Dua Bayi PDP COVID-19 di DIY Meninggal Dunia Ilustrasi - Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan APD di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/hp.

MerahPutih.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat dua bayi berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (COVID-19) meninggal dunia saat masih menunggu hasil laboratorium.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Kamis (16/4), mengatakan dua bayi yang berasal dari Kabupaten Sleman itu berjenis kelamin perempuan berusia 10 hari dan laki-laki berusia satu tahun.

Baca Juga:

Pemprov DKI Pastikan Tak Hentikan Layanan Transportasi Umum Saat PSBB

"Keduanya belum ada hasil laboratorium," kata dia, dikutip Antara.

Dia menjelaskan, bayi berusia 10 hari dilaporkan meninggal pada 13 April 2020. Pasien itu memiliki penyakit meningitis serta memiliki gejala pneumonia sehingga dikategorikan sebagai PDP.

"Tetapi tidak ada riwayat dari luar daerah," kata dia.

ILUSTRASI: Bahaya virus corona yang mematikan. ANTARA/Shutterstock/am.
ILUSTRASI: Bahaya virus corona yang mematikan. ANTARA/Shutterstock/am.

Untuk bayi berusia satu tahun meninggal pada 15 April 2020. Pasien itu diketahui memiliki kontak dengan orang tua yang bekerja di Klaten, Jawa Tengah serta ada gejala klinis sehingga digolongkan sebagai PDP.

Selain dua bayi itu, Berty juga mencatat satu PDP berusia 47 tahun meninggal dunia pada 16 April. Pasien yang berjenis kelamin perempuan itu berasal dari Bantul.

Baca Juga:

Pendaftaran Kartu Pra Kerja Dikeluhkan, Susah Unggah Foto KTP dan Swafoto

Kasus PDP yang terkonfirmasi positif COVID-19 pada Kamis (16/4), kata dia, juga bertambah satu orang sehingga totalnya menjadi 63 kasus pasien.

"Kabupaten pasti melakukan 'tracking' (penelusuran), di samping yang positif juga untuk PDP. 'Tracking' utama adalah kontak eratnya," kata dia.

Berty menyebutkan orang dalam pemantauan ODP di DIY hingga Kamis (16/4) mencapai 3.654 orang.

Total PDP yang sudah diperiksa terkait dengan COVID-19 (dengan swab) tercatat 600 orang, di mana.253 orang di antaranya dinyatakan negatif corona, sembilan di antaranya meninggal, 63 orang positif di mana 22 orang di antaranya sembuh, dan enam meninggal, sedangkan yang masih menunggu hasil 284 orang dengan 16 di antaranya telah meninggal. (*)

Baca Juga:

Ribuan Hoaks Corona Bertebaran di Media Sosial


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH