Dugaan Keterlibatan Jenderal, Kapolri Akan Kirim Tim Temui Novel Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kedua kanan) ketika meninjau lokasi ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Jumat (26/5). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Kapolri Jendral (Pol) Tito Karnavian menyatakan pihaknya akan mengirim tim ke Singapura untuk mengecek kebenaran pernyataan penyidik KPK Novel Baswedan mengenai dugaan keterlibatan jenderal dalam kasus teror terhadap yang bersangkutan.

"Kami telah dua kali mengirim tim ke Singapura untuk mengungkap kasus teror terhadap Novel yang sedang menjalani pengobatan matanya di rumah sakit Singapura akibat disiram air keras, setelah muncul pernyataan ada dugaan keterlibatan seorang jenderal kami akan mengirim kembali tim meminta penjelasan agar tidak berkembang menjadi fitnah," kata Tito Karnavian saat melakukan safari Ramadan di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (16/6).

Menurut Tito, kasus teror terhadap penyidik KPK itu menjadi perhatian serius pihaknya untuk diungkap secara terang benderang sehingga tidak berkembang persepsi macam-macam.

Ia mengatakan, jika Novel mencurigai ada jenderal yang terlibat dalam aksi teror terhadap dirinya, sebaiknya Novel tidak ragu menyebutkan namanya namun harus didukung bukti yang kuat.

"Sebutkan saja siapa jendral yang dimaksud, informasi tersebut penting diungkap untuk menindaklanjuti kasus teror kepada penyidik KPK dan memproses siapapun yang terlibat sesuai dengan ketentuan hukum," katanya.

Ia menjelaskan, pernyataan Novel diharapkan bisa segera diklarifikasi oleh tim untuk menentukan langkah penyelesaiannya sesuai dengan ketentuan hukum.

Menurutnya, pernyataan Novel Baswedan cukup mengejutkan dan menjadi perhatian masyarakat, jika tidak segera ditindaklanjuti akan menjadi fitnah bagi institusi Polri.

Ia melanjutkan, jika pernyataan penyidik KPK itu memiliki bukti yang kuat, segera diproses. Namun sebaliknya, jika tidak yang bersangkutan diminta untuk tidak menyebar fitnah.

Sumber: ANTARA



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH