Dua Bulan Ditahan, Dua Pangeran Arab Saudi Dibebaskan Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menghadiri rapat kabinet di Riyadh, Arab Saudi (ANTARA FOTO/Saudi Press Agency/Handout via REUTERS)

MerahPutih.Com - Pangeran Meshaal bin Abdullah dan Pangeran Faisal bin Abdullah yang ditahan di Hotel Ritz Carlton, Riyadh lantaran dugaan korupsi akhirnya dibebaskan. Dua putra mendiang Raja Arab Saudi Abdullah itu ditahan selama dua bulan sebagai bagian dari gerakan antikorupsi kerajaan yang dipimpin langsung sang putra mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman.

Jaksa agung Arab Saudi menyetujui pembebasan Pangeran Meshaal bin Abdullah dan Pangeran Faisal bin Abdullah sesudah mereka menyelesaikan permasalahan keuangan dengan pemerintah, kata seorang pejabat tinggi Arab Saudi sebagaimana dilansir Antara, Jumat (29/12).

Sumber tersebut tidak menjelaskan lebih rinci terkait permasalahan keuangan antara kedua pangeran dengan pihak kerajaan Arab Saudi.

Namun, Jaksa Agung belum mengambil keputusan apakah pihaknya juga akan membebaskan seorang pangeran lagi yakni Pangeran Turki bin Abdullah, kata sumber tersebut.

Pembebasan Pangeran Meshaal dan Faisal dipertegas melalui keterangan salah satu keluarganya. Putri Nouf binti Abdullah bin Mohammed bin Saud, mengunggah foto kedua pangeran tersebut dalam akun Twitter pribadinya dan mengucapkan terima kasihnya pada Kamis (28/12).

Pasukan keamanan Saudi mengumpulkan sekitar 200 pangeran, menteri dan pemimpin bisnis, serta mengubah Ritz-Carlton menjadi sebuah penjara mewah bagi mereka sejak awal November, dalam langkah yang Riyadh katakan sebagai tindakan keras terhadap korupsi.

Langkah tersebut juga banyak disorot oleh para pengamat untuk membantu Pangeran Mohammed bin Salman memperkukuh cengkeramannya pada kekuasaan, setelah melengserkan sepupunya sebagai pewaris takhta di musim panas tahun ini.

Putra Raja Abdullah yang paling kuat, mantan Kepala Garda Nasional, Pangeran Miteb bin Abdullah, dibebaskan pada bulan lalu setelah setuju untuk membayar kepada pemerintah senilai 1 miliar dollar Amerika Serikat.

Pangeran Miteb adalah anggota terakhir dari silsilah keluarga Abdullah Shammar yang memiliki kedudukan penting dalam struktur kekuasaan Saudi, setelah Pangeran Meshaal dan Pangeran Turki melepaskan jabatan mereka sebagai gubernur pada 2015.

Surat kabar Saudi, "Okaz". melaporkan pada Selasa bahwa 23 orang telah dibebaskan setelah mencapai kesepakatan dengan pemerintah dan diperkirakan akan menyusul beberapa lagi dalam hari-hari mendatang.

Sedangkan sejumlah lainnya yang belum mencapai kesepakatan penyelesaian akan diadili, menurut laporan tersebut.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH