berita-singlepost-banner-1
 Dua Ribu Lebih Gardu Listrik Milik PLN Masih Dimatikan Akibat Banjir Seorang operator mengoperasikan travo di Gardu Induk Gardu Induk PLN. (Foto: Antara/Basri Marzuki)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.Com - Pasca pemadaman listrik karena banjir, PLN kembali mengaktifkan 2.973 gardu listrik di beberapa wilayah terdampak di Jabodetabek.

Dwi Suryo Abdullah selaku Vice President Public Relation PLN mengatakan, Hingga pukul 14.00 WIB, dari 23.700 gardu distribusi yang ada dan 5.096 gardu terdampak di Jabodetabek, PLN telah menyalakan sebanyak 2.973 gardu distribusi.

Baca Juga:

Meski Banjir, Hakim PN Jakarta Pusat ini Tetap Ngantor Gunakan Kolor

"Sementara, sebanyak 2.123 gardu masih dipadamkan," kata Dwi dalam keterangannya, Kamis (2/1).

Beberapa gardu yang sudah mulai dinyalakan yakni Joglo, Karang Tengah Permai, Puri Beta Cipadu, Ciledug Indah, Kayumas, Taman Asri Gaga Larangan, Bintaro, Ciputat, Ciracas, Kebun Jeruk, Kramat Djati, Marunda, Pondok Gede dan sebagian di Pondok Kopi dan Menteng.

Terdampak banjir, PLN mematikan sejumlah gardu listrik
Jarigan listrik PLN. (Foto: ANTARA Foto/HO-Humas PLN Sulselrabar)

Sebaliknya karena tingginya genangan air, beberapa wilayah terpaksa dipadamkan seperti di wilayah Pengadegan, Bandengan, Bulungan, Cempaka Putih, Cengkareng dan Lenteng Agung.

Dwi mengungkapkan beberapa hambatan yang terjadi dalam penghidupan kembali gardu listrik adalah lokasi gardu yang masih terkena banjir dan belum dapat dijangkau. Sehingga dinilai belum aman untuk menyalakan listrik.

“Salah satu kesulitannya adalah akses menuju lokasi gardu masih terkena banjir, sehingga petugas belum bisa menjangkau gardu. Jadi mungkin saja lokasi di rumah pelanggannya sudah surut, namun akses ke gardunya sulit, jadi belum bisa kita nyalakan,” jelasnya.

Sementara untuk Banten dari total 562 gardu distribusi yang terdampak banjir, kini sudah dilakukan pemulihan sebanyak 246 gardu yang terletak di wilayah Serpong dan Banten Selatan.

“PLN mohon maaf untuk pemadaman sementara yang dilakukan, kami amankan listriknya sampai benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik, karena keselamatan warga adalah yang utama” ungkap Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN, I Made Suprateka.

Baca Juga:

Mensos Beri Santunan untuk Keluarga Korban Banjir Cipinang Melayu

Pihaknya juga mohon maaf dan pengertian warga untuk daerah yang terdampak pemadaman listrik disekitar atau dekat lokasi banjir.

"Hal ini terpaksa kami lakukan demi keselamatan warga yang terdampak banjir," kata dia.

Ia memberi himbauan kepada masyarakat apabila wilayahnya mulai tergenang air diantaranya:

1. Matikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB)

2. Cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak

3. Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman

4. Apabila aliran listrik di sekitar rumah belum padam, segera hubungi Contact Center 123, aplikasi PLN Mobile atau Kantor PLN Terdekat meminta untuk dipadamkan.

Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik.(Knu)

Baca Juga:

Jakarta Banjir, Bos Fraksi PDIP Kritik Anies 2 Tahun Cuma 'Omdo'


berita-singlepost-mobile-banner-3

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6