Dua Danlantamal Baru Siap Jaga Perairan Timur Indonesia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 13 Maret 2018
Dua Danlantamal Baru Siap Jaga Perairan Timur Indonesia

Pasukan Marinir TNI AL. (FOTO Antara/M Risyal Hidayat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Panglima Komando Armada Republik Indonesia Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Didik Setiyono melantik dua Komandan Pangkalan Utama TNI Angakatan Laut (Danlantamal) di Surabaya.

Keduanya adalah Kolonel Laut (P) Edwin sebagai Danlantamal V/ Surabaya dan Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Ketut Suarya sebagai Danlantamal XI/ Merauke.

Edwin merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 37 Tahun 1991, sebelumnya menjabat Komandan Resimen AAL.

Dia menggantikan Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, yang kini dipromosikan menyandang bintang dua sebagai Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal).

Sedangkan I Ketut Suarya adalah alumni AAL Angkatan 32 Tahun 1987, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Potensi Maritim (Kadispotmar) TNI Angkatan Laut.

Dia menjabat Danlantamal XI/ Merauke menggantikan Brigadir Jenderal TNI (Mar) Bambang Sutrisno, yang kini menjabat Kadispotmar TNI Angkatan Laut.

"Terima kasih kepada para komandan yang telah berdedikasi menjalankan organisasi," ujar Pangarmatim Didik Setiyono seperti dilansir Antara.

Pangarmatim menilai Edi Sucipto dan Bambang Sutrisno telah berhasil menjalankan tugasnya sebagai Danlantamal V dan XI.

Dia mencontohkan, Komandan Lantamal V bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyukseskan renovasi rumah tidak layak huni sebanyak 1.825 unit, dan membangun aset TNI AL di Pesapen Surabaya menjadi Kompleks Toni Soekaton.

Pangarmatim juga mengapresiasi Komandan Lantamal XI yang secara swadaya telah melaksanakan pengaspalan jalan RSAL Animha Merauke, melakukan pembangunan sarana dan prasarana, serta pembinaan dan pengasuhan anak asuh Suku Asmat melalui sekolah Paud dan TK Putra Bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan itu Pangarmatim juga melantik Kolonel Laut (P) Iswarto sebagai Komandan Satuan Kapal Cepat (Sakat) Koarmatim. Alumni AAL Angkatan 40 Tahun 1994, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Pangarmatim itu menggantikan Kolonel Laut (P) Rudhi Aviantara Irvandhani, yang kini menempati jabatan Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kasal. (*)

#TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Indonesia
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
TNI AL memastikan kapal induk pertama milik Indonesia diberi nama KRI Sriwijaya setelah sebelumnya sempat diberi nama KRI Gajah Mada.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
Indonesia
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sudah Masuk Laut NKRI, Besok Sandar di Tanjung Priok
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi resmi memasuki perairan Indonesia lewat ALKI I dan siap bersandar di Tanjung Priok. Cek informasi terkininya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sudah Masuk Laut NKRI, Besok Sandar di Tanjung Priok
Indonesia
Rute AKLI I Yang Jadi Pilihan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Masuk Indonesia
Garibaldi sendiri nanti akan dikawal kapal fregat TNI AL saat memasuki perairan ALKI I
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Rute AKLI I Yang Jadi Pilihan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Masuk Indonesia
Bagikan