Dua Putra Mbah Moen Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi. (Instagram/@prabowo)

MerahPutih.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menilai dukungan dua putra KH Maimoen Zubair kepada Prabowo-Sandiaga Uno merupakan hal biasa dalam kehidupan demokrasi.

"Orang mungkin melihatnya sebagai hal yang aneh karena orangtua mereka yakni Mbah Moen mendukung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf. Namun kami melihat hal tersebut wajar," kata anggota TKN Joko Widodo-KH Maruf Amin, Ida Fauziah seperti dilansir Antara, Jumat (3/1).

Sebelumnya dua putra KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen yakni Wafi Maimoen Zubair dan Najih Maimoen Zubair hadir dalam deklarasi dukungan kepada paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang dilakukan Gerakan Pemuda Kabah (GPK) di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (26/2) lalu.

Ida mengatakan, TKN menyadari bahwa setiap orang memiliki preferensi pilihan politik yang berbeda-beda. Tidak terkecuali pada anak-anak Mbah Moen, terutama PPP.

"Terkait partai, kami tidak ingin ikut campur. Namun, yang dapat digaris bawahi yaitu meskipun berbeda pendapat dan pilihan politik, tidak ada rasa benci ke masing-masing kandidat," ujarnya.

Dia menekankan bahwa kehadiran dua putra Mbah Moen pada acara itu sebagai hal yang biasa saja. Masyarakat Indonesia telah terbiasa dengan perbedaan pilihan dan pandangan politik.

Ida yang merupakan politisi PKB yang pernah bertarung menjadi calon wakil gubernur Jawa Tengah dalam pilkada tahun lalu bersama Sudirman Said mengatakan cukup mengenal karakter pemilih di Jawa Tengah yang merupakan basis kuat bagi pasangan Jokowi-KH Ma'ruf.

Menurut Ida, masyarakat Jateng tidak mendasarkan pilihannya karena kebencian terhadap paslon yang lain. "Jadi sikap politik putra Mbah Moen merupakan bagian dari demokrasi, yang memungkinkan orang bisa berbeda pendapat dan pilihan politik, serta bukan faktor kebencian terhadap Jokowi," jelasnya.

Lebih lanjut Ida mengatakan bahwa di kubu paslon 02 juga terjadi perbedaan pilihan. Seperti yang dilakukan oleh keluarga besar Uno di Gorontalo yang memilih untuk mendukung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf ketimbang Prabowo Sandiaga Uno.

"Jadi sekali lagi perbedaan pilihan itu hal yang biasa dalam demokrasi. Tapi kami yakin bahwa masih lebih banyak masyarakat yang mendukung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf ketimbang pasangan lainnya," kata dia. (*)

Baca Juga: Purnawirawan TNI-Polri di Yogyakarta Sepakat Dukung Prabowo-Sandi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jabar Siapkan Kapasitas Limbah COVID-19 hingga 24 Ton Per Hari
Indonesia
Jabar Siapkan Kapasitas Limbah COVID-19 hingga 24 Ton Per Hari

Limbah medis merupakan segala jenis sampah yang mengandung bahan infeksius atau bahan yang berpotensi infeksius.

Pemerintah Sebut Tak Semua Orang Ditest Corona Massal
Indonesia
Pemerintah Sebut Tak Semua Orang Ditest Corona Massal

Rapid test atau pemeriksaan secara massal telah dimulai oleh pemerintah sejak sore ini.

Ganjil Genap Tak Efektif Tekan Kasus COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Ganjil Genap Tak Efektif Tekan Kasus COVID-19 di Jakarta

Anies juga malah berencana akan menerapkan sistem ganjil genap kepada penggunaan sepeda motor

[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Positif Terpapar COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Positif Terpapar COVID-19

Ternyata Opung tidak pernah jauh2 dari hal-hal yg Positif…..

Ramal Nasib Perpres Kenaikan BPJS, NasDem: Besar Kemungkinan Dibatalkan Lagi
Indonesia
Ramal Nasib Perpres Kenaikan BPJS, NasDem: Besar Kemungkinan Dibatalkan Lagi

Perpres baru ini substansinya tidak jauh berbeda dengan Perpres No75/2019 yang sudah dibatalkan MA.

Usai Deperiksa KPK, Cak Imin Irit Bicara
Indonesia
Usai Deperiksa KPK, Cak Imin Irit Bicara

Muhaimin Iskandar selesai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Hampir Seratus Hoaks Disebar Terkait Virus Corona
Indonesia
Hampir Seratus Hoaks Disebar Terkait Virus Corona

Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan peredaran hoaks terkait virus corona atau covel coronavirus (covid-19)

Kebijakan COVID-19 di Daerah, Rawan Dimanipulasi Petahana
Indonesia
Kebijakan COVID-19 di Daerah, Rawan Dimanipulasi Petahana

Alfitra berharap isu kesehatan terutama terkait COVID-19 tidak menjadi komoditas atau bahan kampanye dalam Pilkada Serentak 2020 baik oleh petahana maupun pasangan calon penantang.

 Pasien Corona Tembus Angka 134, Lonjakan Terjadi di DKI Jakarta
Indonesia
Pasien Corona Tembus Angka 134, Lonjakan Terjadi di DKI Jakarta

Kepala daerah, kata dia, juga memiliki hak untuk mengumumkan kepada masyarakat tentang informasi kasus corona dengan tetap merahasiakan identitas pasien.

Indonesia Diminta Tak Sepelekan Temuan Drone Bawah Laut di Sulawesi
Indonesia
Indonesia Diminta Tak Sepelekan Temuan Drone Bawah Laut di Sulawesi

Indonesia akan terus menjadi wilayah jajahan negara lain