Dua Bus Tabrakan di Purworejo, 1 Orang Meninggal Dunia Kecelakaan Dua Bus di Purworejo. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Terjadi peristiwa tabrakan antara bus Murni Jaya bernomor polisi A 7790 KL dengan bus Efisiensi dengan nomor polisi AA 7023 OD di Jalan Purworejo-Yogyakarta tepatnya di Desa Jenar Wetan, Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis.

Kejadian tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia. Dia adalah pengemudi bus Murni Jaya atas nama Slamet Heru Subagyo. Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sedangkan pengemudi bus Efisiensi atas nama Rudi Ruspendi mengalami luka berat.

Baca Juga:

KAI Bakal Tuntut Pengemudi Mobil yang Tabrakan dengan KRL di Depok

Dikutip dari Antara, Dalam kecelakaan lalu lintas tersebut juga mengakibatkan seorang penumpang bus Murni Jaya, Toufik Hidayat (50) warga Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo mengalami luka berat.

Seorang saksi Muslihudin (34) mengatakan semula bus Nopol A 7790 KL melaju dari arah selatan ke arah utara (Yogyakarta–Purworejo) dengan kecepatan sedang dan sesampainya di tempat kejadian perkara, bergerak ke kanan dengan maksud akan mendahului kendaraan lain yang melaju searah di depannya.

Baca Juga:

Bulan Bertabrakan dengan Bagian Roket yang Dibuang

Pada saat melewati jalan dari arah berlawanan datang bus Efisiensi sehingga terjadi tabrakan.

Madrim Suryantoro menyampaikan bahwa kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam penyidikan Sat Lantas Polres Purworejo.

"Imbauan kami agar pengendara kendaraan bermotor selalu mentaati peraturan lalu lintas, sehingga akan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas," katanya. (*)

Baca Juga:

RUU TPKS, Wamenkumham Sebut Tak Bakal Bertabrakan dengan Aturan Lain

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolri Ancam Langsung Copot Polisi Bermasalah
Indonesia
Kapolri Ancam Langsung Copot Polisi Bermasalah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran menghindari pelanggaran yang mencederai keadilan masyarakat.

Airlangga Sebut Kebijakan Keamanan Siber untuk Pengembangan Ekonomi Digital Nasional
Indonesia
Airlangga Sebut Kebijakan Keamanan Siber untuk Pengembangan Ekonomi Digital Nasional

Adopsi teknologi digital telah berkembang pesat di masa pandemi COVID-19 dan telah menyebabkan perubahan pada perilaku masyarakat.

Rencana Anies setelah tak Lagi jadi Gubernur DKI Jakarta
Indonesia
Rencana Anies setelah tak Lagi jadi Gubernur DKI Jakarta

Anies Baswedan mengaku memiliki rencana untuk melancong ke wilayah-wilayah Indonesia, setelah lepas dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2022.

[HOAKS atau FAKTA]: Jalan Layang Tol Becakayu Amblas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jalan Layang Tol Becakayu Amblas

Video yang beredar tersebut merupakan video pemasangan girder box proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Jembatan Antilope, Jatibening Baru, Pondok Gede

Tok! DPR Resmi Sahkan Revisi UU PPP Terkait Omnibus Law
Indonesia
Tok! DPR Resmi Sahkan Revisi UU PPP Terkait Omnibus Law

Rapat Paripurna DPR secara resmi telah mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (RUU PPP) yang menjadi landasan hukum UU Omnibus Law Cipta Kerja, Selasa (24/5) hari ini. Pengesahan Revisi UU PPP ini diambil dalam Rapat Paripurna DPR ke-23 masa sidang V tahun sidang 2021-2022, Selasa (24/5).

UU TPKS Berlaku, Momentum Polri Kembangkan Direktorat PPA
Indonesia
UU TPKS Berlaku, Momentum Polri Kembangkan Direktorat PPA

Bareskrim Mabes Polri bakal memperbanyak direktorat di kesatuannya. Langkah ini dilakukan setelah Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) disahkan menjadi Undang-Undang.

Positif COVID-19 Indonesia Bertambah 257 Kasus
Indonesia
Positif COVID-19 Indonesia Bertambah 257 Kasus

Kasus baru positif COVID-19 di Indonesia dalam tren melandai.

Kuota Cuma 20 Persen, Unpad Hanya Terima 1.627 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN
Indonesia
Kuota Cuma 20 Persen, Unpad Hanya Terima 1.627 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN

PTN BH diperbolehkan memperbesar proporsi penerimaan di SBMPTN dan Jalur Mandiri, sehingga proporsi Unpad untuk SNMPTN sebesar 20 persen.

Tiga Skenario Urai Puncak Kemacetan Mudik Jawa Barat
Indonesia
Tiga Skenario Urai Puncak Kemacetan Mudik Jawa Barat

Polisi mengimbau masyarakat untuk mencari terlebih dahulu informasi jalur yang akan dilalui.

Revisi UU Cipta Kerja, Pemerintah dan DPR Jangan Ceroboh
Indonesia
Revisi UU Cipta Kerja, Pemerintah dan DPR Jangan Ceroboh

Pemerintah perlu membatalkan empat Peraturan Pemerintah yang berkaitan dengan UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan.