Dua Panelis Debat Capres-Cawapres Dicoret, Kubu Jokowi: Untuk Jaga Marwah KPU Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.Com - Kubu paslon nomor 01 Jokowi-Maruf angkat bicara soal pencoretan dua nama panelis yang sebelumnya direkomendasikan Komisi Pemilihan Umum (KPPU).

Sekretaris tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan alasan pencoretan dua panelis atas dasar permintaan masyarakat.

"Ya sebenarnya muncul di masyarakat yang ingin jaga marwah KPU. Kami terima banyak surat termasuk dari sosmed disampaikan bagaimana marwah KPU yang independen harus diproses, didukung panelis yang tidak partisan," ujarnya kepada awak media saat dijumpai di kawasan, Jakarta Pusat, Minggu (6/1).

Sebelumnya KPU mencoret dua nama Panelis yang telah dirilis. Alasannya, keputusan itu berdasarkan kesepakatan kedua tim pemenangan paslon capres/cawapres.

Pemimpin partai politik di Kantor KPU
Para pemimpin parpol peserta Pemilu 2019 menghadiri pengundian nomor urut di kantor KPU, Jakarta, Minggu (18/2). (Foto: Twitter KPU_ID)

Adapun kedua panelis yang dicoret tersebut adalah Bambang Widjojanto (mantan wakil ketua KPK ) dan Adnan Topan Husodo (Koordinator ICW).

"Pak BW merupakan bagian tim kampanye Pak Sandi sebelumnya sehingga kurang elok kalau panelis/ moderator berpihak pada salah satu paslon. Itu merupakan hal yang biasa yang disampaikan masyarakat dan kami menjabarkan ke KPU keberatan masyarakat itu," terang Hasto.

Sementara, pencoretan Adnan Topan lebih kepada menyeimbangkan debat, karena Adnan sebelumnya ditawarkan TKN Jokowi-Ma'ruf.

Dengan dicoretnya dua tokoh tersebut, maka jumlah panelis yang akan menyusun pertanyaan debat berjumlah enam orang.

Mereka adalah Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum UI), Bagir Manan (Mantan Ketua MA), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Bivitri Susanti (Ahli Tata Negara), Margarito Kamis (Ahli Tata Negara), dan Agus Rahardjo (Ketua KPK).(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Masyarakat Indonesia di London Ajak Warga Sambut Pemilu 2019 dengan Gembira

Kredit : fadhli


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH