Duduk Perkara John Kei Nekat Serang Pamannya Polisi menata barang bukti saat rilis kasus kejahatan kelompok John Kei di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). ANTARA/Sigid Kurniawan/aww

Merahputih.com - Polisi menyebut permasalahan tanah antara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei dan keponakannya sendiri, John Refra Kei alias John Kei yang berujung penyerangan terjadi saat John Kei masih mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Permisan Nusakambangan.

Saat itu John Kei minta tolong pada pamannya itu untuk mengurus persoalan lahan tersebut.

"Ada perkara tanah yang saat itu memang John Kei minta tolong kepada Nus Kei untuk segera diuruskan, karena John Kei pada saat itu ada di Nusa Kambangan, kemudian minta tolong minta untuk diuruskan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Rabu (24/6).

Baca Juga:

Soroti Kebrutalan John Kei, Bamsoet Tantang Polri Tindak Oknum Beking Preman

Pasca keluar dari Nusakambangan akhir Desember 2019 lalu, John Kei kemudian menanyakan masalah lahan tersebut pada Nus Kei.

John bebas usai pembebasan bersyarat merujuk surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: Pas-1502.PK.01.04.06 Tahun 2019 tanggal 23 Desember 2019. Dalam pemeriksaan kemarin, lanjutnya, Nus Kei mengatakan John Kei tidak sabar soal permasalahan lahan tersebut.

"Karena dia (John Kei) dengar Nus Kei katanya sudah menerima.Tapi menurut pengakuan Nus Kei dia belum menerima. Pak Nus Kei juga sudah sempat menyampaikan bahwa tidak sabar atau gimana gitu. Tapi ini memang adalah ada kasus tanah di Maluku, yang menurut John Kei sudah dibayar tapi menurut Nus Kei itu belum," kata Yusri.

John Kei dihadirkan saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). Tim gabungan Polda Metro Jaya menangkap dia bersama puluhan anggota kelompoknya dalam kasus pengeroyokan, pembunuhan dan kekerasan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat dan Perumahan Green Lake City, Tangerang, Banten pada Minggu 21 Juni 2020. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
John Kei dihadirkan saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). Tim gabungan Polda Metro Jaya menangkap dia bersama puluhan anggota kelompoknya dalam kasus pengeroyokan, pembunuhan dan kekerasan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat dan Perumahan Green Lake City, Tangerang, Banten pada Minggu 21 Juni 2020. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Sementara, Polisi menyebut dua anak buah John Kei yang positif narkoba diketahui positif mengkonsumsi methaphetamine dan amphetamine.

Zat narkotika tersebut biasanya terkandung dalam narkoba jenis sabu dan ekstasi. "Dari 30 orang, baru dua yang positif amphetamine dan methaphetamine," kata Yusri.

Hingga kini pihaknya mengaku masih menunggu hasil tes urine John Kei. Begitu pun hasil tes urine beberapa anak buahnya yang lain yang belum keluar. "Masih kita tunggu ya (hasil tes urine John Kei), nanti kita sampaikan ada berapa yang positif, baru dua yang positif saat ini," ucap dia.

Baca Juga:

Anak Buah John Kei Pakai Narkoba saat Lakukan Penyerangan

Untuk diketahui, polisi melakukan penggerebekan terhadap kelompok John Kei di perumahan Taman Titian Indah, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu malam, 21 Juni 2020. Sebanyak 25 orang diamankan.

Penggerebekan ini terkait aksi penyerangan di Green Lake City, Kota Tangerang dan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Inggris Lockdown Tiga Pekan Akibat Pandemi COVID-19
Dunia
Inggris Lockdown Tiga Pekan Akibat Pandemi COVID-19

Pemerintah Inggris memutuskan untuk lockdown wilayahnya selama tiga pekan akibat pandemi COVID-19.

Bisa Atur-Atur Pemeriksaannya, Jaksa Pinangki Dinilai Sering 'Dimanja'
Indonesia
Bisa Atur-Atur Pemeriksaannya, Jaksa Pinangki Dinilai Sering 'Dimanja'

Ia mencurigai sesuatu yang membuat Pianangki memiliki bargaining position yang membuatnya 'diatas angin'

Nekat Keluar Jakarta, 1.000 Lebih Kendaraan Disuruh Putar Balik
Indonesia
Nekat Keluar Jakarta, 1.000 Lebih Kendaraan Disuruh Putar Balik

Peningkatan volume kendaraan keluar Jakarta memang telah terlihat sejak dua hari sebelum pelarangan mudik

Tampil Beda, Jaksa Pinangki Hadiri Sidang Perdana di Pengadilan Tipikor
Indonesia
Di Hadapan Megawati, Ini yang Dikatakan Gibran Usai Resmi Maju di Pilkada 2020
Indonesia
Ini Surat Balasan Anak Buah Anies Soal Penggunaan Monas untuk Reuni 212
Indonesia
Ini Surat Balasan Anak Buah Anies Soal Penggunaan Monas untuk Reuni 212

Surat bernomor 4801/-1.853.37 itu ditujukan kepada Ketua Umum Dewan Tanfidzi Nasional Persaudaraan Alumni 212

Demi Keamanan, Taman Nasional Lore Lindu Ditutup Bagi Wisatawan
Indonesia
Demi Keamanan, Taman Nasional Lore Lindu Ditutup Bagi Wisatawan

Lokasi wisata Danau Tambing terletak di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, berada pada jalur lintas para teroris dan juga jalur operasi personel Satgas Tinombala.

KPK Sita Dokumen Transaksi Keuangan dari Kediaman Penyuap Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Sita Dokumen Transaksi Keuangan dari Kediaman Penyuap Edhy Prabowo

KPK sebelumnya juga telah menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan

Ini yang Harus Diwaspadai dari Virus Corona Varian Baru
Indonesia
Ini yang Harus Diwaspadai dari Virus Corona Varian Baru

Dunia tengah dihebohkan dengan adanya virus corona varian baru.

Warga Samarinda Positif Virus Corona Sebelumnya Ikuti Pertemuan di Bogor
Indonesia
Warga Samarinda Positif Virus Corona Sebelumnya Ikuti Pertemuan di Bogor

Pasien sempat mengikuti pertemuan di Bogor, bersama dengan pasien dari Solo yang dinyatakan meninggal karena corona.