Dugaan Penganiayaan M Kece, Irjen Napoleon Bonaparte Disel Isolasi Irjen Napoleon Bonaparte menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (2/11/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

MerahPutih.com - Terduga pelaku penganiayaan terhadap Muhammad Kosman alias Muhammad Kece di Rutan Bareskrim, Irjen Napoleon Bonaparte langsung diisolasi.

"Untuk kepentingan saksi-saksi dan penyidikan, sejak tadi malam, Bareskrim mengisolasi NB," ujar Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi saat dihubungi wartawan, Rabu (22/9).

Menurutnya, Irjen Napoleon tidak boleh pergi dari kamar selnya sementara waktu, kecuali untuk kepentingan penyidikan.

Baca Juga:

Napoleon Bonaparte Diperiksa dalam Kasus Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Sebelum diisolasi, Napoleon tetap disel tetapi tidak dikunci, sehingga ia bebas bersosialisasi dengan tahanan lainnya.

"(Sebelumnya tetap) di sel… tetapi selnya tidak dikunci dan bebas bersosialisasi dengan napi (tahanan) lain," ucap Andi.

Andi menyampaikan, pihaknya bakal segera melakukan gelar perkara penetapan status tersangka.

"Hari ini penyidik akan mengevaluasi hasil pemeriksaan-pemeriksaan terdahulu dan kemarin," imbuh Andi.

Tangkapan layar chanel MuhammadKece. (Foto: Youtube)
Tangkapan layar chanel MuhammadKece. (Foto: Youtube)

Napoleon Bonaparte menjalani pemeriksaan di Dittipidum Bareskrim Polri sebagai terlapor perkara dugaan tidak pidana penganiayaan terhadap M Kece, Selasa (21/9).

Pemeriksaan tersebut berlangsung selama kurang lebih 10 jam.

Selain Napoleon, penyidik juga telah memeriksa 13 saksi termasuk M Kece selaku pelapor.

Dari 13 saksi tersebut, empat di antaranya petugas penjaga tahanan dan Kepala Rutan Bareskrim Polri ikut dimintai keterangan.

Setelah pemeriksaan dan evaluasi dilakukan, penyidik segera melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka.

Dalam perkara ini, Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian (Div Propam) Polri juga turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap tujuh anggota Polri, yakni terdiri atas petugas penjaga tahanan dan Kepala Rutan Bareskrim Polri.

Div Propam Polri juga memeriksa satu saksi tahanan berinisial H alias C untuk menelusuri dugaan pelanggaran disiplin anggota Polri yang bertugas di Rutan Bareskrim Polri.

Baca Juga:

Surat Terbuka Irjen Napoleon Disebut Tak Mampu Pengaruhi Penyidikan

Pemeriksaan terhadap petugas rutan ini berdasarkan PP No 2/2003 pasal 4 (d) dan (f) yakni pelanggaran disiplin tidak melaksanakan disiplin, tidak melaksanakan SOP dalam melakukan jaga tahanan, pelanggaran terkait peraturan kedinasan.

Div Propam Polri juga merencanakan pemeriksaan terhadap Napoleon Bonaparte, namun karena statusnya sebagai terdakwa kasus suap dan penghapusan "red notice" Djoko Tjandra yang sedang mengajukan kasasi di Mahkamah Agung (MA), maka pemeriksaan etik harus mendapatkan izin terlebih dahulu. (Knu)

Baca Juga:

Cara Irjen Napoleon dengan Mudah Masuk ke Ruang Tahanan Muhammad Kece

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Sebut Novel Baswedan dkk Punya Masa Depan jika Bersedia Bergabung
Indonesia
Polri Sebut Novel Baswedan dkk Punya Masa Depan jika Bersedia Bergabung

"Tentunya masa depan ini sama-sama kita isi dengan hal yang baik," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (1/10).

Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Seorang Perempuan
Indonesia
Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Seorang Perempuan

Pernyataan itu berdasarkan penglihatannya pada potongan tubuh berupa lengan tangan dan jari yang didapati tidak jauh dari tempatnya berada.

Kubu AHY 'Awasi' Pergerakan Kemenkumham Sampai Gugurkan Permohonan KLB Demokrat
Indonesia
Kubu AHY 'Awasi' Pergerakan Kemenkumham Sampai Gugurkan Permohonan KLB Demokrat

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat akan menunggu sikap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia terkait nasib penyerahan dokumen kongres luar biasa (KLB) di Sibolangit.

Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Pilih Adik Jadi Calon Wagub
Indonesia
Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Pilih Adik Jadi Calon Wagub

Sejauh ini belum diketahui jadwal pasti pembahasan khusus tentang penetapan satu nama Cawagub itu oleh Majelis Tinggi partai.

Firli Bantah KPK Gelar OTT di Tanjung Balai
Indonesia
Firli Bantah KPK Gelar OTT di Tanjung Balai

"Kami tidak melakukan OTT. Kalau ada OTT, pasti kami sampaikan ke rekan (media)," kata Firli saat dikonfirmasi wartawan, Selasa.

Ada 18 Item Masalah Persiapan MotoGP, Hadi Tjahjanto Berkantor di Mandalika
Indonesia
Ada 18 Item Masalah Persiapan MotoGP, Hadi Tjahjanto Berkantor di Mandalika

Sejumlah titik perhatian yang perlu segera mendapat perhatian berdasarkan catatan evaluasi saat pelaksanaan World Superbike (WSBK) Nopember 2021 lalu, antara lain infrastruktur jalan.

Rencana Hukuman Mati Cuma Jargon Politik Jaksa Agung
Indonesia
Rencana Hukuman Mati Cuma Jargon Politik Jaksa Agung

Keterkaitan hukuman mati dan efek jera memang belum bisa dibuktikan. Seharusnya memang dalam korupsi, fokus utamanya adalah pengembalian kerugian daripada hukuman mati. Hukuman seumur hidup atau 20 tahun juga cukup.

Legislator PDIP Minta Keseriusan Anies Sikapi Omongan Biden Jakarta Tenggelam
Indonesia
Legislator PDIP Minta Keseriusan Anies Sikapi Omongan Biden Jakarta Tenggelam

Terutama bagi Pemprov DKI harus bisa benar-benar serius dalam menyikapi pernyataan Biden tersebut.

Diberi Potongan Pajak, Harga Kendaraan Diharapkan Turun
Indonesia
Diberi Potongan Pajak, Harga Kendaraan Diharapkan Turun

Relaksasi PPnBM tersebut negara berpotensi kehilangan sekitar Rp1,6 triliun sampai Rp2 triliun.

Hari Pahlawan, Jokowi Tabur Bunga di Makam BJ Habibie Sampai Ani Yudhoyono
Indonesia
Hari Pahlawan, Jokowi Tabur Bunga di Makam BJ Habibie Sampai Ani Yudhoyono

Para peserta upacara kemudian mengenang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, dengan ditandai bunyi sirene. Setelah itu, Presiden memimpin prosesi mengheningkan cipta.