Dua Helikopter Dikerahkan ke Puncak Cartenz Helikopter Airfast. (Screenshot airfastindonesia.com)

MerahPutih.com - Helikopter Asian One Air dan helikopter Airfast dikerahkan untuk mengevakuasi seorang pendaki yang meninggal di Puncak Cartenz, Timika, Papua.

Kepala Kantor SAR Timika Monce Brury mengatakan kedua armada helikopter terbang menuju Yellow Valey, dekat Puncak Cartenz sejak pukul 07.00 WIT mengangkut personel SAR Timika dan personel Emergency Response Grup PT Freeport Indonesia.

"Ada satu orang personel kami yang ikut untuk mengevakuasi korban ke Timika ditambah personel dari Tim ERG PT Freeport. Kalau tidak ada hambatan pagi ini juga korban langsung dievakuasi ke Timika," kata Monce di Timika, Selasa (10/9).

Ia mengatakan helikopter Asian One Air akan mengevakuasi korban atas nama Ahmad Hadi.

Sedangkan helikopter Airfast akan mengevakuasi rekan-rekan korban lainnya bersama barang-barang milik pendaki.

Sebagian personel SAR lainnya akan bersiaga di Bandara Mozes Kilangin Timika menunggu kedatangan jenazah Ahmad Hadi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes (Pol) AM Kamal mengatakan berdasarkan laporan yang diterima Polres Mimika, korban diketahui meninggal karena sakit pada Minggu (8/10) malam.

"Informasi yang didapatkan korban meninggal karena sakit. Informasi sementara karena hipoksia/kekurangan oksigen saat perjalanan turun dari Puncak Cartensz Pyramid tanggal 08 Oktober 2017 sekitar pukul 21.00 WIT," jelas Kamal.

Almarhum Ahmad Hadi diketahui berangkat mendaki Puncak Cartensz bersama seorang WNA asal Norwegia Beathe Johannessen dan seorang pendaki WNI lainnya atas nama Aris pada Kamis (5/10).

Almarhum Ahmad Hadi diketahui bertempat tinggal di Kampung Baru RT 05 RW 03, Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta. (*)

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH