Dua Kali Rapid Test, 144 Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Negatif Corona Ilustrasi Rapid Test COVID-19. Foto: Net

MerahPutih.com - Pemprov DKI melalui Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi menyampaikan bahwa 144 jemaah di Masjid Jami, Kebon Jeruk, Tamansari, Jakarta Barat, negatif virus corona.

Pemda DKI telah melakukan rapid test untuk kedua kalinya terhadap ratusan jemaah itu pada Kamis (2/4). Rustam memastikan tidak ada yang terpapar COVID-19. Mereka statusnya masih Orang Dalam Pengawasan (ODP) kasus corona.

Baca Juga

Bank DKI Sumbangkan APD untuk Tenaga Medis di Pulau Tidung

"(Tidak ada penambahan jadi positif corona) Masih ODP (orang dalam pemantauan). Hari ini dirapid test yang ke-2," ujar Rustam kepada wartawan, Kamis (2/4).

terkini
Surat edaran Wali Kota Jakarta Barat

Rustam mengatakan, setiap harinya petugas Puskesmas dari Kelurahan Tamansari melakukan pengecekan kesehatan ke mereka. 144 jemaah itu tetap sehat, meski sedang menjalani isolasi.

"Semua sudah ditangani, sehat-sehat," ungkapnya.

Untuk kebutuhan pasokan makanan terkadang beberapa lembaga pun ada yang membantu Pemkot Jakarta Barat dalam pemberian makanan ke 144 jemaah. Rustam melanjutkan, pihaknya selalu memberikannya pada pagi, siang dan malam.

Baca Juga

13 Kecamatan Jakarta yang Jumlah Warganya Paling Tinggi Terjangkit Corona

Diketahui, sebanyak 144 jemaah di Masjid Jami, Kebon Jeruk, Tamansari, Jakarta Barat akan menjalani isolasi hingga pekan depan.

Isolasi selama 14 hari itu dilakukan karena mereka sempat bersama 3 jemaah masjid yang positif COVID-19. Ketiga jemaah yang positif corona langsung dibawa ke Rumah Sakit Darurat Penanganan Corona di Wisma Atlet, Kemayoran. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Survei LSPP: Enos-Yudha Unggul di Pilkada Oku Timur
Indonesia
Survei LSPP: Enos-Yudha Unggul di Pilkada Oku Timur

Dengan prosentase pasangan Enos-Yudha sebesar 23,49 persen.

Energy Watch: Seharusnya Awal Mei Harga BBM Turun
Indonesia
Energy Watch: Seharusnya Awal Mei Harga BBM Turun

Pertamina cukup banyak membantu pemerintah dalam rangka penanganan COVID -19

Suka Duka Polwan, Jalani 'Double Job' Sebagai Ibu dan Polisi di Masyarakat
Indonesia
Suka Duka Polwan, Jalani 'Double Job' Sebagai Ibu dan Polisi di Masyarakat

Santi menyebut, menjadi Polwan bukan tugas yang mudah. Mengingat perannya sebagai ibu rumah tangga di lingkungan keluarga.

[HOAKS atau FAKTA]: Arab Saudi Bangun Pusat Judi Terbesar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Arab Saudi Bangun Pusat Judi Terbesar

Video berdurasi 19 detik itu memperlihatkan beberapa kelompok pria berpakaian ghutrah (pakaian khas pria Timur Tengah) yang sedang bermain sejenis permainan kartu.

Selain Diskualifikasi, Denda Besar Dijatuhkan Pada Djokovic
Olahraga
Selain Diskualifikasi, Denda Besar Dijatuhkan Pada Djokovic

"Dia memang memiliki kebiasaan yang kadang-kadang memukul bola ke tribun. Frustrasi mulai memuncak," kata Mantan Pelatih Petenis Serbia Boris Becker.

 ICW Desak Dewan Pengawas KPK Tegur Firli Cs
Indonesia
ICW Desak Dewan Pengawas KPK Tegur Firli Cs

"Pada dasarnya sependapat jika Dewan Pengawas menyoroti sektor penindakan yang ada di KPK pada era kepemimpinan Firli Bahuri," ujarnya.

Isu SARA dan Politik Uang Masih Jadi Ancaman Serius di Pilkada 2020
Indonesia
Isu SARA dan Politik Uang Masih Jadi Ancaman Serius di Pilkada 2020

Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengidentifikasi empat modus kampanye hitam (black campaign) saat pilkada.

Rumah Sakit Terancam Penuh akibat Peningkatan Tajam Pasien Corona
Indonesia
Rumah Sakit Terancam Penuh akibat Peningkatan Tajam Pasien Corona

Pascalibur panjang Natal dan Tahun Baru 2021, jumlah pasien COVID-19 terlihat mengalami peningkatan.

Pengadilan Pajak Tetap di Bawah Kemenkeu
Indonesia
Pengadilan Pajak Tetap di Bawah Kemenkeu

Mahkamah tidak mendapatkan keyakinan

Usut Penyerangan Polsek Ciracas, TNI Harus Jadi Teladan
Indonesia
Usut Penyerangan Polsek Ciracas, TNI Harus Jadi Teladan

"Oknum secara terang-terangan telah mempertontonkan kesewenang-wenangan di depan mata publik. Di era media sosial kini, hal itu dalam sekejap sudah menyebar ke seluruh penjuru," kata Usman.