Dua Menteri Berselisih Paham Soal Izin FPI, Pengamat: Itu Salah Jokowi Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah (Foto: fh.usakti.ac.id)

MerahPutih.Com - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai adanya perbedaan pendapat antara Menteri Agama Fachrul Razi dengan Mendagri Tito Karnavian soal perpanjangan izin Front Pembela Islam (FPI).

Menurut Trubus, kedua menteri di kabinet Joko Widodo tak pernah berkoodinasi dan terkesan bekerja sendiri-sendiri.

Baca Juga:

SKB Penanganan Radikalisme ASN Dinilai Penuh Kontroversi

"Menunjukkan dia kuranh koordinasi. Harusnya Menteri Agama dan Mendagri harusnya satu bahasa," jelas Trubus kepada merahputih.com di Jakarta, Senin (2/12).

Massa FPI dalam sebuah aksi di Jakarta
Massa FPI dalam sebuah aksi di Jakarta (MP/Rizki Fitrianto)

Pengajar dari Universitas Trisakti ini menambahkan, sejarah masa lalu Fachrul sebagai Wakil Panglima TNI di era 1999 membuatnya memiliki hubungan 'dekat' dengan FPI.

Pasalnya, FPI berasal dari Pamswakarsa yang dibentuk TNI untuk menandingi kelompok sipil jalanan yang terkenal kritis.

"Hubungan ikatan sejarah itu ada. Makanya saya lihat Menag seperti 'berkaki' dua," terang Trubus.

Selain itu, Trubus melihat tak adanya ketegasan dari Presiden Joko Widodo sehingga dua menterinya tak seirama dalam bertugas.

"Ini mulai ada permainan kepentingan. Dibutuhkan ketegasan dari presiden. Harus bersifat tegas. Kan Menkopolhukam juga harus tegas," jelas Trubus.

Baca Juga:

Izin FPI Belum Diperpanjang, PKS Ingatkan Pemerintah Tidak Kekang Hak Berkumpul dan Berserikat

Trubus yakin, jika FPI masih seperti sekarang dengan mengusung ideologi Khilafah dan NKRI Bersyariah, perpanjangan itu sulit diberikan.

"Sepanjang di ADRT masih ada ideologi khilafah ya jamgan. Kalah mau diruabah platfon Pancasila dan patuh terhadap aturan NKRI," tutup Trubus Rahadiansyah.(Knu)

Baca Juga:

PP Muhammadiyah Harap Pemerintah Tidak Berlebihan Atur Majelis Taklim

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ahok Disebut Calon Kuat Ketua Otorita Ibu Kota Baru
Indonesia
Ahok Disebut Calon Kuat Ketua Otorita Ibu Kota Baru

Anggota DPR Arsul Sani mengaku kans Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru cukup besar.

Ridwan Kamil Ajukan 3 Juta Warga untuk Disuntik Vaksin, Wilayah Mana Saja?
Indonesia
Ridwan Kamil Ajukan 3 Juta Warga untuk Disuntik Vaksin, Wilayah Mana Saja?

Jawa Barat mengajukan alokasi bagi 3 juta warga untuk disuntik vaksin COVID-19. 3 juta.

Anies Diminta Cabut Izin Mal yang 'Membandel'
Indonesia
Anies Diminta Cabut Izin Mal yang 'Membandel'

Konsistensi penerapan protokol kesehatan itu tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah

Bantu Djoko Tjandra Buat e-KTP, Mantan Lurah Grogol Selatan Diperiksa Bareskrim
Indonesia
Bantu Djoko Tjandra Buat e-KTP, Mantan Lurah Grogol Selatan Diperiksa Bareskrim

"Saya kurang tahu. Coba tanya aja atasan langsungnya," ungkap Chaidir.

Anies Mangkir RDP Banjir, DPR Bandingkan dengan Zaman Jokowi
Indonesia
Anies Mangkir RDP Banjir, DPR Bandingkan dengan Zaman Jokowi

Lasarus memuji langkah-langkah yang sudah dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Diotaki Dokter Abal-abal, Klinik Aborsi di Cempaka Putih Gugurkan 32 Ribu Janin
Indonesia
Diotaki Dokter Abal-abal, Klinik Aborsi di Cempaka Putih Gugurkan 32 Ribu Janin

Klinik aborsi ilegal di Jalan Percetakan Negara III, Jakarta Pusat, diketahui telah mengugurkan 32.760 janin sejak beroperasi dari tahun 2017 lalu.

Pemasangan Masker di Patung Sudirman Batal
Indonesia
Pemasangan Masker di Patung Sudirman Batal

Disaat pandemi COVID-19 dan angka penularan yang masih tinggi, lebih baik masyarakat memahami sendiri tentang pentingnya penggunaan masker.

Gunakan Arak Bali Tangani Pasien Positif COVID-19, Gubernur Wayan: Efektif Sekali
Indonesia
Gunakan Arak Bali Tangani Pasien Positif COVID-19, Gubernur Wayan: Efektif Sekali

Arak yang sudah diekstrasi jeruk purut itu tidak diminum, tetapi uapnya dihirup

Desakan Penundaan Pilkada, Gibran Ikuti Keputusan KPU dan Bajo Merasa Dirugikan
Indonesia
Desakan Penundaan Pilkada, Gibran Ikuti Keputusan KPU dan Bajo Merasa Dirugikan

"Saya siap jika pilkada pada akhirnya harus ditunda," ujar Gibran

Sandiaga Uno Sebut Djoko Santoso Sosok Jenderal Ahli Strategi
Indonesia
Sandiaga Uno Sebut Djoko Santoso Sosok Jenderal Ahli Strategi

Terutama saat Pilkada DKI 2017 lalu saat ia berpasangan dengan Anies Baswedan.