Dua Menteri Jokowi yang Punya 'Captive Market' dan Jadi Perbincangan Publik Direktur Indopolling Network Wempy Hadir memberikan keterangan terkait hasil survei Pilpres 2019 (MP/Kanu)

Merahputih.com - Pengamat politik Wempy Hadir menilai, dari beberapa menteri kabinet Indonesia Maju yang ada saat ini, nama Mendikbud Nadiem Makarim dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi perbincangan publik.

Menurut Wempy, Nadiem Makarim banyak diperbincangkan publik karena latarbelakang beliau yang masih muda dan berasal dari pengusaha muda yang sukses.

Baca Juga

Diragukan Duduk di Kursi Mendikbud, Nadiem: Waktu yang Menjawab

"Kita tahu bahwa mengurus pendidikan Indonesia tidak lah mudah. Munculnya Nadiem bisa memberikan harapan baru bagi perkembangan pendidikan Indonesia," kata Wempy kepada Merahputih.com di Jakarta, Sabtu (9/11).

Maka tidak heran baru beberapa minggu dilantik, sudah ada beberapa terobosan uang hendak dilakukan. Disinilah optimisme publik akan kinerja Nadiem.

"Dia ingin melakukan perombakan secara total terhadap sistem pendidikan kita akan bisa inline dengan perkembangan teknologi. Apalagi dia punya rekam jejak yang bagus dalam mengembangkan gojek," kata Wempy.

Pendiri Go Jek, Nadiem Makarim, saat datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10). ANTARA/Desha Natalia

Ia menambahkan, Prabowo Subianto banyak diperbincangkan oleh publik karena keputusannya yang sangat berani untuk masuk dalam koalisi pemerintah.

''Selain sikapnya yang berani untuk masuk dalam koalisi, Prabowo juga menjadi perbincangan publik karena posisinya yang sangat strategis sebagai Menteri Pertahankan. Apalagi posisi ini memang sesuai dengan latarbelakang Prabowo dari Militer," terang Direktur Indo Polling Network ini

Kalau dilihat dari figur ini, keduanya sudah menjadi perbincangan publik. Ibaratanya mereka mempunyai dua mempunyai captive marketnya sendiri.

"Kalangan milenial yang jumlahnya begitu banyak menjadi kekuatan Nadiem Makarim. Dia mesti mampir merawat harapan milenial dalam dunia pendidikan yang langsung link dengan dunia kerja atau kebutuhan kerja," imbuh Wempy.

Baca Juga:

Kaum Ultra Kanan 'Tiarap', Jokowi Pinjam Tangan Prabowo Sodok Musuhnya

Wempy melihat, dari jam terbang mereka sangat jauh berbeda. Prabowo sudah malang melintang.

"Tetapi kalau kita melihat dari tingkat efektivitas, saya kira tingkat efektivitas Nadiem Makarim jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan Prabowo Subianto," pungkas Wempy. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH