Dua Anggota DPRD Solo dari PDIP Terpapar COVID-19 Kantor DPRD Solo, Jawa Tengah di Jalan Adi Sucipto. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Dua dari 30 anggota Fraksi PDIP DPRD Solo, Jawa Tengah terpapar COVID-19. Kedua anggota tersebut bernama adalah Hartanti dan Elizabeth Pudjiningati.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Solo YF Sukasno membenarkan adanya dua anggota DPRD Solo terpapar COVID-19. Keduanya sekarang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing lantaran berstatus orang tanpa gejala (OTG).

"Ada dua anggota kami yang positif corona. Kami minta jalani karantina di rumah masing-masing karena tidak ada gejala sama sekali," ujar Sukasno pada Merahputih.com, Rabu (27/1).

Baca Juga:

PPKM Jilid 2, Pemkot Solo Bolehkan Acara Hajatan

Sukasno mengungkapkan, anggota fraksi atas nama Hartanti lebih dahulu diketahui positif COVID-19 sekitar sepekan lalu. Hartanti memiliki riwayat pergi ke Bali sebelum adanya aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Usai pergi ke Bali tersebut positif. Kami tidak diketahui secara pasti dari mana dan kapan dia (Hartanti) bisa terpapar COVID-19," katanya.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Solo, YF Sukasno. (MP/Ismail)
Ketua Fraksi PDIP DPRD Solo YF Sukasno. (MP/Ismail)

Setelah Hartanti dinyatakan positif corona, lanjut Sukasno, dilakukan tracing terhadap sejumlah orang yang pernah kontak erat. Hasil tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Elizabeth dinyatakan positif.

"Sekretariat komisi dan keluarga kedua anggotanya saat dilakukan tracing ternyata negatif semua," kata dia.

Baca Juga:

8.500 Dosis Vaksin Sinovac Tahap Kedua Tiba di Solo, FX Hadi: Harusnya 11.500

Ia menambahkan, kedua anggota Fraksi PDIP positif COVID-19 ini menambah daftar yang terpapar corona. Sebelumnya, anggota Fraksi PDIP Siti Muslikah juga terpapar COVID-19 pada Desember lalu dan sudah dinyatakan sembuh.

"Kami berharap kedua anggota (Hartanti dan Elizabeth) dari Fraksi PDIP yang positif COVID-19 bisa segera sembuh," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

DPRD Solo Kirim Surat Pelantikan Gibran-Teguh ke Mendagri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
FORTIBER Sepenuh Hati Galang Solidaritas Hadang COVID-19
Indonesia
FORTIBER Sepenuh Hati Galang Solidaritas Hadang COVID-19

FORTIBER sendiri adalah sebuah organisasi yang berdiri pada tanggal 28 Agustus 2016.

Tua Renta Tidak Boleh Divaksin COVID-19
Indonesia
Tua Renta Tidak Boleh Divaksin COVID-19

ada 5 kerentanan yang menunjukkan bahwa lansia tersebut sangat uzur dan tidak memungkinkan mendapat vaksin Covid-19.

Jatim Dominasi Pertambahan Kasus, Masyarakatnya Dinilai Tak Disiplin
Indonesia
Jatim Dominasi Pertambahan Kasus, Masyarakatnya Dinilai Tak Disiplin

Hal ini dilihat dari tingginya jumlah kasus per seratus ribu jumlah penduduk yang cukup tinggi.

[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku Kejahatan Diturunkan di Seluruh Jakarta untuk Merampok Rumah Warga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku Kejahatan Diturunkan di Seluruh Jakarta untuk Merampok Rumah Warga

Dalam pesan itu dituliskan juga para pelaku perampokan yang diturunkan disatu titik yang nantinya akan menyebar

Benny Tjokrosaputro Bantah Ada Aksi 'Goreng Saham' dalam Kasus Jiwasraya
Indonesia
Benny Tjokrosaputro Bantah Ada Aksi 'Goreng Saham' dalam Kasus Jiwasraya

Benny menjelaskan bahwa stock split memang menyebabkan penurunan harga saham

Ngabalin 'Pede' Saat Dites Corona
Indonesia
Ngabalin 'Pede' Saat Dites Corona

Ngabalin mengaku pernah bertemu dengan Budi Karya Sumadi

Polisi Masih Selidiki Kasus Pemberian THR yang Diduga Libatkan Rektor UNJ
Indonesia
Polisi Masih Selidiki Kasus Pemberian THR yang Diduga Libatkan Rektor UNJ

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kasus tersebut baru saja diterima penyidik

Bawaslu Solo: 70 Persen Alat Peraga Kampanye Gibran-Teguh Salahi Aturan
Indonesia
Bawaslu Solo: 70 Persen Alat Peraga Kampanye Gibran-Teguh Salahi Aturan

Dari banyaknya APK yang tidak memenuhi ketentuan tersebut, sebanyak 70 persen diketahui milik pasangan nomor urut 01, Gibran-Teguh.

Waduh! Angka Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Calon Ibu Kota Tinggi
Indonesia
Waduh! Angka Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Calon Ibu Kota Tinggi

Sepanjang 2020 telah ada 26 laporan kasus kekerasan pada perempuan dan anak

Eks Menpora Imam Nahrawi Divonis 7 Tahun Bui
Indonesia
Eks Menpora Imam Nahrawi Divonis 7 Tahun Bui

Majelis hakim meyakini, Imam terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap sebesar 11.500.000.000