID-19 masih terus meningkat. Masyarakat harus sadar akan dampak dari kelalaian terhadap protokol kesehatan.

"Mohon masyarakat segera sadar, langkah kecilnya untuk mencuci tangan secara teratur, dengan memakai masker yang benar, bahkan upaya kecil untuk berusaha menjaga jarak satu sama lain sangat berdampak bagi kehidupan banyak umat manusia," ungkap Wiku.

Baca juga:

Tak Sembarang Masker Bisa Cegah Penularan Virus Corona

Data perkembangan data perkembangan penanganan COVID-19 secara nasional per 3 Desember 2020 menunjukkan ada penambahan kasus positif sebanyak 8.369 kasus.

Jumlah kasus aktif berada di angka 77.696 kasus atau 13,9 persen sedangkan jumlah kasus sembuh sebanyak 462.553 atau 82,9 persen dan jumlah pasien meninggal 17.355 kasus atau 3,11 persen. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Minta Komisi B Panggil Dinas Pariwisata Terkait 107 Pengunjung Diskotek Crown Positif Narkoba
Indonesia
PKS Minta Komisi B Panggil Dinas Pariwisata Terkait 107 Pengunjung Diskotek Crown Positif Narkoba

BNN mendapati sebanyak 107 pengunjung terindikasi menggunakan narkoba.

Awasi Protokol Kesehatan, Anggota TNI di Lapangan Diingatkan Jaga Kesehatan
Indonesia
Awasi Protokol Kesehatan, Anggota TNI di Lapangan Diingatkan Jaga Kesehatan

Peran TNI selama penegakan disiplin protokol kesehatan adalah membantu Satpol PP Jakarta selatan dan jajaran Polri

Izinkan Umat Islam Salat Idul Adha, Mahfud Minta Perhatikan Protokol Kesehatan
Indonesia
Izinkan Umat Islam Salat Idul Adha, Mahfud Minta Perhatikan Protokol Kesehatan

Mahfud menambahkan salat Idul Adha boleh dilakukan di tempat ibadah, lapangan, maupun di masjid.

Kampung Leluhur Biden di Irlandia Turut Bersukacita
Indonesia
Kampung Leluhur Biden di Irlandia Turut Bersukacita

Desa leluhur Joe Biden di Irlandia turun merayakan merayakan kemenangannya bersama Kamal Harris, dalam pemilihan presiden Amerika Serikat, pada Sabtu (7/11).

Anies Jawab Puluhan Pertanyaan Penyidik Tanpa Ada yang Dikurangi
Indonesia
Anies Jawab Puluhan Pertanyaan Penyidik Tanpa Ada yang Dikurangi

Anies bersama sejumlah orang diperiksa di Polda Metro Jaya mulai pukul 09.43 WIB

Jokowi Perintahkan Kementan Rampungkan Proyek Lumbung Pangan
Indonesia
Jokowi Perintahkan Kementan Rampungkan Proyek Lumbung Pangan

Presiden Jokowi mengingatkan, dalam kondisi pandemi COVID-19 sektor pertanian menempati posisi yang semakin sentral.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Bikin Alat Vital Memanjang Sampai 3 Inchi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Bikin Alat Vital Memanjang Sampai 3 Inchi

Salah satu bukti bahwa studi itu telah diedit terlihat dari adanya kesamaan metode

Jakarta Zona Merah, Pengawasan Protokol Kesehatan Terhadap Warga Dimasifkan
Indonesia
Jakarta Zona Merah, Pengawasan Protokol Kesehatan Terhadap Warga Dimasifkan

Satpol PP DKI Jakarta terus berupaya menekan pelanggaran protokol kesehatan oleh masyarakat

Tak Ikut Penyerangan, Anak Buah John Kei Ini Ditangkap atas Kasus Lain
Indonesia
Tak Ikut Penyerangan, Anak Buah John Kei Ini Ditangkap atas Kasus Lain

Ia diduga terlibat dalam aksi kekerasan kepada Nus Kei di kawasan Tangerang dan Duri Kosambi, Jakarta Barat.

H&M Kirim Puluhan Ribu Masker Bedah ke Jabar
Indonesia
H&M Kirim Puluhan Ribu Masker Bedah ke Jabar

Bantuan masker bedah dan APD diterima pekan lalu dan sudah didistribusikan ke sejumlah rumah sakit rujukan.