Duduk atau Jongkok, Kloset Manakah yang Lebih Baik? Posisi jongkok membuat BAB lebih lancar. (foto: pixabay/alexas_fotos)

PERNAHKAH kamu berpikir bahwa posisi kloset ternyata memengaruhi kelancaran buang air besar? Ternyata jenis kloset memang bisa memengaruhi lancar atau tidaknya kegiatan buang air kamu.

Meskipun alasan umum yang membuat kamu sulit buang air besar ialah sembelit, desain toilet yang dipakai ternyata juga memengaruhi kelancaran buang air besar. Mereka yang terbiasa menggunakan jenis kloset jongkok merasa bahwa jenis itu memudahkan mereka untuk buang air besar dengan lancar.

Hal itu disebabkan posisi jongkok memang mempermudah BAB. Itu sebabnya kamu yang menggunakan toilet duduk dianjurkan untuk melengkapinya dengan pijakan kaki. Hal itu dapat membantu melancarkan BAB dengan mendorong feses ke usus besar jauh lebih baik. Penyebabnya, saat kamu meletakkan kaki di pijakan toilet, kaki membentuk posisi seperti berjongkok.

Temuan itu diperkuat dengan sebuah penelitian yang diselenggarakan Ohio State University Wexner Medical Center dan College of Medicine.

Sebanyak 52 responden yang mengalami sembelit diminta menggunakan toilet duduk dengan pijakan kecil untuk kaki. Benda itu disebut sebagai squatty potty. Para responden itu kemudian diminta mengenakan alat itu selama 1 bulan untuk dilihat perkembangannya dalam mengatasi sembelit.

Hasilnya, 71% peserta melaporkan penggunaan squatty potty dapat membantu melancarkan BAB. Sementara itu, 90% mengaku bahwa mereka tidak ngeden sebanyak biasanya. Dua pertiga jumlah peserta bahkan menyatakan bahwa mereka akan terus menggunakan squatty potty untuk mempermudah keluarnya feses saat BAB. “Studi ini menunjukkan bahwa alat sederhana tersebut dapat membantu mempermudah melancarkan BAB dan mengurangi gejala sembelit, seperti kembung dan gerakan usus yang kadang menimbulkan rasa tidak nyaman," papar dr Peter Stanich, asisten dosen bagian gastroenterologi, hepatologi, dan nutrisi di Pusat Medis Ohio State University Wexner Medical Center.

Selain dibuktikan dengan penelitian, ahli kesehatan lainnya juga ikut memberikan pendapat mereka mengenai potensi desain kloset dalam melancarkan buang air besar.

Seperti dilansir laman Healthline, Hardeep Singh, seorang ahli gastroenterologi dari St Joseph Hospital di California, mengatakan bahwa toilet dengan pijakan kaki bisa menjadi pilihan baik untuk mengatasi sembelit. “Fungsi pijakan kaki pada toilet sangatlah sederhana dan efisien. Ketika menggunakan pijakan kaki di toilet duduk, terbentuk sudut antara lubang anus dan rektum. Ini membuat otot di rektum jadi lebih rileks dan memungkinkan feses terdorong ke bawah dan keluar dengan lancar," jelas Hardeep Singh.

Pendapat itu juga diamini oleh Dr Jack Springer, seorang anggota American Board of Emergency Medicine. “Alasan squatty potty berhasil ialah desain toiletnya yang dibuat berdasarkan anatomi dasar dan fisiologi tubuh manusia. Sebelum adanya toilet duduk, orang-orang telah terbiasa untuk berjongkok saat BAB. Pijakan kecil pada toilet tersebut membantu tubuh memosisikan diri seperti sedang berjongkok sehingga memudahkan buang air besar,” jelas Springer.(*)



Dwi Astarini