Duh! Keluarga Korban Lion Air JT-610 'Dihantui' Tim DVI Gadungan Barang-barang pesawat Lion Air JT610 yang dievakuasi Tim SAR Foto: Twitter/Kantor SAR Jakarta

Merahputih.com - Keluarga korban Lion Air JT-610 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap Polri segera mengungkap dan menangkap oknum mengaku anggota Tim DVI Mabes Polri, karena meresahkan masyarakat khususnya korban pesawat itu.

"Keberadaan oknum yang mengaku anggota Tim DVI sangat mengganggu dan menambah kesedihan keluarga," kata Alimin, saat menunggu kedatangan jenazah Dolar yang merupakan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Babel di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Jumat (9/11).

Ia mengatakan oknum yang mengaku anggota DVI pernah menelepon keluarga dan menanyakan hal-hal yang menambah kesedihan keluarga. "Di saat berkabung dan duka cita ini masih ada orang yang mencari keuntungan pribadinya," ujarnya.

Dia menilai oknum mengaku anggota DVI ini tidak manusiawi, karena dalam suasana berduka masih mencari keuntungan.

Posko DVI Polri untuk korban Lion Air JT-610 di RS Polri Kramat Jati (MP/Ponco Sulaksono)

Karena itu, ia berharap aparat kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku yang meminta sesuatu kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarga dalam kecelakaan Lion Air JT 610 di Perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat pada Senin (29/10).

"Kami berharap pelaku ini segera tertangkap dan diadili, agar keluarga korban bisa lebih tenang menghadapi musibah ini," katanya dikutip Antara.

Jenazah Dolar (38) merupakan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Babel dari Partai Kebangkitan Bangsa beralamat Jalan Jenderal Sudirman RT 005/002 Kelurahan Selindung Baru, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang dijadwalkan tiba di Pangkalpinang pada pukul 11.10 WIB. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH