Duet Paman-Keponakan Kontrol Bisnis Ekstasi Tempat Hiburan Malam Jakarta Ilustrasi tempat hiburan malam di Jakarta. (Foto: instagram.com)

MerahPutih.com - Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mencokok dua pengedar narkotika jenis ekstasi yang biasa beraksi di tempat hiburan malam Jakarta.

Keduanya berinisial J dan R yang diringkus di sebuah apartemen di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Dari tangan keduanya, polisi menyita sebanyak 14.356 butir ekstasi.

"Ada 2 tersangka yang berhasil kami amankan. Pertama inisial J dan R. Sepertinya nanti akan berjalan terus berkembang terus," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (27/1).

Baca Juga:

Bos Pemilik Ekstasi Diburu, Polisi Sisir Kota Depok

Dalam penggeledahan di kamar apartemen kedua tersangka, polisi juga menemukan barang bukti lain. Mulai dari satu kilogram serbuk bahan baku ekstasi dan sabu 5 gram.

"Kemudian dilakukan penggeledahan di tempatnya ditemukan sekitar 14 ribu lebih dengan bertahap. Total semua 14.356 butir ekstasi dan 1000 gram serbuk bahan baku," tutur Yusri.

ekstasi
Ilustrasi pil ekstasi. (MP/Angga Yudha Pratama)

Yusri menerangkan, duet J dan R ini biasa beroperasi di tempat hiburan malam. Keduanya cukup makan asam garam dalam menggeluti bisnis tersebut, yakni tiga tahun lamanya.

"Mereka ada rencana menyebarkan di Jakarta dan sekitarnya khususnya di tempat-tempat hiburan. Eksatasi ini ada warna hijau dan ungu," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Awaludin Amin menyebut, J dan R ternyata masih berkerabat. Tersangka R ternyata masih keponakan dari tersangka J.

"Antara tersangka J dan R masih ada hubungan keluarga. R merupakan keponakan J dan R masih di bawah usia dewasa," ungkap Awaludin. (Knu)

Baca Juga

PDIP: Anies Harus Bertanggung Jawab Bukan Cuci Tangan soal Diskotek Colosseum

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ridwan Kamil: Pertumbuhan Ekonomi Jabar Terancam Minus bila Tak Mulai New Normal
Indonesia
Ridwan Kamil: Pertumbuhan Ekonomi Jabar Terancam Minus bila Tak Mulai New Normal

Perekonomian di Jabar bisa kembali didorong selama kegiatan AKB untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di angka 2 sampai 3 persen.

Polisi Lalu Lintas Duga Orang yang Berkerumun di Kolong Semanggi Kelompok Anarko
Indonesia
Polisi Lalu Lintas Duga Orang yang Berkerumun di Kolong Semanggi Kelompok Anarko

Sambodo belum bisa menjelaskan secara rinci tujuan dari belasan orang yang ditangkap ini

1.000 Paket Sembako Bentuk Kepedulian JHL Group untuk Masyarakat di Sekitarnya
Indonesia
1.000 Paket Sembako Bentuk Kepedulian JHL Group untuk Masyarakat di Sekitarnya

JHL Group memang ingin berkontribusi untuk masyarakat terdekatnya

Meski Gedungnya Ludes Terbakar, Kejagung Diminta Tetap Fokus Berantas Korupsi
Indonesia
Meski Gedungnya Ludes Terbakar, Kejagung Diminta Tetap Fokus Berantas Korupsi

Kejagung di bawah kepemimpinan S.T Burhanuddin harus tetap fokus dan berani

KPK Tolak Gugatan Administratif Kompol Rossa
Indonesia
KPK Tolak Gugatan Administratif Kompol Rossa

Firli Cs menganggap, gugatan Rossa tidak tepat.

 PKS Ingatkan Pemulangan 600 Eks ISIS ke Indonesia Sesuai Amanat UUD 1945
Indonesia
PKS Ingatkan Pemulangan 600 Eks ISIS ke Indonesia Sesuai Amanat UUD 1945

"UUD 1945: Tujuan Negara berbunyi, Melindungi segenap bangsa Indonesia, dan seluruh tumpah darah Indonesia. Jadi di manapun warga Indonesia mendapat kesulitan, maka #NegaraHarusHadir

Belanja Online Bikin Sampah Plastik di DKI Meningkat Selama Pandemi
Indonesia
Belanja Online Bikin Sampah Plastik di DKI Meningkat Selama Pandemi

Masyarakat diimbau untuk menggunakan kantong plastik yang ramah lingkungan

Update COVID-19 DKI, Senin (11/5): 835 Orang Sembuh dari 5.195 Positif
Indonesia
Update COVID-19 DKI, Senin (11/5): 835 Orang Sembuh dari 5.195 Positif

Jumlah itu meningkat 32 orang dari hari sebelumnya. Yakni 803 orang

Khawatir Bakal Diserbu Buruh Secara Tiba-tiba, Jalanan Depan DPR Ditutup
Indonesia
Khawatir Bakal Diserbu Buruh Secara Tiba-tiba, Jalanan Depan DPR Ditutup

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menutup ruas jalan di depan kawasan gedung DPR/MPR RI.

Minta Pembaruan Data, Mensos Tak Ingin Keluarga Itu-Itu Saja yang Dapat Bansos
Indonesia