Dua Buron Kasus Suap Edhy Prabowo Serahkan Diri ke KPK Konferensi pers KPK terkait penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan jajaran KKP lain, di gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Dua tersangka kasus dugaan suap terkait penetapan izin ekspor benih lobster atau benur akhirnya menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (26/11) pukul 12.00 WIB.

Keduanya yakni, Andreau Pribadi Misata selaku Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, dan Amiril Mukminin. Mereka lolos dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Rabu (25/11) dini hari.

"Kedua tersangka secara kooperatif telah menyerahkan diri dan menghadap penyidik KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (26/11).

Baca Juga:

Edhy Prabowo Jalani Rapid Test Sebelum Ditahan KPK, Ini Hasilnya

Saat ini kedua tersangka sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Setelah menjalani pemeriksaan, penyidik akan melakukan penahanan terhadap keduanya.

KPK telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait penetapan izin ekspor benih lobster atau benur ini.

Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Andreau Pribadi Misata bersama Puan Maharani (@andreau_pribadi)

Ketujuh tersangka itu yakni, Edhy Prabowo, Andreau Pribadi Misanta; Safri selaku Staf Khusus Edhy; Siswadi selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo; Ainul Faqih selaku Staf istri Menteri KKP; dan Amiril Mukminin selaku pihak swasta serta Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama.

Dalam kasus ini, Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp 10,2 miliar dan USD 100 ribu dari Suharjito. Suap tersebut diberikan agar Edhy memberikan izin kepada PT Dua Putra Perkasa Pratama untuk menerima izin sebagai eksportir benur.

Sebagian uang suap tersebut digunakan oleh Edhy dan istrinya Iis Rosyati Dewi untuk belanja barang mewah di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020. Sekitar Rp750 juta digunakan untuk membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton serta baju Old Navy. (Pon)

Baca Juga:

Karier Edhy Prabowo di Gerindra Tamat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolri Tegaskan Pilkada Serentak Berlangsung Aman
Indonesia
Kapolri Tegaskan Pilkada Serentak Berlangsung Aman

Kepolisian belum menerima laporan adanya insiden yang menonjol dari proses pencoblosan.

Kerja Dalam Senyap, Pujian Mahfud Pada Yasonna Bawa Buronan Kakap
Indonesia
Kerja Dalam Senyap, Pujian Mahfud Pada Yasonna Bawa Buronan Kakap

Maria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif dengan nilai sebesar Rp1,2 Triliun.

Tanggulangi Corona, Jokowi Diminta Belajar dari Italia dan Iran
Indonesia
Tanggulangi Corona, Jokowi Diminta Belajar dari Italia dan Iran

Beberapa negara seperti Jerman, Prancis, dan Inggris sudah mulai melarang warganya untuk mengadakan acara

 Pemprov Banten dan Jawa Barat Terapkan PSBB, Komnas HAM Kirimkan Surat Rekomendasi
Indonesia
Pemprov Banten dan Jawa Barat Terapkan PSBB, Komnas HAM Kirimkan Surat Rekomendasi

"Masifnya bantuan hidup langsung, namun belum maksimal dan merata karena data penerima bantuan masih harus diperbaiki akurasinya by name dan by address," kata Ahmad Damanik

Kelakuan Stafsus Milenialnya Terkuak, Jokowi Diminta 'Bersih-Bersih' Istana
Indonesia
Kelakuan Stafsus Milenialnya Terkuak, Jokowi Diminta 'Bersih-Bersih' Istana

Jokowi boleh jadi orangnya sangat baik, namun orang-orang di sekitarnya yang kemudian manfaatkannya

Direktur PT CMIT Segera Jalani Sidang Korupsi Bakamla
Indonesia
Direktur PT CMIT Segera Jalani Sidang Korupsi Bakamla

"Persidangan akan dilaksanakan di PN Tipikor Jakarta" ujar Ali.

Jakarta Masih Berbahaya, Membuka Bioskop Sama Saja Bunuh Diri Massal
Indonesia
Jakarta Masih Berbahaya, Membuka Bioskop Sama Saja Bunuh Diri Massal

Artinya Anies Baswedan sebagai gubernur saat ini harusnya berkonsentrasi

Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka karena Kasus "Lama"
Indonesia
Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka karena Kasus "Lama"

Kasus itu bergulir hingga Bahar ditetapkan tersangka oleh Polda Jabar, beberapa hari lalu.

Pimpinan DPRD DKI: Anggota Rangkulan dengan Wagub Wajib Tes COVID-19
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI: Anggota Rangkulan dengan Wagub Wajib Tes COVID-19

Tidak semua anggota DPRD DKI Jakarta yang melakukan tes COVID-19 setelah Wagub Ahmad Riza Patria terkonfirmasi positif virus corona.

Puan Perintahkan Politisi Senayan Bangun Optimisme Hadapi Pandemi
Indonesia
Puan Perintahkan Politisi Senayan Bangun Optimisme Hadapi Pandemi

Kehadiran vaksin COVID-19, tentu memberikan harapan yang besar untuk dapat segera mengakhiri pandemi.