Dua Wilayah Jakarta Diprakirakan Cerah berawan Hari Ini Ilustrasi - Cuaca ibu kota DKI Jakarta cerah berawan. ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca wilayah Ibu Kota Jakarta didominasi berawan pada Jumat (6/11) pekan pertama bulan November 2020.

Berdasarkan data yang diterbitkan BMKG pada Jumat pukul 04.57 WIB, menyebutkan cuaca berawan diperkirakan terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Baca Juga

Atasi Banjir di Jakarta, Pemprov Kerjakan Sodetan Kali Ciliwung

Sedangkan untuk wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diprediksi mengalami hujan ringan.

Memasuki siang hari, cuaca di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat berubah berawan, sedangkan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang tadinya berawan berubah menjadi hujan ringan.

Cuaca cerah berawan di kawasan Monas. Foto: Pinterest

Untuk wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, pada siang hari diperkirakan cerah berawan.

Pada malam harinya, cuaca berawan terjadi seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta, kondisi ini berlangsung hingga dini hari.

Baca Juga

Muncul 'Klaster Perkantoran', Bamsoet Minta Diberlakukan Sistem Kerja Sif dan WFH

Secara keseluruhan, pada hari Jumat ini, rentang suhu udara Jakarta berkisar 23-34 derajat Celsius, dengan rincian, Jakarta Barat (23-34 derajat), Jakarta Pusat (24-33 derajat), Jakarta Selatan (23-34 derajat), Jakarta Timur (23-34 derajat), Jakarta Utara (24-33 derajat) dan Kepulauan Seribu (26-32 derajat).

Adapun kelembapan udara akan berkisar sekitar 70 hingga 100 persen dengan rincian dari Jakarta Barat hingga Jakarta Utara, kelembapan merata 70-100 persen, hanya di wilayah Kepulauan Seribu yang berbeda, yakni 75-95 persen. (*)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasokan Vaksin ke Sumatera Barat Masih Lambat
Indonesia
Pasokan Vaksin ke Sumatera Barat Masih Lambat

Sumatera Barat, memiliki target 4.000.000 orang divaksin COVID-19. Namun untuk vaksin yang ada hanya 1,2 juta saja.

Impor Beras Coreng Muka Jokowi, PDIP: Nusantara Begitu Kaya
Indonesia
Dukung Novel Baswedan Cs, Masyarakat Kirim 1.505 Surat ke Jokowi
Indonesia
Dukung Novel Baswedan Cs, Masyarakat Kirim 1.505 Surat ke Jokowi

Masyarakat pendukung Novel Baswedan cs mengirim 1.505 surat untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Sekretariat Negara.

UU PKS Kebutuhan Mendesak Buat Jerat Pelaku
Indonesia
UU PKS Kebutuhan Mendesak Buat Jerat Pelaku

Selain menjangkau pelaku, terdapat pengaturan tentang rehabilitasi dan pemulihan korban dalam upaya penghapusan kekerasan seksual

33 RS Darurat dan Tempat Isolasi COVID-19 Dibangun dari Medan hingga Bali
Indonesia
33 RS Darurat dan Tempat Isolasi COVID-19 Dibangun dari Medan hingga Bali

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah menyiapkan rumah sakit darurat COVID-19 dan tempat isolasi di 33 titik lokasi.

MUI Apresiasi Pertemuan Amien Rais dengan Presiden Jokowi
Indonesia
MUI Apresiasi Pertemuan Amien Rais dengan Presiden Jokowi

Menurut Abbas, momentum tersebut luar biasa mengingat selama ini pendiri Partai Ummat itu kerap mengkritik habis Jokowi.

[HOAKS atau FAKTA]: Seorang Pria Ditembak Mati di Masjidil Haram
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seorang Pria Ditembak Mati di Masjidil Haram

Saudi Press Agency juga menyatakan, jika insiden tersebut terjadi pada 30 Maret 2021 selepas ibadah shalat Asar.

Diresmikan Jokowi, Bendungan Tukul Bisa Pasok 300 Liter Air per Detik
Indonesia
Diresmikan Jokowi, Bendungan Tukul Bisa Pasok 300 Liter Air per Detik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Tukul, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu (14/2).

Ada 400 Ribu Lebih Pelamar PNS Tak Lolos Verifikasi
Indonesia
Ada 400 Ribu Lebih Pelamar PNS Tak Lolos Verifikasi

Badan Kepegawaian Negara (BKN) resmi menutup pendaftaran seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

RS Terancam Kolaps, IDI Minta Pemerintah Lakukan Pembatasan Ketat di Jawa
Indonesia
RS Terancam Kolaps, IDI Minta Pemerintah Lakukan Pembatasan Ketat di Jawa

Ikatan Dokter Indonesia dan himpunan lima organisasi profesi mendesak pemerintah untuk menerapkan PSBB ketat selama dua minggu di Pulau Jawa.