Dua 'Pasien' Warga Jakarta yang Terkonfirmasi COVID-19 Tunjukan Kesembuhan Anies Baswedan didampingi istrinya saat meninjau lokasi kebakaran Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat. (MP/Asropih)

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dua 'pasien' di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta Selatan, yang sempat terpapar COVID-19 sudah mulai membaik. Keduanya membaik setelah mendapatkan perawatan intensif dari tim dokter.

Keduanya penghuni Taman Margasatwa Ragunan itu adalah Hari dan Tino, dua ekor asli Harimau Sumatera, yang didiagnosis positif COVID-19 pada 15 Juli lalu.

Baca Juga:

Hari Pertama Buka Usai Ditutup Anies, Pengunjung Ragunan Tak Sampai 10 Ribu Orang

"Dua warga Jakarta yaitu Hari dan Tino sudah menunjukan tanda-tanda kesembuhan. Hari itu berusia 12 tahun, Tino berusia 9 tahun mereka ayah dan anak dari harimau Sumatera yang berada di TMR. Kami bersyukur bahwa mereka tertangani dengan baik," ujar Anies saat mengunjungi TMR Ragunan di Jakarta Selatan, Minggu (1/8).

Anies mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan kondisi kedua Harimau Sumatera itu memperoleh perawatan intensif hingga dinyatakan sehat secara medis.

Tidak hanya keduanya, seluruh satwa yang berada di Taman Margasatwa Ragunan juga akan ditangani dengan baik sehingga tidak ada yang terpapar oleh virus.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyempatkan diri mengunjungi dua 'pasien' di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta Selatan (@aniesbaswedan)

"Kami ingin memastikan sejak awal pandemi bahwa semua satwa yang berada di kawasan TMR ini tertangani dengan baik dan mereka kebutuhannya terpenuhi," ujarnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun mengapresiasi langkah yang diambil tim medis yang secara cepat mendeteksi gejala-gejala dari kedua satwa tersebut.

"Apresiasi kepada tim medis di TMR yang pertama mendeteksi dini melihat gejala-gejala langsung bertindak melihat gejala melakukan langkah langkah yang benar. Sehingga satwa ini bisa terlindungi dan sekarang menunjukkan tanda tanda sudah pulih," ujar Anies.

Baca Juga:

Setelah Ditutup Gegara Penguatan Prokes, Ragunan Dikunjungi Lebih dari 20 Ribu Orang

Sementara itu Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan dr hewan Endah Rumiyati menjelaskan kedua Harimau Sumatera itu menunjukkan gejala klinis sejak 9 Juli yang menunjukkan gejala nafas berat, ada cairan dari hidung, aktifitas serta, nafsu makan yang menurun.

"Di sini tim medis taman margasatwa ragunan memberikan obatantibiotik cefradoxil (cek) ada antihistamin, cybriadil (cek) dan anti radangnya kita samakan dengan manusia itu dexametason dan support itu juga kita tetap kasih multivitamin," tutur Anies. (*)

Anies Luncurkan Beras Sehat
Indonesia
 Wakil Anies Sentil Giring
Indonesia
Anies Luncurkan Beras Sehat
Indonesia
 Wakil Anies Sentil Giring
Indonesia
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Pengadaan Satelit Kemenhan Dilakukan Transparan
Indonesia
DPR Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Pengadaan Satelit Kemenhan Dilakukan Transparan

Kejaksaan Agung resmi meningkatkan kasus dugaan korupsi pengelolaan satelit di Kementerian Pertahanan ke tingkat penyidikan.

Wagub DKI Pastikan Kadis SDA Tak Dinonaktifkan Terkait Kasus Korupsi Alat Berat
Indonesia
Wagub DKI Pastikan Kadis SDA Tak Dinonaktifkan Terkait Kasus Korupsi Alat Berat

Pemprov DKI Jakarta memastikan, tidak ada keputusan penonaktifkan Yusmada Faizal dari jabatan sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA).

Setelah Bendungan Kolaka Timur, Jokowi Lanjut Resmikan Bendungan di Wonogiri
Indonesia
Setelah Bendungan Kolaka Timur, Jokowi Lanjut Resmikan Bendungan di Wonogiri

Jokowi menekankan, jika bangsa Indonesia menginginkan kemandirian pangan, kedaulatan pangan, dan ketahanan pangan, dapat tercapai, maka waduk adalah kunci.

Anies Copot Priyatno Bambang dari Dirut PAM Jaya
Indonesia
Anies Copot Priyatno Bambang dari Dirut PAM Jaya

ubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberhentikan Direktur Utama Perusahaan Air Minum Daerah DKI Jakarta (PAM JAYA) Priyatno Bambang Hernowo dari jabatannya.

Kasus Asabri, Pakar Hukum Nilai Seharusnya Penyelenggara Negara Dituntut Lebih Berat
Indonesia
Kasus Asabri, Pakar Hukum Nilai Seharusnya Penyelenggara Negara Dituntut Lebih Berat

Sejumlah mantan direksi PT Asabri yang menjadi terdakwa hanya dituntut dengan pidana hukuman penjara 10 sampai 15 tahun.

Kiai Ponpes Khas Kempek Cirebon Divaksin COVID-19
Indonesia
Kiai Ponpes Khas Kempek Cirebon Divaksin COVID-19

Kiai di Pondok Pesantren (Ponpes) Khas Kempek Kabupaten Cirebon, Jawa Barat menjalani vaksinasi COVID-19 pada Kamis (18/3).

Jepang Ungkap Indonesia Rawan Serangan Teroris, BIN Minta Masyarakat tak Panik
Indonesia
Jepang Ungkap Indonesia Rawan Serangan Teroris, BIN Minta Masyarakat tak Panik

Wawan meminta masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan dengan peringatan dari pemerintah Jepang itu.

Hari Pertama PPDB DKI, Masyarakat Keluhkan Website Sulit Diakses
Indonesia
Hari Pertama PPDB DKI, Masyarakat Keluhkan Website Sulit Diakses

Masyarakat mengeluhkan proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) DKI Jakarta tahun pelajaran 2021/2021 dengan mekanisme sistem online.

56.085 Penumpang Luar Negeri Masuk Lewat Bandara Soetta Dikarantina
Indonesia
56.085 Penumpang Luar Negeri Masuk Lewat Bandara Soetta Dikarantina

Sebanyak 56.085 penumpang dari luar negeri mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.

KPK Garap Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko terkait Kasus Gratifikasi
Indonesia