Dua Orang Anggota Klub Moge Jadi Tersangka Pengeroyokan Prajurit TNI Insiden pengeroyokan dua anggota TNI oleh anggota klub Harley Davidson di Bukittinggi, Sumatera Barat. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Polres Bukittinggi menetapkan dua orang anggota klub motor Harley-Davidson Owner Group yang mengeroyok prajurit TNI berpangkat Serda di Bukittinggi, Sumatera Barat, sebagai tersangka.

"2 orang sudah kami tahan inisial MS (49) dan B (18)," kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, kepada wartawan Sabtu (31/10).

Dody menyebut korban dua prajurit TNI sudah melaporkan peristiwa pengeroyokan tersebut ke pihak kepolisian. Saat ini, menurutnya baru dua orang yang terbukti melakukan tindak pidana.

Baca Juga

Aksi Koboi Jalanan di Serpong, Pelaku Todongkan Pistol ke Warga

"Kami hanya menindaklanjuti laporan yang dibuat oleh korban ke polres dan sudah kami tindaklanjuti dan pelaku yang terbukti lakukan tindak pidana sebanyak 2 orang," ucap Dody.

Kedua tersangka saat ini sudah ditahan oleh pihak kepolisian. Keduanya dikenakan Pasal 170 KUHP terkait pengeroyokan. Video yang menunjukan 2 prajurit TNI jadi korban pengeroyokan rombongan klub Harley-Davidson viral di medsos.

Dalam video tersebut terlihat pengeroyokan terjadi di sebuah halaman ruko. Disebutkan penganiayaan terhadap dua prajurit TNI berpangkat serda itu terjadi pada Jumat (30/10), sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu kedua prajurit TNI ini tengah melintas di Jalan Hamka, Guguk Panjang, Bukittinggi. Kedua prajurit TNI yang berboncengan tersebut menepikan kendaraan mereka saat konvoi moge melintas.

Ternyata ada rombongan konvoi yang tertinggal dan mengendarai motor secara arogan hingga membuat sepeda motor dua prajurit TNI keluar bahu jalan.

Singkat cerita, terjadi cekcok mulut saat prajurit TNI menyetop dan menanyakan maksud konvoi moge itu memotong jalannya. Akhirnya terjadi pemukulan terhadap kedua prajurit TNI yang berdinas di Kodim 0304/Agam.

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah orang berjaket kulit dan celana jins melakukan pengeroyokan terhadap prajurit TNI yang berpakaian bebas.

Baca Juga

Polisi Buru Pelaku Pembakaran Halte Transjakarta Sarinah yang Terekam CCTV

Polisi yang ada di lokasi sempat melerai, namun oknum prajurit moge tetap melakukan penyerangan terhadap prajurit TNI yang sudah dalam posisi tertidur meringkuk. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rumah Ibunda Mahfud MD Digeruduk, Ketua DPD: Kita Harus Hormati Orang Tua
Indonesia
Rumah Ibunda Mahfud MD Digeruduk, Ketua DPD: Kita Harus Hormati Orang Tua

Rumah Ibunda Menko Polhukam Mahfud MD, Siti Khotijah di Pamekasan, Madura, digeruduk sekelompok orang.

Bukan Cuma Jokowi, Presiden Xi Jinping juga Telepon Mahathir Mohamad
Indonesia
Bukan Cuma Jokowi, Presiden Xi Jinping juga Telepon Mahathir Mohamad

Kedua pemimpin mengadakan pembicaraan telepon selama lebih dari setengah jam

APBD 2020 Terkuras karena Corona, Pemprov DKI Pastikan Nasib Tenaga Kontrak Aman
Indonesia
APBD 2020 Terkuras karena Corona, Pemprov DKI Pastikan Nasib Tenaga Kontrak Aman

"Dia setahun sekali diperpanjang. Ga ada masalah, dari 130.000 PJLP itu ga ada masalah," terangnya.

Pasien Sembuh di RSD Wisma Atlet Nyaris Tembus 8 Ribu Orang
Indonesia
Pasien Sembuh di RSD Wisma Atlet Nyaris Tembus 8 Ribu Orang

Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet total 1.222 orang

Jutaan Buruh di Dua Sektor Ini Diprediksi Kena PHK pada 2021
Indonesia
Jutaan Buruh di Dua Sektor Ini Diprediksi Kena PHK pada 2021

Hal ini dikatakan Iqbal, setelah melihat pandemi COVID-19 yang juga hilang dari Indonesia. Apalagi, angka positif COVID-19 di kalangan buruh meningkat tajam.

Kasus COVID-19 Terus Meroket, DKI Jakarta Jadi Perhatian Nasional
Indonesia
Kasus COVID-19 Terus Meroket, DKI Jakarta Jadi Perhatian Nasional

Wiku juga mencermati tidak adanya kabupaten/kota dengan zona hijau di Jawa Barat

[HOAKS atau FAKTA] Tas Bansos Jokowi Berlogo Garuda Diganti Bintang Mirip Bendera Tiongkok
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Tas Bansos Jokowi Berlogo Garuda Diganti Bintang Mirip Bendera Tiongkok

Lambang kepresidenan berupa bintang dilingkari padi dan kapas sudah diatur melalui Permensesneg Nomor 10 Tahun 2010

 Selama Lebaran, Arus Pergerakan Warga di Jabodetabek Dinilai Terkendali
Indonesia
Selama Lebaran, Arus Pergerakan Warga di Jabodetabek Dinilai Terkendali

Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan tim gabungan di lapangan, dilaporkan pengendalian transportasi umum maupun kendaraan pribadi di Jabodetabek pada hari raya Idul Fitri dapat dikendalikan dengan baik

Tak Adakan Ibadah Saat Pandemi, Gereja Diminta Sabar dan Tahan Diri
Indonesia
Tak Adakan Ibadah Saat Pandemi, Gereja Diminta Sabar dan Tahan Diri

Saat ini banyak gereja yang telah membuat paket pembelajaran online untuk Sekolah Minggu

 Polri Bentuk Tim Khusus untuk Investigasi Masalah Pembangunan Rumah Ibadah
Indonesia
Polri Bentuk Tim Khusus untuk Investigasi Masalah Pembangunan Rumah Ibadah

"Nanti kita akan menunggu bagaimana perkembangannya, apa sudah selesai belum, kalau sudah selesai segera dikirimkan ke jaksa," ujar Argo.